Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
SARJANA lulusan Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) harus tampil menjadi pemimpin terkemuka dan berakhlakul karimah. Alumni UMMI juga harus senantiasa membawa nilai-nilai kejujuran, disiplin, dan etika kepegawaian yang terkemuka dalam kehidupan bermasyarakat.
"Setelah selesainya wisuda, Anda semua calon pemimpin. Ketika nanti mengabdi di masyarakat, harus tampil sebagai pemimpin terkemuka yang senantiasa membawa nilai-nilai kejujuran, disiplin, dan etika," ujar Rektor UMMI Dr Sakti Alamsyah pada acara Wisuda Sarjana XXIV dan Diploma 3 XXV Lulusan Akademik 2021/2022 di Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (24/3).
Pada Wisuda Gelombang II Tahun Akademik 2021/2022, UMMI kembali meluluskan 164 sarjana dan diploma terdiri atas 154 sarjana dan 10 diploma. Wisuda yang digelar dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang ketat itu diikuti oleh 43 wisudawan Fakultas Sains dan Teknologi, 10 wisudawan Fakultas Pertanian, 54 wisudawan Fakultas Ilmu Administrasi dan Humaniora, 18 wisudawan Fakultas Ekonomi, 29 wisudawan Fakultas Keguruan dan Pendidikan, 3 wisudawan Fakultas Hukum, dan 7 wisudawan Fakultas Kesehatan.
Wali Kota Sukabumi Ahmad Fahmi dalam sambutannya secara virtual mengajak para wisudawan UMMI untuk memulai karya besar dan prestasi baru dalam kerangka membangun peradaban Sukabumi. "Kita menyadari target membangun peradaban tidak selesai sebatas ketika teman-teman diwisuda. Namun, proses wisuda merupakan langkah awal bagi para wisudawan-wisudawati untuk memulai karya-karya besar dan prestasi-prestasi baru," ungkap Ahmad Fahmi.
Ia mengingatkan, setelah diwisuda dan menyandang gelar akademis, para wisudawan harus memiliki attitude, perilaku, budaya, dan sikap yang menunjukkan seorang sarjana. Ia berharap para wisudawan dan wisudawati dapat menjadi sarjana yang berbudi dan memiliki visi membangun negeri. "Teman-teman lahir dari kampus Muhammadiyah yang bernuansa keislaman. Tunjukkan bahwa teman-teman akan senantiasa membawa nama baik kampus besar yang bernama Universitas Muhammadiyah Sukabumi," kata Ahmad Fahmi.
Ketua Badan Pembina Harian UMMI Drs Heriyanto mengajak para wisudawan dan wisudawati untuk bersikap dan bekerja dengan membawa nilai-nilai agama Islam dan kemuhammadiyahan yang terbungkus dengan akhlakul karimah. "Negeri ini tidak hanya membutuhkan tenaga kerja yang andal semata, tetapi kering dari sisi akhlak. Kita membutuhkan tenaga kerja yang kompeten dan andal disertai kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual yang memadai," tegas Heriyanto.
Menurut dia, para sarjana jangan pernah takut gagal. Alasannya, kegagalan hanya bisa didapatkan apabila para sarjana berhenti untuk mencapai tangga kesuksesan. "Percayalah bahwa sukses akan Anda raih jika kompetensi dan sikap Islami terus Anda kembangkan," ujarnya.
Baca juga: Parlemen Perempuan Soroti Ketimpangan Pendidikan dan Penyelesaian Konflik
Dalam sambutannya secara virtual, Kepala LLDIKTI Wilayah IV Dr M Samsuri mengatakan para wisudawan patut berbangga menjadi lulusan UMMI. Menurut dia, UMMI ialah perguruan tinggi yang taat kelola dan taat asas. Semua program studi yang meluluskan sarjana pada Wisuda Gelombang II Tahun 2021/2022 sudah terakreditasi. Menurut Samsuri, wisuda menjadi titik awal bagi para sarjana untuk meniti perjuangan. Kehidupan bermasyarakat merupakan kampus kehidupan yang sebenarnya.
"Oleh karena itu, kompetensi yang telah Anda dapatkan di bangku kuliah, penguatan karakter yang Anda dapatkan di bangku kuliah, serta bekal keterampilan yang Anda dapatkan di bangku kuliah, sudah saatnya diterapkan dan harus terus ditingkatkan dengan terus-menerus belajar di sepanjang hayat," ungkap Samsuri. Ia berpesan agar alumni UMMI harus meniti kehidupan dengan prinsip akhlakul karimah dan kerendahan hati. (RO/OL-14)
Pesisir pantai selatan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, diwaspadai terjadi potensi banjir rob. Kondisi itu menyusul peringatan dini yang dikeluarkan BMKG.
TANAH longsor, banjir, dan cuaca ekstrem masih mewarnai sejumlah daerah di Jawa Barat.
Pergerakan tanah di wilayah itu terjadi pada Rabu (14/1) sekitar pukul 05.30 WIB. Lokasi tersebut dikenal rawan pergerakan tanah
Sementara itu, cuaca ekstrem berupa angin kencang merusak rumah warga di Bekasi dan Sukabumi.
Wilayah yang terdampak cuaca ekstrem antara lain akses ke kawasan Geopark Ciletuh Palabuhanratu
Dedi berjanji akan menindaklanjuti permintaan itu, sehingga ada kejelasan dan penyelesaian terhadap 500 rumah yang rusak akibat banjir dan longsor.
Tim yang telah dibentuk sejak 11 November 2025 ini dijadwalkan bertugas hingga 13 Januari 2026
Asep menekankan bahwa pencapaian target PAD tidak bisa dilakukan oleh Bapenda sendirian.
Langkah strategis ini bertujuan meminimalkan konflik agraria serta mencegah eskalasi bencana lingkungan di wilayah Jawa Barat.
Dedi menyatakan bahwa inventarisasi dan penetapan batas sempadan oleh Kementerian PU akan menjadi "senjata" bagi pemerintah daerah untuk melakukan penegakan hukum secara tegas.
Faris menyatakan pesimisme terhadap upaya islah yang telah dilakukan.
Tepung kemasan bermerek membuat produk disukai pembeli dari berbagai wilayah
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved