Rabu 11 Mei 2022, 23:04 WIB

Polri Turut Awasi Penanganan Penyakit Mulut dan Kuku Hewan Ternak

Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Humaniora
Polri Turut Awasi Penanganan Penyakit Mulut dan Kuku Hewan Ternak

Antara/Ampelsa
Vaksinasi terhadap hewan ternak yang terindikasi terkena penyakit mulut dan kuku di Aceh

 

KAPOLRI Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian (Kementan) dalam rangka membantu melakukan pendampingan serta pengawasan terkait penanganan penyakit mulut dan kuku (PMK) hewan ternak sapi.  

Maka, dinas peternakan di daerah sebagai leading sector terkait adanya penyakit itu, kata Listyo, dapat melakukan koordinasi dengan kepolisian setempat dalam rangka pengawasan agar tidak terjadinya penyebaran penyakit tersebut ke luar wilayah temuan. 

"Polri akan bekerja sama dengan dinas peternakan daerah untuk membantu mengawasi penanganan penyakit tersebut agar tidak terjadi pergeseran ke luar dari wilayah temuan," ucap Listyo kepada awak media, Jakarta, Rabu (11/5). 

Mantan Kabareskrim Polri itu menerangkan, dengan adanya sinergitas antara dinas peternakan dan jajaran Polri di setiap wilayah, dapat dilakukan tracing dan pengecekan untuk mencegah penyebaran penyakit tersebut ke hewan ternak lainnya. 

"Sehingga penyakit tersebut bisa kita bantu lokalisir dan tidak meluas dengan bantuan penjagaan dan pengawasan," ujar eks Kapolda Banten itu. 

Lebih lanjut, Listyo menegaskan, pihaknya siap untuk mendukung langkah Kementan melakukan upaya lockdown sebagai upaya untuk mencegah penyebaran penyakit tersebut. 

Baca juga : Wapres: Angka Prevalensi Stunting Tahun Ini Harus Turun 3%

Pihak Kepolisian juga akan ikut membantu melakukan pengecekan ketat terhadap proses perdagangan hewan ternak dengan merujuk dari hasil pemeriksaan dokter hewan dari Balai Karantina Dinas Pertanian dan Peternakan. 

"Melakukan pengawasan dengan cara penyekatan perdagangan hewan ternak keluar atau masuk pada wilayah tersebut yang mengacu pada dokumen hasil pemeriksaan dokter hewan dari Balai Karantina Dinas Pertanian dan Peternakan," pungkasnya. 

Sementara itu, Listyo juga telah menginstruksikan kepada seluruh jajaran Satgas Pangan Polri untuk turun ke lapangan guna memastikan ketersediaan stok pangan hewan ternak serta melakukan pengendalian harga dipasaran. 

Terakhir, Listyo pun mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik terkait dengan adanya laporan temuan penyakit itu. Menurutnya, semua pihak terkait telah bekerja secara maksimal untuk menangani hal tersebut. 

Diketahui, temuan wabah penyakit mulut dan kuku terhadap hewan ternak sapi ini dilaporkan pertama kali terjadi di Gresik, Sidoarjo, Mojokerto dan Lamongan. 

Pihak Kementerian Pertanian (Kementan) pun telah menyiapkan langkah antisipatif untuk melakukan pencegahan penularan setelah adanya laporan temuan penyakit terhadap hewan ternak tersebut. (OL-7)

Baca Juga

ANTARA

BMKG: Waspadai Dampak Bibit Siklon Tropis 92W di Laut Filipina

👤Widhoroso 🕔Rabu 25 Mei 2022, 23:51 WIB
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan peringatan dini untuk mewaspadai dampak tidak langsung dari bibit siklon...
Dok. Long Rich Bioscience Indonesia

Resveratol Bantu Menjaga dan Maksimalkan Imun Tubuh

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 25 Mei 2022, 23:13 WIB
Resveratrol ditemukan dalam sejumlah makanan dan minuman, termasuk anggur, kacang tanah, kakao, anggur...
Antara

30,9 Juta Masyarakat Rentan dan Umum Rampung Divaksin Booster

👤Theofilus Ifan Sucipto 🕔Rabu 25 Mei 2022, 23:09 WIB
Sebanyak 1.617.507 tenaga kesehatan (nakes) rampung menerima vaksin booster per hari...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya