Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
JUMLAH kasus covid-19 di Indonesia sudah menurun secara signifikan. Namun, pemerintah tetap mengingatkan masyarakat untuk hidup sehat dan disiplin protokol kesehatan untuk melindungi diri serta tidak menjadi sumber penularan Covid-19 bagi orang lain karena Indonesia masih menghadapi pandemi covid-19.
Membantu masyarakat untuk hidup lebih sehat, ASHA Clinic menghadirkan layanan kesehatan holistik dan berkomitmen untuk tingkatkan literasi kesehatan melalui gaya hidup sehat dan penerapan status kesehatan yang baik.
"Layanan Kesehatan yang disediakan oleh ASHA Clinic terpadu dan berkelanjutan melalui program-program yang bersifat membangun dan mendukung komunitas dalam menjalankan healthy lifestyle," ujar Jody Aprilio, Direktur ASHA Healthcare dalam keterangannya.
Jody menuturkan kemajuan kualitas Kesehatan masyarakat menjadi tujuan utama dari perluasan ASHA Healthcare.
"Harapan kami ASHA Healthcare dapat menjadi sebuah lifestyle-healthcare hub yang memfasilitasi komunitas sekitar dan menjadi solusi mudahnya akses pelayan kesehatan di era digital ini," ungkap ody.
Baca juga : Menteri LHK Awali Internalisasi Core Values ASN BerAKHLAK KLHK
Salah satu upaya menuju lifestyle-healthcare hub, kata Jody, ASHA Clinic telah menggelar ASHA's Saturday Market yang dibuka untuk publik, Sabtu (12/3) lalu. Melalui market tersebut ASHA Clinic berharap untuk membangun dan mempererat jejaring berbagai komunitas dalam membangun kebiasaan gaya hidup sehat.
"Sebagai klub salah satu ohlaraga terfavorit di Jakarta, yaitu sepeda, Mamahu.cc turut meramaikan rangkaian acara tersebut demi meningkatkan kesadaran masyarakat akan kepentingan hidup sehat," jelas dia.
Lebih dari sekadar pertemuan komunitas olahraga sehingga kesehatan, lanjut Jody, ASHA's Saturday Market juga menyajikan suatu creative market yang memfasilitaskan usaha mikro, kecil dan menengah.
"Market tersebut dihadiri oleh tujuh tenant makanan, minuman dan pakaian yang menunjang gaya hidup sehat seperti Beaf Indonesia, Routine Coffee and Eatery, Kena Snack, Melts Indonesia, Pede, Alder Jakarta dan Theatre Blues," tutur Jody.
"ASHA’s Saturday Market juga mengadakan kegiatan pemeriksaan kesehatan secara gratis. Para tamu dapat screening kesehatan masing-masing, seperti memeriksa gula darah, kolestrol tubuh, dan asam urat, untuk mengetahui kondisi kesehatan tubuh," pungkasnya. (RO/OL-7)
Simak tips puasa bagi pekerja lapangan agar tetap sehat, terhidrasi, dan produktif selama Ramadan, mulai dari sahur hingga berbuka.
Simak tips sahur, hidrasi, istirahat, dan olahraga ringan agar tubuh tetap sehat dan kuat saat menjalani hari pertama puasa Ramadan.
Paparan kaporit dan air laut dapat membuat rambut kering, rapuh, hingga berubah warna. Simak tips ahli untuk melindungi kesehatan rambut dan kulit kepala Anda.
Mobil bukan hanya alat transportasi, tetapi juga bagian dari gaya hidup dan penunjang aktivitas sehari-hari. Oleh karena itu, memilih mobil yang tepat menjadi keputusan penting
Spesialis dermatologi dr. Riva Ambardina Pradita menekankan pentingnya hidrasi dan penggunaan pelembap untuk menjaga kelembapan kulit selama puasa Ramadan.
Saat ini, sekitar 30% kasus kanker usus besar di tanah air diderita oleh pasien di bawah usia 40 tahun, sebuah angka yang jauh melampaui statistik di negara-negara maju.
Kegiatan ini sekaligus menjadi kampanye cinta lingkungan dengan pesan utama Cintai Alam, Cintai Lingkungan Beserta Habitatnya.
MAHASISWA dan dosen Program Magister (S2) Ilmu Komunikasi Universitas Mercu Buana (UMB) menggelar kegiatan social volunteering bagi pelajar di SMA Negeri 1 Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat.
Para astronom menjelaskan bahwa gerhana Matahari bukanlah peristiwa acak, melainkan fenomena yang dapat diprediksi secara ilmiah melalui perhitungan orbit Bulan dan Bumi.
Berkaca dari kasus Boiyen, simak aturan hukum Cerai Gugat di Pengadilan Agama. Apa bedanya dengan talak, syarat pengajuan, dan prosedur mediasinya?
Ekoteologi tidak boleh berhenti sebagai wacana, tetapi harus menjadi perilaku nyata umat dalam kehidupan sehari-hari.
Data Riskesdas 2018 menunjukkan prevalensi anemia pada anak usia 5–14 tahun sebesar 26,8% dan pada usia 15–24 tahun sebesar 32%.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved