Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
EPIDEMIOLOG dari Centre for Environmental and Population Health Griffith University Australia, Dicky Budiman mengatakan diperlukan penelitian lebih lanjut untuk menentukan tingkat bahaya varian Covid-19 Omicron. Namun, berdasarkan data yang ada, varian Omicron diketahui menular lebih cepat, terutama bagi penyintas Covid-19.
"Dari kecepatannya menginfeksi saja sudah memberi pesan bahwa varian yang lebih cepat menular artinya orang yang sakit akan lebih banyak," kata Dicky saat dihubungi, Sabtu (4/12).
Dicky menyebutkan, penularan Omicron bahkan tercatat 1,3 kali lebih cepat dibandingkan varian Covid-19 Delta yang sebelumnya menyebabkan gelombang kassu Covid-19 di beberapa negara. Karena itu, tindakan pencegahan (retrospective surveillance) penting dilakukan.
"Jika delta ini sebaiknya 3 bulan sebelumnya, dan untuk omicron ini sejak awal disampaikan setidaknya mulai dari awal November (4 pekan) dilakukan retrospective surveillance," ujar Dicky.
Baca juga : Omicron Meluas, Kemenhub Perketat Pintu Masuk Udara
Di antaranya melakukan pelacakan kasus kontak, testing, isolasi karantina pada warga negara dari luar negeri terutama dari negara asal varian omicron. "Dan tidak harus semua orang, cukup yang positif covid-19 dari PCR dan rapid tesnya postif sejak setelah kedatangan," ujarnya
Untuk retrospective surveillance dari pemerintah dirinya mengaku belum melihat hasilnya. Dirinya sudah mengusulkan kepada pemerintah untuk mendeteksi orang yang positif covid-19 termasuk jejak penularannya.
"Semakin cepat maka semakin baik untuk memberikan data seberapa jauh orang yang sudah terinfeksi dan seberapa efektif intervensi ini," ujarnya. (OL-7)
Thomas Djiwandono mengusulkan agar pemerintah dan bank sentral meninggalkan skema burden sharing yang diterapkan pada masa pandemi covid-19.
Melihat ancaman besar terhadap keberlanjutan layanan kesehatan dasar, dr. Harmeni mendirikan Symptomedic, platform telemedisin dan layanan pengantaran obat.
ANCAMAN kesehatan global kembali muncul dari Tiongkok. Setelah virus corona yang menyebabkan pandemi covid-19, kali ini virus baru influenza D (IDV) ditemukan.
Sengketa gaji Cristiano Ronaldo dengan Juventus terkait penundaan pembayaran saat pandemi covid-19 masih berlanjut. Putusan arbitrase dijadwalkan 12 Januari 2026.
Teknologi vaksin mRNA, yang pernah menyelamatkan dunia dari pandemi covid-19, kini menghadapi ancaman.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
LAPORAN terbaru Kementerian Kesehatan menunjukkan bahwa covid-19 XFG atau covid-19 varian stratus menjadi varian yang paling dominan di Indonesia.
Pengawasan dan pemantauan di pintu masuk internasional tetap ditingkatkan melalui SatuSehat Health Pass (SSHP).
KASUS Covid-19 kembali naik, Pemerintah Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah, mewaspadai munculnya Covid-19 JN1 dengan pengawasan ketat di pintu masuk kota.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
"Jadi bukan dari varian yang menginfeksinya. Kelompok dengan kekebalan rendah seperti lansia, orang dengan komorbid, diabetes, hipertensi, gangguan ginjal khususnya yang tidak terkontrol
"Peningkatan Kasus juga tidak ada hubungannya dengan peningkatan kasus di Singapura ya. Di Indonesia bukan lonjakan tapi peningkatan kasus karena dari 60 ke 267 kasus baru dari minggu ini saja,"
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved