Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
DOKTER spesialis anak dari Rumah Sakit TNI AD Singaraja Lucky Yogasatria Natasukma mengatakan orangtua perlu memberikan contoh yang baik saat mengenalkan pola hidup sehat pada anak.
"Yang perlu diingat, anak itu adalah peniru yang ulung. Berarti, kalau mau anak makan sehat, ibunya harus mulai makan sehat. Mau anak cuci tangan, ya ibunya juga cuci tangan, ajarin," kata Lucky dalam sebuah acara virtual, dikutip Sabtu (2/4).
"Jangan kita menyuruh anak makan sayur dan buah, tapi bapak dan ibunya enggak makan sayur dan buah," lanjut dia.
Baca juga: Social Distancing Pengaruhi Tiga Aspek Tumbuh Kembang Anak
Mengajari anak untuk mau makan makanan sehat, terutama makanan yang masih asing baginya, memang tidak mudah. Oleh karena itu, menurut Lucky, orangtua perlu lebih sabar karena hal tersebut butuh konsistensi.
"Ketika mau kasih makan pepaya, anaknya enggak mau. Ibunya langsung bilang, 'Anak saya enggak mau pepaya, ya sudah saya enggak kasih lagi'. Enggak begitu. Untuk mengenalkan makanan baru itu butuh konsistensi. Secara teori, untuk mengenalkan makanan baru ke anak itu butuh 15 kali," ujar Lucky.
"Jadi kalau sekali dikasih anak enggak mau, besoknya coba dikasih lagi, sambil ibunya juga makan. Pelan-pelan dan tanpa ada paksaan, dicontohkan berulang-ulang. Kalau dipaksa malah semakin enggak mau makan," lanjutnya.
Lucky juga mengingatkan bahwa lingkungan sekitar harus bisa mendukung anak dalam menjalankan pola hidup sehat. Misalnya, orangtua perlu aktif mengajak anak olahraga secara rutin dan memastikan bahwa tidak ada orang yang merokok di sekitar anak.
Sejak dini, anak memang perlu diajarkan untuk menjaga kesehatan dari berbagai aspek.
Menurut Lucky, semakin banyak upaya yang dilakukan, maka akan semakin optimal dalam menjaga kesehatan anak.
"Jangan hanya dari makanan saja. Tapi lengkapi lagi dengan pola hidup bersih dan sehat, lingkungan yang sehat, aktivitas di luar rumah harus aktif, ditambah vaksinasi. Ini akan lebih optimal dalam menjaga kesehatan," katanya.
"Kalau vitamin, itu sebenarnya tidak perlu diberikan jika anak sudah diberikan makanan yang bervariasi. Vitamin itu umumnya diberikan pada saat asupannya kurang, misal ketika anak lagi sakit tentu kebutuhan vitaminnya meningkat," pungkasnya. (Ant/OL-1)
Orangtua diimbau untuk tidak membawa anak ke tempat yang terlalu padat guna meminimalisir risiko infeksi.
Saat ini, banyak platform telah menyediakan fitur kendali orangtua (parental control), namun belum semua orangtua memahami cara mengoperasikannya.
Kunci utama keberhasilan aturan pembatasan gawai bukan hanya pada larangan, melainkan pada keteladanan orangtua sebagai role model.
Keistimewaan yang didapat oleh anak sulung perempuan sering kali muncul dalam bentuk pemberian otonomi yang lebih besar.
Pendampingan orangtua selama film berlangsung sangatlah krusial untuk memberikan pemahaman yang tepat kepada anak.
Menyaksikan tontonan yang tidak sesuai klasifikasi usia merupakan ancaman nyata bagi tumbuh kembang anak.
Merasa terganggu dan takut kehilangan kewarasan, wanita tersebut mencari bantuan psikiater, Dr. Ikechukwu Obialo Azuonye.
Gagal ginjal sering berkembang tanpa gejala di tahap awal. Kenali tanda-tanda seperti kelelahan, edema, hingga perubahan urine untuk penanganan sedini mungkin.
Daftar 20 makanan tinggi antioksidan versi USDA, dari blueberry hingga kacang merah. Bantu lawan radikal bebas dan cegah penyakit kronis.
Berdasarkan filosofi keseimbangan Yin dan Yang, jamur kuping dipercaya mampu mengembalikan harmoni organ tubuh yang terganggu akibat penyakit.
Selain hipertensi, diabetes dan influenza juga menduduki posisi teratas dalam daftar keluhan kesehatan di posko pemantauan mudik.
Sakit tenggorokan saat bangun tidur bisa disebabkan dehidrasi, alergi, hingga GERD. Kenali 6 penyebab paling umum dan cara mencegahnya sebelum kondisi semakin parah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved