Minggu 27 Maret 2022, 11:15 WIB

Pelaku Pemerkosaan Anak di Likupang Harus Dihukum Berat

M. Iqbal Al Machmudi | Humaniora
Pelaku Pemerkosaan Anak di Likupang Harus Dihukum Berat

Antara
Aktivis melakukan aksi protes pada peringatan Hari Anak Nasional.

 

MENTERI Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga geram dengan terjadinya kasus pemerkosaan dua anak oleh ayahnya di Likupang, Minahasa Utara, Sulawesi Utara.

Bintang meminta aparat penegak hukum dapat menjatuhkan tuntutan hukuman seberat-beratnya terhadap pelaku sesuai dengan Undang-Undang (UU) Nomor 17 Tahun 2016.

Kedua korban kakak beradik ini berusia 14 tahun dan 20 tahun. Mereka merupakan anak dari pelaku berinisial YK dengan usia 43 tahun. 

Baca juga: Ini Saran Dokter Saat Menolong Korban Kekerasan Seksual

Seharusnya, pelaku menjadi sosok yang melindungi dan mengayomi korban. Namun, dengan kejinya, dia melakukan kekerasan seksual kepada kedua anaknya selama beberapa tahun.

"KemenPPPA mendorong agar hukum ditegakkan dengan memberi hukuman maksimal. Jangan ada disparitas pemidanaan atau perbedaan hukuman bagi pelaku," tegas Bintang dalam keterangan pers.

Kasus keji tersebut terungkap, karena korban yang berusia 14 tahun, berani melaporkan perbuatan ayahnya ke pamannya. Sang ayah kemudian dibawa ke kepala desa setempat untuk dilaporkan ke Polsek Likupang.

Baca juga: Bos Warteg Perkosa Karyawan, Korban Sempat Diancam Dibunuh

KemenPPPA mengapresiasi keberanian korban anak melaporkan pelaku pemerkosaan kepada pamannya dan kepada desa. Menurut Bintang, diperlukan komitmen aparat penegak hukum untuk memberikan keadilan bagi korban sesuai peraturan.

"Masyarakat memiliki andil dalam memberikan perlindungan anak. Apabila masyarakat melihat, mendengar atau mengetahui sendiri terjadi kekerasan terhadap anak dan perempuan, segera kontak ke Nomor 129 SAPA atau pesan whatsapp 08-111-129-129," imbuh Bintang.

Penyidikan masih berjalan guna melengkapi berkas perkara untuk diserahkan ke Jaksa Penuntut Umum pada Kejaksaan Negeri Minahasa Utara. Sejak 2010, pelaku memperkosa anaknya, namun pada saat itu korban masih ketakutan, karena diancam akan dibunuh.(OL-11)
 

Baca Juga

dok.kominfo

Kemenkominfo Disokong Kemendagri untuk Verifikasi Data Penerima STB

👤Muhamad Fauzi 🕔Kamis 07 Juli 2022, 15:00 WIB
KEMENTERIAN Komunikasi dan Informatika mendapatkan bantuan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk melakukan verifikasi data...
Dok Bezzera Latte Art Competition 2022

Bezzera Latte Art Competition Memasuki Babak Akhir

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 07 Juli 2022, 14:43 WIB
Kompetisi Latte Art diperuntukan khusus untuk para Latte Artist saling mengadu kemampuan serta kreativitas dalam membuat secangkir Latte...
Ist/PrimeBiz Hotel Karawang

PrimeBiz Hotel Karawang Telah Dibuka Kembali pada 1 Juli 2022

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 07 Juli 2022, 14:40 WIB
Pembukan kembali PrimeBiz Hotel Karawang dihadiri oleh segenap manajemen dan karyawan hotel, pembukaan ini ditandai dengan pemotongan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya