Sabtu 04 Desember 2021, 21:15 WIB

Capaian Vaksinasi Kelompok Remaja Lampaui 75% 

Atalya Puspa | Humaniora
Capaian Vaksinasi Kelompok Remaja Lampaui 75% 

Antara/Galih Pradipta
Petugas kesehatan bersiap menyuntikkan vaksin Covid-19

 

MENTERI Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate mengungkapkan, per 3 Desember 2021, cakupan vaksinasi di Indonesia untuk dosis pertama sudah mencapai lebih dari 20 juta remaja atau mencapai 76,85% dari sasaran vaksinasi kelompok remaja. Adapun, 14,8 juta (55,5%) di antaranya telah menerima vaksinasi dosis lengkap. 

"Meski sudah melampaui angka 75%, pemerintah terus menggenjot vaksinasi kelompok remaja untuk melindungi Remaja Indonesia dari ancaman virus covid-19. Sejalan dengan ini, para remaja dan orang tua harus saling mengingatkan untuk tetap memperkuat penerapan protokol kesehatan," ujarnya, Sabtu (4/12). 

Menurutnya, vaksinasi remaja sangat penting untuk melindungi anak indonesia dari ancaman covid-19, apalagi Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas sudah mulai berlangsung. Menkominfo menegaskan, vaksinasi dipercaya dapat mengurangi risiko sakit berat jika terinfeksi covid-19. Oleh karena itu, Johnny mendorong orang tua untuk mengantar anaknya ke tempat vaksinasi terdekat. 

Meski ada berbagai jenis vaksin yang sudah beredar di Indonesia, pemerintah meminta masyarakat untuk jangan pilih-pilih vaksin. "Semua vaksin sama saja dan sudah mendapatkan EUA dari Badan POM," katanya. 

Ia menambahkan, per 3 Desember secara total sudah 141,7 juta penduduk Indonesia yang sudah mendapatkan dosis pertama dan 98,2 juta sudah dosis lengkap. Pemerintah berkomitmen untuk terus menggencarkan vaksinasi untuk mencapai target vaksinasi 70% penduduk Indonesia di akhir tahun 2021. 

Baca juga : Penularan Varian Omicron Lebih Cepat, Tindakan Pencegahan Ketat Perlu Dilakukan 

Johnny memaparkan, saat ini ada sebelas jenis vaksin covid-19 yang sudah mendapatkan izin penggunaan darurat dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Banyaknya merek vaksin bukan diartikan bahwa masyarakat bisa memilih untuk disuntikkan dengan vaksin merek tertentu. 

Namun, hal ini harus disikapi sebagai sebagai wujud strategi pemerintah untuk memenuhi stok kebutuhan vaksin secepat mungkin, menghindari risiko kehabisan stok, menjaga akselerasi program vaksinasi, dan mencapai herd immunity segera. Johnny juga mengajak masyarakat untuk terus memperkuat disiplin protokol kesehatan jelang periode libur dan tahun baru. 

Hal itu diperlukan agar tren kasus covid-19 yang terkendali saat ini dapat terus dipertahankan meski di tengah peningkatan mobilitas yang terjadi jelang akhir tahun. 

"Jangan sampai lonjakan kasus kembali terjadi. Mari bekerja sama dan bergotong royong untuk bersama-sama menjaga dan meningkatkan kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan dan segera ikut vaksinasi," tegasnya. (OL-7)

Baca Juga

Freepik

Kekurangan Vitamin D Tingkatkan Risiko Penyakit Kardiovaskular dan Kanker

👤Basuki Eka Purnama 🕔Kamis 20 Januari 2022, 09:15 WIB
"Perbanyak juga kegiatan di luar ruangan dan mengonsumsi makanan dengan kandungan vitamin D seperti ikan-ikanan salmon, tuna, hati...
MI/RAMDANI

Omikron, Luhut : Jangan ke Luar Negeri Dulu Selama Tiga Pekan ke Depan

👤Insi Nantika Jelita 🕔Kamis 20 Januari 2022, 09:11 WIB
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan meminta masyarakat Indonesia untuk tidak...
ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas

Bertolak ke Pandeglang, Wapres Tinjau Lokasi Terdampak Gempa

👤Indriyani Astuti 🕔Kamis 20 Januari 2022, 09:07 WIB
Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin dijadwalkan meninjau lokasi terdampak bencana alam gempa bumi di Pandeglang, Banten, Kamis...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya