Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
GURU besar hukum ekonomi Internasional FH Universitas Hasanuddin Makassar, Juajir Sumardi mengatakan, Indonesia perlu melaksanakan politik luar negeri yang bebas dan aktif berbasis kepada konstitusi dalam konflik Rusia dan Ukraina. Untuk itu, Indonesia bisa memanfaatkan posisinya sebagai presidensi Negara G20 dalam mewujudkan perundingan damai antara pihak yang bertikai.
“Indonesia harus menjaga pasar global yang potensial serta mendinamisasi pasar domestik sebagai potensi pasar terbesar ke 4 di dunia, jangan sampai pasar kita direbut oleh Tiongkok, jangan sampai kita tidak berdaya memanfaatkan pasar kita, kita bangun solidaritas,” katanya dalam webinar Hukum internasional, Menakar Peran Indonesia dalam menyikapi Invasi Rusia atas Ukraina, melalui Zoom meeting, Jumat (4/3).
Menurutnya, perang Rusia-Ukraina bakal mempengaruhi harga minyak dunia, ancaman inflasi, gejolak pasar saham, kenaikan suku bunga, pertumbuhan ekonomi melambat, hingga meningkatnya serangan siber. Semua hal itu bisa menyebabkan dampak tidak langsung terhadap Indonesia juga.
"Kalau pertumbuhan ekonomi melambat itu berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi domestik suatu negara, tidak ada satu negara yang bisa berdiri di atas kaki sendiri, karena bergantung satu dengan yang lainnya,” jelas Juajir.
Dalam paparannya, guru besar humaniter internasional FH Universitas Hasanudin Makassar, Marthen Napang menegaskan, Indonesia merupakan negara dengan politik luar negeri yang bebas dan aktif. Kedua prinsip itu menjadi fondasi penting dalam bersikap.
"Bebas dalam pengertian bahwa Indonesia tidak memihak pada kekuatan-kekuatan yang dasarnya tidak sesuai dengan Pancasila. Aktif yakni, bahwa dalam menjalankan kebijaksanaan luar negerinya, Indonesia tidak bersikap pasif-reaktif atas kejadian internasional,” jelasnya.
Menurut Marthen, seruan Presiden Joko Widodo agar menghentikan perang dan sikap RI mendukung resolusi MU PBB, yakni meminta Rusia mngehentikan invasi ke Ukraina sudah sesuai dengan tujuan politik luar negeri bebas aktif.
“Hak veto anggota tetap Dewan Kemanan PBB menjadi kendala utama bagi PBB memelihara dan memulihkan perdamaian dan kemanan internasional secara efektif,” jelasnya.
Sementara itu, Duta Besar Indonesia untuk Jerman, Arif Havas Oegroseno turut mengatakan Indonesia memiliki landasan pokok politik luar negeri yang jelas, bahkan tertera dalam Pembukaan UUD 1945.
“Alinea pertama pertama menyatakan bahwa kemerdekaan ialah hak segala bangsa a dan oleh sebab itu, maka penjajahan diatas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan peri keadilan,” jelas Havas.
Dirinya juga menjelaskan bahwasanya saat ini hubungan Indonesia dengan negara Eropa bisa berjalan dengan baik dikarenakan Pembukaan Dasar UUD 1945 sebagai salah satu sumber dasar politik luar negeri Indonesia. (H-2)
Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan serangan ke 148 target militer Ukraina, termasuk depot amunisi, formasi militer, dan menembak jatuh ratusan drone.
Rusia kembali serang Kyiv, ibu kota Ukraina, dengan drone pada 5 Februari 2026. Dua warga luka, gedung TK dan perkantoran rusak di tengah kelanjutan perundingan damai di Abu Dhabi.
Sebelumnya, FIFA dan UEFA telah membekukan keanggotaan Rusia dari seluruh kompetisi internasional sejak Februari 2022, sesaat setelah invasi skala penuh ke Ukraina dimulai.
KEPALA Dana Investasi Langsung Rusia Kirill Dmitriev, pada Selasa (27/1), mengatakan bahwa penarikan pasukan Ukraina dari Donbas dapat mendorong perdamaian di Ukraina.
Presiden Zelenskyy menyatakan dokumen jaminan keamanan AS-Ukraina siap diteken usai pertemuan trilateral di Abu Dhabi. Isu teritorial masih jadi ganjalan utama.
Amerika Serikat menilai Rusia dan Ukraina mencatat kemajuan penting setelah sepakat melanjutkan perundingan damai langsung di Abu Dhabi, meski konflik dan perbedaan utama masih membayangi.
Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan serangan ke 148 target militer Ukraina, termasuk depot amunisi, formasi militer, dan menembak jatuh ratusan drone.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menilai Rusia tidak menunjukkan itikad untuk mengakhiri perang yang telah berlangsung hampir tiga tahun.
Kecemasan akan aksi militer sudah berbulan-bulan menghantui warga Venezuela sejak Amerika Serikat di bawah Presiden Donald Trump mengerahkan armada laut besar ke Karibia.
Peta diplomasi penyelesaian konflik Ukraina-Rusia semakin rumit, dengan Eropa ingin terlibat, Amerika Serikat ingin memimpin, dan Rusia mencari legitimasi.
Protes yang diselenggarakan oleh partai Sahra Wagenknecht Alliance Reason and Justice (BSW) tersebut berlangsung di Gerbang Brandenburg.
Peimpin Korea Utara, Kim Jong Un, serukan percepatan perluasan kemampuan senjata nuklir di negaranya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved