Sabtu 07 Mei 2022, 14:50 WIB

Perlu Pemetaan dan Siapkan Anggaran Cegah Perluasan Hepatitis Akut

M. Iqbal Al Machmudi | Humaniora
Perlu Pemetaan dan Siapkan Anggaran Cegah Perluasan Hepatitis Akut

Ist
Ilustrasi. Penyakit hepatitis akut yang menyerang anak-anak.

 

PAKAR Kebijakan Publik dan CEO Narasi Institute, Achmad Nur Hidayat, menilai pemerintah harus lebih responsif terhadap hepatitis akut yang belum diketahui etiologinya ini.

"Dengan situasi ini pemerintah harus melakukan pemetaan kemungkinan yang akan terjadi, menyiapkan anggaran dengan mereduksi program-program yang belum sepatutnya dijadikan skala prioritas seperti pembangunan IKN, dan lain-lain," kata Achmad, Sabtu (7/5).

"Alihkan anggaran-anggaran itu untuk program-program pencegahan hepatitis akut sehingga tidak menjadi pandemi," tambahnya.

Achmad menyarankan agar pemerintah juga segera bentuk tim untuk melakukan penelitian secara mandiri tidak tergantung pada negara lain. Indonesia kali ini harus bisa lebih berinisiatif untuk bisa menemukan obat yang tepat.

Baca juga: Indonesia Belum Pengalaman Transplantasi Hati untuk Kasus Emergensi

Pemerintah juga harus bergerak cepat mengambil tindakan kongkrit, harus transparan agar masyarakat siap melakukan upaya pencegahan.

Karena kerusakan yang ditimbulkan organ hati yang bisa menyebabkan kegagalan fungsi hati ini bukan hal yang bisa dianggap enteng. Jika terlambat dan mengakibatkan penyebarannya tidak terkendali maka negara ini terancam kehilangan generasi.

"Tak perlu panik tapi waspada. Hepatitis akut berat yang belum diketahui penyebabnya. Dalam beberapa kasus ditemukan virus SARS-CoV-2 dan/atau adenovirus. Jaga kebersihan, sanitasi, sering cuci tangan, konsumsi pangan aman, jaga prokes," ujar Achmad. (Iam)

Baca Juga

MI/Dok Kedubes Australia

Kedubes Australia di Indonesia Kembali Gelar Perayaan Pekan NAIDOC

👤Basuki Eka Purnama 🕔Senin 04 Juli 2022, 13:00 WIB
“Kedutaan Besar Australia di Indonesia merayakan Pekan NAIDOC tahun ini dengan mengundang penduduk asli Australia terkemuka, David...
MI/Jamaah

Ini Perbedaan Gejala DBD, Tipus, dan Malaria

👤Basuki Eka Purnama 🕔Senin 04 Juli 2022, 12:15 WIB
Teryata ada perbedaan pada demam yang dialami penderita DBD, tifus, dan...
ANTARA/Yudhi Mahatma

Ganja Medis Hanya Alternatif Obat bukan Pilihan Utama

👤Basuki Eka Purnama 🕔Senin 04 Juli 2022, 12:00 WIB
"Urgensi ganja medis pada dunia medis sebenarnya tidak besar, lebih kepada memberikan alternatif obat, terutama jika obat-obat yang...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya