Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
PROGRES vaksinasi covid-19 bagi remaja, lanjut usia (lansia), dan anak-anak terus dipercepat. Sebanyak 21.680.040 remaja usia 12 hingga 17 tahun telah menerima vaksin dosis lengkap per Senin (2/5)
“Jumlah itu setara 81,18 persen dari target 26.705.490 remaja,” tulis keterangan di laman vaksin.kemkes.go.id.
Sebanyak 25.196.879 remaja telah menerima vaksin dosis pertama. Jumlah itu sama dengan 94,35 persen dari target vaksinasi remaja.
Sementara itu, pemerintah menargetkan 21.553.118 lansia menerima vaksin covid-19. Sebanyak 65,21 persen di antaranya tuntas divaksinasi. “Jumlahnya sebanyak 14.055.518 orang,” tulis data tersebut.
Lansia penerima dosis vaksin pertama hampir mencapai 82 persen. Jumlahnya sebanyak 17.653.156 orang atau setara dengan 81,91 persen.
Selanjutnya, sebanyak 16.619.582 anak usia 6 hingga 11 tahun rampung divaksinasi. Angka itu setara dengan 62,95 persen dari target 26.400.300 anak. “Kemudian 20.606.471 anak telah menerima vaksinasi dosis satu atau setara 78,05 persen,” bunyi data itu. (OL-8)
Thomas Djiwandono mengusulkan agar pemerintah dan bank sentral meninggalkan skema burden sharing yang diterapkan pada masa pandemi covid-19.
Melihat ancaman besar terhadap keberlanjutan layanan kesehatan dasar, dr. Harmeni mendirikan Symptomedic, platform telemedisin dan layanan pengantaran obat.
ANCAMAN kesehatan global kembali muncul dari Tiongkok. Setelah virus corona yang menyebabkan pandemi covid-19, kali ini virus baru influenza D (IDV) ditemukan.
Sengketa gaji Cristiano Ronaldo dengan Juventus terkait penundaan pembayaran saat pandemi covid-19 masih berlanjut. Putusan arbitrase dijadwalkan 12 Januari 2026.
Teknologi vaksin mRNA, yang pernah menyelamatkan dunia dari pandemi covid-19, kini menghadapi ancaman.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Fenomena keinginan bunuh diri pada remaja tidak dipicu oleh penyebab tunggal, melainkan akumulasi dari berbagai faktor yang kompleks.
Upaya pencegahan bunuh diri pada remaja dinilai perlu dimulai dari penguatan “jaring pengaman” di lingkungan terdekat, terutama sekolah dan keluarga.
Agar aturan gawai dapat berjalan efektif, orangtua perlu menerapkan pola asuh yang masuk akal dan kolaboratif.
Orangtua perlu membedakan penggunaan gawai untuk kebutuhan produktif dan hiburan.
Kasus gangguan jiwa anak dan remaja di Jawa Barat meningkat. RSJ Cisarua mencatat kunjungan naik hingga 30 pasien per hari, depresi jadi kasus dominan.
Remaja lebih mudah tergoda melakukan hal-hal yang menyenangkan atau sedang tren karena sistem limbik mereka lebih dominan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved