Rabu 22 Desember 2021, 21:18 WIB

Dukung Ibu Buka Akses Pangan, FOI Gelar Anugerah Ibu Teladan II

Eni Kartinah | Humaniora
Dukung Ibu Buka Akses Pangan, FOI Gelar Anugerah Ibu Teladan II

Ist
FOI menggelar Anugerah Ibu Teladan II sebagai penghargaan para relawan ibu hebat yang membuka akses pangan anak dan keluarga Indonesia.

 

FOODBANK of Indonesia (FOI) menggelar Anugerah Ibu Teladan yang ke-2 sebagai penghargaan para relawan ibu hebat yang telah
bergerak membuka akses pangan anak dan keluarga Indonesia.

Penghargaan ini diberikan dalam momen Hari Ibu yang jatuh pada tanggal 22 Desember. Kegiatan ini diselenggarakan secara virtual dan dihadiri oleh ribuan relawan dan mitra Foodbank of Indonesia.

Pada situasi pandemi Covid-19, isu pangan dan kelaparan di Indonesia perlu menjadi perhatian khusus, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), Indonesia masih menghadapi tantangan permasalahan kemiskinan dimana jumlah warga miskin di Indonesia meningkat lebih dari 2,7 juta jiwa akibat pandemi Covid-19.

Survei yang dilakukan FOI pada tahun 2020 di 14 kota kabupaten, menunjukkan bahwa ada sekitar 27% bahkan di pemukiman padat angkanya mecapai 50% anak yang belajar di sekolah (PAUD) dalam keadaan lapar.

Hal ini tentunya perlu menjadi perhatian bersama khususnya para ibu di Indonesia karena anak merupakan masa depan bangsa. Ibu memiliki peran kunci dalam memenuhi kebutuhan dan menentukan pilihan makanan anak dan keluarga.

Prihatin pada kondisi ini, pada tahun 2019 sampai sekarang FOI melancarkan gerakan Aksi 1000 Ibu yang diikuti oleh 4.454 ibu di 20 kota/kabupaten. Aksi 1000 Ibu itu yang sekarang memperkuat kampanye Bikin Dapur Ngebul.

Melalui kampanye ini, para ibu diharapkan dapat mengajak keluarga kembali berkegiatan di dapur. Sebagai bentuk apresiasi atas upaya ini, FOI menggelar Anugerah Ibu Teladan dengan berkolaborasi bersama para mitra.

Dalam rangka mengajak para ibu Indonesia untuk kembali ke dapur mengolah makanan untuk anak dan keluarga, FOI bersama Kementerian
Kelautan dan Perikanan (KKP) dan Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM) menggelar kompetisi Adu Masak Ibu Hebat yang para pemenangnya diumumkan juga pada acara Anugerah Ibu Teladan II.

Anugerah Ibu Teladan II ini terdiri dari dua jenis penghargaan yaitu Ibu Teladan dan Penghargaan kepada perusahaan/dunia usaha yang telah 3 tahun berturut-turut mendukung pergerakan FOI dalam membuka akses pangan.

Terdapat empat kategori dalam penghargaan Ibu Teladan yaitu, Penggerak Masyarakat, Akademisi/Peneliti,
Dunia Usaha, dan Pemangku Kebijakan Publik. Penjurian dilakukan pada 9-11 Desember 2021 oleh juri independen.

Tim juri independen adalah  Semiarto Aji - Guru Besar Antropologi FISIP Universitas Indonesia, Prof. Dr. Ir. Ahmad Sulaeman, MS, PhD - Guru Besar Bidang Keamanan Pangan dan Gizi IPB, dan Hendro Utomo - Pendiri Foodbank of Indonesia.

Pendiri Foodbank of Indonesia, Hendro Utomo menjelaskan bahwa betapa pentingnya peran ibu dalam memerangi kelaparan bagi masa depan Indonesia. 

“Ibu yang memberikan kita gizi pertama saat kita lahir. Ibu yang merawat dan membesarkan kita dengan kasih dan nilai-nilai. Pada tanggal 22 Desember ini tahun 1928, sebanyak 600 perempuan hadir berkongres di Jogja mendorong lahirnya
sebuah bangsa, Bangsa Indonesia," jelas Hendro.

"Sebanyak 4454 ibu bergerak bersama FOI dalam Aksi 1.000 Ibu Indonesia membuka akses pangan bagi anak-anak untuk masa depan Indonesia. Kita akan gerakkan terus sejuta ibu untuk bergerak menghapus kelaparan dan kurang gizi untuk masa depan Indonesia”, ungkap Hendro.

Guru Besar Antropologi FISIP Universitas Indonesia, Prof. Dr. Semiarto AjiPurwanto selaku juri dalam Anugerah Ibu Teladan II ini menyampaikan bahwa pergerakan ibu dalam membuka akses pangan merupakan sesuatu yang luar biasa dan berharap bahwa para ibu dapat melanjutkan upayanya dalam membuka akses pangan bagi keluarga dan komunitas.

“Sungguh sesuatu yang luar biasa menyaksikan cerita para ibu hebat ini membuka akses pangan. Dari sini bisa dilihat bahwa membuka akses pangan di komunitas bukan merupakan sesuatu yang sederhana," jelas Semiarto.

"Lembaga dari luar, seperti Foodbank of Indonesia sekalipun, tidak akan dapat mewujudkan pergerakan ini tanpa adanya visi dan semangat berbagi para ibu," katanya.

"Saya menaruh harapan bahwa para ibu dapat melanjutkan perjuangannya dalam memperhatikan dan membuka akses pangan bagi anak dan keluarganya sendiri, komunitas, serta lansia dan masyarakat rentan yang kurang beruntung”, jelas Semiarto.

Dekan Fakultas Teknologi Pertanian UGM, Prof Eni Harmayani, turut mendukung pergerakan bersama membuka akses pangan bagi
masyarakat rentan, khususnya peran ibu yang sangat penting dalam upaya ini.

“Pangan ini mempunyai arti yang sangat penting bagi kehidupan manusia, bahkan merupakan hak asasi manusia, oleh karena itu pemenuhannya menjadi kepedulian kita bersama," tuturnya.

"Di dalam agama pun disebutkan bahwa orang yang mendustakan agama adalah mereka yang menghardik anak yatim dan tidak mendorong memberi makan orang miskin," ucap Eni.

"Oleh karena itu, menurut saya mendukung untuk membuka akses pangan masyarakat rentan, seperti anak-anak, lansia, dan kaum dhuafa
merupakan tanggung jawab yang hakiki bagi kita bersama," tuturnya.

Momen apresiasi ini tidak dapat terlaksana tanpa dukungan para mitra FOI. Susu Bendera, JNE, Kraft Heinz ABC, Indolima, dan Nutrifood Indonesia turut berpartisipasi dalam memberikan dukungannya.

“Susu Bendera berupaya untuk terus menyediakan gizi terbaik serta meningkatkan status gizi anak-anak Indonesia melalui peningkatan
pengetahuan tentang gizi seimbang dan gaya hidup sehat dan aktif,"  terang Felicia Salim, Brand Manager Susu Bendera dibawah naungan PT Frisian Flag Indonesia.

"Kami bangga dapat melanjutkan kerja sama dengan Foodbank of Indonesia dan berharap dapat membawa manfaat dan meningkatkan status gizi anak Indonesia, demi mewujudkan Indonesia yang sehat, sejahtera dan selaras.” kata Felicia.

Di dalam kegiatan Anugerah Ibu Teladan II ini, Direktur Pemasaran Ditjen PDSPKP Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Machmud, SP, M.Sc., menyatakan dukungan dan harapannya bagi para ibu Indonesia agar dapat memberikan makanan terbaik seperti ikan yang kaya nutrisi bagi keluarganya untuk menciptakan generasi yang unggul. (Nik/OL-09)

Baca Juga

Antara/Mohamad Hamzah

Pengawasan Ketat Ternak Impor dan Karantina Hewan Cegah Meluasnya Penyakit Mulut dan Kuku

👤Fetry Wuryasti 🕔Kamis 26 Mei 2022, 22:44 WIB
“Titik-titik pemeriksaan, pengawasan dan karantina untuk sapi impor perlu menjadi fokus pemerintah supaya PMK tidak semakin...
DOK Kemenko PMK

Pemerintah Maksimalkan Perlindungan Bagi Anak dan Penyandang Disabilitas yang Terdampak Pandemi

👤Widhoroso 🕔Kamis 26 Mei 2022, 22:01 WIB
Menko PMK Muhadjir Effendy mengatakan, masa depan anak-anak Indonesia, termasuk mereka yang kehilangan orang tua pada masa Pandemi...
Antara

14,3 Juta Lansia Rampung Divaksinasi

👤Theofilus Ifan Sucipto 🕔Kamis 26 Mei 2022, 21:38 WIB
Jumlah itu setara 66,44 persen dari target 21.553.118...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya