Rabu 09 Maret 2022, 13:14 WIB

Anggota DPR: Pencegahan Kasus Narkoba Bisa Dimulai Lewat Desa Siaga

mediaindonesia.com | Humaniora
Anggota DPR: Pencegahan Kasus Narkoba Bisa Dimulai Lewat Desa Siaga

Ist/dpr.go.id
Anggota Komisi III DPR RI Eva Yuliana saat mengikuti pertemuan Tim Kunjungan Kerja Reses Komisi III DPR RI di Medan, Sumut.

 

ANGGOTA Komisi III DPR RI Eva Yuliana menyampaikan pandangannya terkait dengan tingginya angka kasus narkoba di Provinsi Sumatera Utara.

Menurut Eva, dari hasil laporan aparat penegak hukum di wilayah Sumut, angka pengguna narkoba yang menyentuh hingga 1,8 juta jiwa perlu mendapat perhatian khusus untuk menekan angka tersebut.

Untuk itu Eva menyarankan perlu ada langkah pencegahan, salah satunya lewat Desa Siaga.

“Saya menyarankan untuk penyelesaian atau menghadapi pencegahan juga penyelesaian kasus narkoba ini dimulai dari berbasis desa. Jadi kita fokus menyelesaikan dengan berbasis kekuatan desa, salah satu contohnya ada Desa Tangguh atau ada Desa Siaga,” ucap Eva saat mengikuti pertemuan Tim Kunjungan Kerja Reses Komisi III DPR RI dengan jajaran Polda Sumut dan BNNP Sumut di Medan, Sumut, Selasa (8/3).

Secara teknis, lanjut politikus Partai NasDem ini, pihak aparat dalam hal ini kepolisian dan BNNP harus aktif turun ke masyarakat desa memberikan penguatan baik itu dalam bentuk sosialisasi atau kegiatan positif yang dapat meminimalisir adanya perbuatan yang mengarah ke penyalahgunaan narkotika.

“Dimulai dari masyarakat di level desa untuk meminimalisir persoalan-persoalan yang ada khususnya dalam hal ini adalah persoalan narkotika disambut baik alhamdulillah oleh Polda dan BNNP Sumut untuk bekerja sama dalam pembuatan penguatan penguatan berbagai desa untuk meminimalisasi penggunaan atau kasus-kasus narkoba yang ada di Sumatera Utara ini,” tuturnya.

Tak hanya masalah narkotika, legislator dapil Jawa Tengah V ini juga menyampaikan apresiasi kepada Kapolda Sumut atas pencapaian di bidang pemberantasan korupsi.

“Saya juga menyampaikan apresiasi kepada Kapolda Sumatera Utara karena berhasil mendapatkan penghargaan KPK dalam penanganan kasus-kasus korupsi yang ada di Sumatera Utara, khususnya bisa mampu mengembalikan uang negara sampai nilai Rp23 miliar. Ini tentu prestasi yang harus dipertahankan dan juga ditingkatkan dalam tahun mendatang,” tutupnya. (RO/OL-09)

Baca Juga

Dok. AMJO 3

Art Moments Jakarta Online 3 Hadirkan Malam Spesial untuk Pencinta Seni dan Fesyen

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 29 Juni 2022, 16:09 WIB
acara daringnya bergulir pada 10 Juni hingga 31 Agustus 2022 dan dapat diakses di...
ANTARA/Didik Suhartono

Kasus PMK: 283.606 Ekor Sapi Terjangkit PMK di 19 Provinsi

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Rabu 29 Juni 2022, 16:09 WIB
Kasus dengan jumlah tertinggi di provinsi Jawa Timur sebanyak 114.921 kasus, NTB sebanyak 43.282...
ANTARA

Ini Fatwa MUI Tentang Hukum Hewan Kurban Saat Wabah PMK

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Rabu 29 Juni 2022, 15:52 WIB
Sekjen MUI Amirsyah Tambunan menyampaikan bahwa pelaksanaan kurban Idul Adha tahun ini aman, nyaman sehingga tidak terlalu khawatir adanya...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya