Headline
Ada unsur yang ingin Indonesia chaos.
PENANDATANGANAN perjanjian kerja sama Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) antara ET-Asia dan President University, selaku mitra penyelenggara telah diadakan pada Rabu (8/12).
Acara dilakukan secara daring dan dihadiri oleh perwakilan ET-Asia, selaku pihak pertama, dan perwakilan President University, selaku pihak kedua.
Perwakilan ET-Asia adalah Deasy Widiantie, Chief Operating Officer dan Danu Pratama Aulia, Head of Legal Event ET-Asia.
Sementara perwakilan President University adalah Dr. Dra.Fennieka Kristianto, S.H., M.H., M.A., M.Kn, Vice Rector for Resources President University, Bayu Imantoro, S.H., M.H., Head of Law Study Program President University, dan JB Susetyo, Director at President University.
Acara penandatanganan yang berlangsung selama kurang lebih 60 menit ini dimulai dengan penyampaian keynote speech dari Deasy Widiantie, Chief Operating Officer, sebelum dilanjutkan dengan keynote speech dari Dr. Dra. Fennieka Kristianto, S.H., M.H., M.A., M.Kn, Vice Rector for Resources President University.
“Tujuan pengadaan PKPA ini berjalan selaras, yaitu mewujudkan tuntutan profesionalitas para lulusan pendidikan tinggi di bidang hukum, yang dapat diakses oleh para calon advokat di seluruh Indonesia secara daring, tanpa batas ruang,” ujar Deasy dalam paparannya.
“Ini adalah kemudahan bagi seluruh calon advokat di tengah keterbatasan yang kita alami, dalam situasi pandemi Covid-19 ini, sebuah Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) daring," jelasnya.
"Ini adalah harapan untuk mengantarkan calon-calon advokat profesional dengan kompetensi yang memadai, memiliki kepribadian serta etika profesi yang menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran, kebenaran, dan keadilan hukum,” lanjut Deasy.
“Kita mengajak seluruh lulusan fakultas hukum, khususnya lulusan hukum dari President University, untuk bergabung bersama kita dalam PKPA ini," kata Dr. Dra. Fennieka Kristianto, S.H., M.H., M.A., M.Kn, Vice Rector for Resources President University
. Harapan kita tentu PKPA ini dapat menghasilkan advokat-advokat berkualitas dan mumpuni sehingga siap menjalankan fungsinya sebagai advokat di masyarakat,” ujar Fennieka.
“Dengan segala rencana dalam penyelenggaraan PKPA ini dapat memberikan warna tersendiri dan memberikan nilai tambah. Bersama ET-Asia sebagai lembaga yang profesional, dapat membawa kami menghasilkan anak didik dalam program PKPA ini dengan lebih baik dan lebih baik lagi.” lanjut Fennieka.
Pembacaan surat perjanjian kerjasama disampaikan oleh Danu Pratama Aulia, Head of Legal Event ET-Asia. PKPA yang diadakan oleh ET-Asia bersama President University akan diadakan dalam waktu dekat, yaitu pada awal 2022. (RO/OL-09)
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Republik Indonesia Tito Karnavian di Jakarta, Kamis malam.
Usulan telah melalui pembahasan bersama Komisi X DPR RI.
Penggunaan sekaligus pemahaman bahasa isyarat sangat penting.
Sinergi yang kuat antara guru dan orang tua akan menciptakan ekosistem pendidikan yang kondusif bagi perkembangan siswa.
WAKIL Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq mengingatkan pentingnya upaya Partisipasi Semesta.
Menurut Lestari, penting mengedepankan upaya membangun 'jembatan' antara kesehatan jiwa dan kesehatan otak dalam konteks sebuah kebijakan.
Desain prodi harus berbasis kebutuhan nyata. Mulai dari identifikasi tantangan, mendengar stakeholder, benchmarking global, melibatkan pakar, hingga evaluasi berkelanjutan.
Penandatanganan ini menjadi simbol komitmen kedua belah pihak untuk menghadirkan pendidikan tinggi yang inklusif, berdaya saing, serta mampu berkontribusi nyata bagi masyarakat.
Empat siswa sekolah menengah kejuruan (SMK) binaan Yayasan Pendidikan Astra menerima beasiswa penuh untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
Keberhasilan Sergai dalam menurunkan angka stunting secara signifikan menjadi tolok ukur untuk pencapaian angka nol persen.
Program Studi Pendidikan Tata Busana & Desain Mode, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta (UNJ), berkolaborasi dengan Asia Fashion Show Indonesia 2025.
Pentingnya membumikan Pancasila melalui Tridharma Perguruan Tinggi yakni pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengembangan, serta pengabdian kepada masyarakat.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved