Rabu 01 Desember 2021, 19:46 WIB

Ada Tiga Bibit Siklon, BMKG Imbau Masyarakat Waspadai Potensi Bencana dan Cuaca Ekstrem 

Atalya Puspa | Humaniora
Ada Tiga Bibit Siklon, BMKG Imbau Masyarakat Waspadai Potensi Bencana dan Cuaca Ekstrem 

Ilustrasi
Ilustrasi gelombang tinggi

 

BADAN Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika mengimbau masyarakat untuk mewaspadai tiga siklon tropis yang berpotensi lahir di wilayah Indonesia. Pertama, yakni bibit siklon 92s yang diperkirakan akan lahir menjadi siklon tropis teratai pada pukul 19.00 WIB malam ini. 

"Siklon tropis teratai akan lahir pada pukul 7 atau 8 malam nanti. Lantas bagaimana dampaknya? Khusus untuk siklon tropis teratai akan berdampak di wilayah Sumatra Selatan, Bengkulu, Lampung, Selat Sunda, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur," kata Kepala BMKG Dwikorita dalam konferensi pers yang diselenggarakan secara virtual, Rabu (1/12). 

Dwikorita mengungkapkan, siklon tropis teratai diprediksi memiliki kecepatan mencapai 56 km perjam dengan tekanan udara minimum di sekitar pusat mencapai 1.006 hektopaskal. Adapun, siklon tersebut akan berdampak pada potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai kilat petir atau angin kencang. Wilayah-wilayah yang akan terdampak diantaranya Bengkulu, Lampung, Banten, DKI Jakarta dan Jawa Barat. 

Selain itu, siklon tropis teratai juga akan menyebabkan gelombang dengan ketinggian 2,5 sampai 4 meter di perairan barat Lampung, Selat Sunda bagian selatan dan barat, perairan selatan Banten, Samudra Hindia, hingga Jawa Barat. 

"Mengenai infromasi peringatan dini cuaca ekstrem di tingkat daerah, stasiun BMKG yang tersebar di provinsi tersebut telah melakukan diseminasi atau penyebarluasan informasi peringatan dini potensi peringatan dini dan koordinasi dengan pihak terkait," beber dia. 

Baca juga : Ada Siklon Tropis Nyatoh, BMKG Imbau Sejumlah Daerah Waspada

Selain siklon tropis teratai, bibit siklon 94w yang berada di wilayah utara Sumatra Utara juga perlu diwaspadai. Dwikorita menyatakan, pihaknya memprediksi bibit siklon tersebut akan mengakibatkan gelombang tinggi mencapai 1,25 hingga 2,5 meter di kepulauan Anambas dan Natuna. 

"Kemudian gelombang dengan ketinggian 2,5 sampai 4 meter di perairan utara Kepulauan Anambas dan Natuna dan gelombang bisa mencapai 4 sampai 6 meter di laut Natuna Utara. Ini mohon perhatian yang sungguh-sungguh," beber dia. 

Berikutnya, siklon tropis nyotoh yang telah terjadi sejak Selasa (30/11) juga masih harus diwaspadai dampaknya. Dikatakan Dwikorita bahwa siklon tersebut masih memberikan dampak pada gelombang setinggi 1,5 sampai 2,5 meter terutama di laut Maluku Selatan, Kepulauan Sitaro, perairan selatan Kepulauan Sangihe, Laut Sulawesi bagian timur, perairan barat dan timur halmahera, perairan utara Papua Barat hingga Papua. 

Kemudian tinggi gelombang dapat mencapai 2,5 sampai 4 meter di utara Kepulauan Sangihe dan Kepulauan Talaud, Maluku Utara, Utara Halmahera, Laut Halmahera, Samudra Pasifik dan Papua. 

Dwikorita menyatakan, BMKG melalui Jakarta Tropical Siclon Warning Center akan terus melakukan pemantauan perkembangan sistem tekanan rendah dan aktivitas dinamika atmosfer yang memberikan dampak pada potensi cuaca ekstrem. 

"Terkait cuaca ekstrem, BMKG meingmbau kepada masyarakat dan semua pihak untuk menghindari kegiatan pelayaran di wilayah perairan terdampak, menghindari daerah rentan mengalami bencana seperti lembah, sungai, lereng rawan longsor dan tempat-tempat lainnya," imbuh dia. 

Dwikorita juga mengimbau agar masyarakat mewaspadai potensi banjir, banjir bandang, rob dan tanah longsor, terutama di daerah yang rentan. 

"Kepada pihak terkait, kami mohon intensifkan koordinasi dalam rangka antisipasi bencana hidrometeorologi dan bagi masyarakt yang hendak memperoleh informasi bisa mengakses informasi di kanal resmi BMKG," pungkas dia. (OL-7)

Baca Juga

Dok. Kemenag

Menag: Seleksi Mahasiswa Sarana Peningkatan Mutu PTKIN 

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 19 Januari 2022, 22:41 WIB
Pada 2021 misalnya, tidak kurang 280 ribu calon mahasiswa yang mendaftar, terdiri atas 182.890 pendaftar dari dari 11.920 sekolah melalui...
AAFP/Javier Torres.

Penelitian Terbaru, Kucing Besar Tertular Covid-19 dari Penjaganya

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 19 Januari 2022, 22:15 WIB
Penelitian ini muncul dalam jurnal peer-review dan akses terbuka yang disebut...
Dok. Pribadi

Magang Bersertifikat di Pasar Rakyat, Libatkan Mahasiswa Jadi Penggerak Ekonomi Nasional 

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 19 Januari 2022, 22:02 WIB
Menurutnya program ini sesuai dengan salah satu filosofi Kampus Merdeka yakni kolaborasi dan gotong royong, terutama untuk bergotong royong...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya