Headline
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Kumpulan Berita DPR RI
PROGRAM Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang dilakukan Presiden Joko Widodo banyak dirasakan manfaatnya masyarakat. Program yang sudah ada sejak periode pertama Jokowi menjabat sebagai presiden, menjamin masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang maksimal.
Hadirnya KIS juga bertujuan untuk memberi perlindungan sekaligus mengurangi beban masyarakat dalam segi kesehatan. KIS dapat digunakan di pelayanan kesehatan apa pun, seperti di klinik, puskesmas atau rumah sakit di seluruh Indonesia.
KIS adalah satu dari sekian banyak program kartu-kartu sakti yang digagas oleh Jokowi. Ada kartu-kartu lain seperti Kartu Indonesia Pintar (KIP), KIP Kuliah, Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), Kartu Program Keluarga Harapan, Kartu Beras Sejahtera, Kartu Sembako murah dan Kartu Pra-kerja. Semua kartu-kartu yang dikeluarkan oleh Jokowi terbukti sangat berguna untuk masyarakat hingga banyak mendapat apresiasi dari berbagai pihak.
"Kita melaksanakan amanah dan visi misi Presiden. Diturunkan ke daerah untuk melaksanakan visi misinya pak gubernur dan wakil gubernur. Nah jadi semua bantuan (kartu sakti) ini pada dasarnya sangat sangat bermanfaat untuk warga masyarakat kita di daerah," ujar Halim Plt Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Tengah, Noor Halim, dalam keterangan yang diterima, Kamis (13/1).
Apresiasi terhadap 'kartu-kartu sakti' Jokowi juga disampaikan anggota DPR RI Ary Egahni Ben Bahat. Legislator Partai NasDem ini mengatakan, hadirnya 'kartu-kartu sakti' ini membuktikan bahwa Jokowi adalah pemimpin yang sangat peduli dengan masyarakatnya.
"Beliau tidak hanya sebagai presiden, tetapi sebagai pemimpin negeri ini yang sangat peduli terhadap rakyatnya. Di era beliau sangat banyak kartu sakti yang keluar dan tidak hanya kartu sakti yang tidak ada gunanya, tetapi benar-benar kartu sakti yang berguna untuk mengeksekusi supaya masyarakat Indonesia kehidupannya yang lebih baik," ujar Ary. (RO/OL-15)
MICHAEL Sinaga, wartawan Sentana, membuka sejumlah kejanggalan yang ditemui di lapangan terkait persoalan ijazah Jokowi.
Terdapat kejanggalan dalam penelusuran arsip ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang tidak ditemukan di Universitas Gadjah Mada (UGM) maupun Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solo.
PENGAMAT politik dari Citra Institute Efriza, menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang meminta kritik sarat makna simbolik.
Pledoi Tom Lembong, tuntutan tujuh tahun penjara yang diajukan JPU merupakan kriminalisasi terhadap kebijakan publik.
SINYAL Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) bergabung ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) kian gencar.
PENGAMAT Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Khairul Fahmi menyoroti momen akrab Presiden Prabowo Subianto dengan Perdana Menteri India Narendra Modi.
Vaksinolog dan internis sekaligus Chief Medical Advisor Imuni, dr. Dirga Sakti Rambe, mengatakan bahwa vaksin tidak melulu hanya diberikan untuk anak-anak.
Kepala BSKDN Kemendagri Yusharto Huntoyungo menekankan pentingnya pengendalian polusi udara yang dilakukan secara terukur, berbasis data, serta didukung kolaborasi antar daerah.
Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan tubuh terus dilakukan berbagai pihak.
Berdasarkan laporan Global Gender Gap 2025, posisi Indonesia naik tiga peringkat ke urutan 97 dunia dengan skor kesetaraan yang meningkat menjadi 69,2%.
Laporan Halodoc Q1 2026 mencatat lonjakan gangguan kecemasan dan masalah pencernaan selama Ramadan hingga Idul Fitri.
Jika ditemukan pasien dengan indikasi klinis yang mengarah pada gejala campak, petugas medis akan segera melakukan tindakan lanjutan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved