Headline
Warga AS menolak kepemimpinan yang kian otoriter.
Kumpulan Berita DPR RI
REKTOR IPB University, Arif Satria menyebutkan jejaring IPB merupakan sebuah kekuatan besar. Namun, untuk bisa survive di tengah perubahan yang kian besar, IPB tidak bisa menggunakan dengan cara lama.
Dia meminta para alumni IPB khususnya untuk terus berubah dan mengikuti perkembangan. Hal itu disampaikan Arif di acara pelantikan pengurus baru Himpunan Alumni (HA) IPB periode 2021-2025, kemarin di Hotrl Salak, Kota Bogor.
"Alumni IPB itu harus up to date dan adaptif terhadap perubahan. Karena itu tidak bisa lagi menggunakan pola pikir masa lalu untuk menghadapi perubahan ke depan,” pesan Rektor.
Alumni IPB menurutnya merupakan kekuatan luar biasa besar, tentunya dengan tetap bertumpu pada jejaring yang dimiliki. Untuk itu, yang harus dipikirkan ke depan adalah leadership.
“Jadi seorang yang mempunyai leadership memiliki kemampuan negosiasi, skill berstrategi dan visioner serta memiliki kemampuan memikirkan masa depan,” katanya.
Seorang leadership menurutnya, akan selalu berinovasi dan berusaha melakukan perubahan. Karena itu ia berharap, alumni IPB menjadi presenter perubahan.
"Untuk itu kami berterima kasih atas kritik dan support alumni IPB. Mari bersinergi agar IPB lebih baik,"harap Arif.
Tercatat sebanyak 266 pengurus Dewan Pimpinan Pusat Himpunan Alumni Institut Pertanian Bogor (DPP HA IPB) yang saat itu dilantik. Pelantikan yang dilakukan secara offline dan online ini dihadiri juga Walikota Bogor, Bima Arya Sugirarto dan Ketua DPRD Kota Bogor, Atang Sutrisno.
Ketua Umum (Ketum) DPP HA IPB periode 2021-2025, Walneg S Jas memimpin langsung pengambilan sumpah para pengurus baru yang kemudian dilanjutkan dengan pembekalan.
Pembekalan ini dilakukan sebagai dasar untuk menyusun program kerja yang dibuat untuk kegiatan masa bakti 2021-2025. Program kerja sendiri akan ditentukan dalam rapat kerja nasional (Rakernas) yang akan dilaksanakan sebelum kedepan.
"Dengan tema Kontribusi Alumni IPB untuk Indonesia yang Berdaulat, kami berkomitmen dengan kekuatan besar yang dimiliki pada alumni IPB dapat memberikan kontribusi nyata tidak hanya memajukan HA IPB pada khususnya dan membangun Indonesia berdaulat di berbagai bidang dalam menjawab tantangan Era Milenial 5.0," kata Walneg.
Sedikitnya ada 10 pesan yang disampaikan kepada pengurus baru. Walneg mengatakan bahwa DPP HA IPB siap berkolaborasi dengan semua unsur dengan tetap berkhimad untuk almamater dan alumni
" Untuk itu pada periode ini HA IPB menambah beberapa legacy. Dan salah satunya ingin mengembalikan alumni kembali ke kampung untuk membangun daerahnya serta memberikan beasiswa untuk 1000 mahasiswa,"jelas Walneg.
Sekertaris Jenderal (Sekjen), Sukma Kamajaya menyebutkan bahwa 60 persen pengurus sekarang berasal dari kalangan ke generas muda. Dengan struktur 15 bidang dan 57 departemen diharapkan kepengurusan HA IPB periode 2021-2025 bisa lebih meningkatkan kontriibusi alumni di bidang pertanian. (OL-13)
Baca Juga: Bima Arya: Lonjakan Kasus Covid-19 di Bogor Sudah Dipredikai
Pencapaian ini tergolong istimewa karena merupakan debut perdana kedokteran hewan IPB dalam pemeringkatan global tersebut, yang langsung melesat ke jajaran elite dunia.
Tujuan pemberian beasiswa untuk meningkatkan kapasitas SDM di bidang agromaritim.
NASI dituding sebagai biang kerok perut buncit. Guru Besar Pangan dan Gizi IPB University, Profesor Ali Khomsan menilai anggapan tersebut lahir akibat kurangnya pemahaman soal gizi seimbang
PERNYATAAN penerima beasiswa LPDP yang mengatakan cukup dirinya jadi WNI, anaknya jangan menuai respons dari Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Manajemen IPB University
IPB University berharap hasil penelitian ini dapat menjadi rujukan dalam perumusan kebijakan daerah.
Fenomena Bulan yang perlahan menjauh dari Bumi dijelaskan secara ilmiah oleh pakar IPB University.
Peran alumni menjadi salah satu faktor penting dalam pengembangan lembaga pendidikan.
Jejaring alumni dan organisasi perantau bukan hanya tempat berkumpul, tetapi ruang untuk menyatukan gagasan dan menghadirkan kontribusi nyata bagi kampung halaman,
Ramadan adalah momentum terbaik untuk menyatukan kembali energi kebaikan lintas angkatan.
Sejak diaktifkan kembali pada 25 Februari 2012, IKA Notariat UI terus bertransformasi menjadi wadah komunikasi dan kontribusi bagi almamater serta masyarakat.
EMPAT alumni telah mengembalikan dana sebesar Rp1 hingga Rp2 miliar karena terbukti dijatuhi sanksi akibat tak menjalankan kewajiban mereka. Hal itu disampaikan Direktur Utama LPDP
Prestasi ini menjadi bukti bahwa ekosistem akademik yang kolaboratif mampu melahirkan capaian kelas dunia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved