Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
ARKEOLOGI memiliki peran penting dalam proses pemahaman wawasan dan nilai-nilai kebangsaan warga negara, melalui pengungkapan fakta perjalanan bangsa di masa lalu.
"Peran arkeologi sangat signifikan dengan menemukan dan menyajikan kembali rangkaian kejayaan bangsa kita di masa lalu bahwa bangsa kita adalah bangsa besar," kata Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat saat menjadi narasumber dalam bincang-bincang di Kongres Ikatan Ahli Arkeologi Indonesia (IAAI) 2021 bertema Wawasan Kebangsaan dan Pemajuan Kebudayaan, Rabu (24/11).
Menurut Lestari, saat ini bangsa Indonesia sedang mengalami krisis multidimensi yang menyebabkan berbagai perubahan di berbagai sektor baik politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan, dan keamanan. Situasi ini, ujar Rerie, sapaan akrab Lestari, harus dicermati agar budaya bangsa kita tidak terus tergerus oleh perubahan yang terjadi saat ini.
"Kita hadapi perubahan ini sebagai tantangan. Tinggal bagaimana kita sebagai anak bangsa untuk tetap memiliki konsensus sebagai satu bangsa," ujar Rerie.
Menurut Rerie, yang juga anggota DPR dari Dapil II Jawa Tengah itu, arkeologi berdasarkan catatan Bapak Arkeologi Indonesja Prof Mundardjito memiliki banyak peran antara lain bisa sebagai sumber ide dalam pembangunan, sumber simbol budaya bangsa, dan bisa menghadirkan berbagai fakta kejayaan bangsa di masa lalu.
Merealisasikan sejumlah peran tersebut, ujarnya, menjadi tantangan para arkeolog dalam rangka melestarikan peninggalan-peninggalan budaya yang ada, baik berupa peninggalan benda maupun tak benda. Warisan budaya, tegas Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu, harus dimaknai sebagai sumber daya yang bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan harkat dan martabat manusia Indonesia sebagai satu bangsa.
Baca juga: Usung Kesatuan dan Keragaman, Kongres IAAI 2021 Digelar 24-26 November
Menurut Rerie, manajemen sumber daya kita harus memiliki tata kelola yang baik dan membutuhkan peran arkeologi. Tujuannya, tegas dia, agar dapat menunjukkan berbagai kejayaan bangsa kita di masa lalu sebagai inspirasi warga negara untuk mewujudkannya kembali di masa kini. (OL-14)
Sebelumnya, ormas Gerakan Rakyat resmi mendeklarasikan tahun ini akan menjadi partai politik ingin Anies Baswedan menjadi Presiden Republik Indonesia.
WAKIL Ketua Umum Partai NasDem Saan Mustopa merespons langkah Partai Gerakan Rakyat yang mengusung Anies Baswedan menjadi calon presiden pada Pilpres 2029.
Untuk meringankan beban para korban banjir di Karawang, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Karawang menyalurkan ratusan paket bantuan
Yang lebih mendesak adalah menyamakan persepsi antara pengusul, BPKH, dan Baleg DPR RI mengenai bentuk dan karakter kelembagaan BPKH ke depan.
ANGGOTA Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai NasDem Asep Wahyuwijaya menilai, inisiatif pemerintah untuk mendirikan BUMN tekstil merupakan langkah yang tepat dan strategis.
Anggota DPR Fraksi NasDem, Rudianto Lallo, menegaskan bahwa Indonesia kini resmi memasuki babak baru dalam sistem hukum pidana.Hal ini ditandai dengan mulai berlakunya KUHAP baru
Lestari Moerdijat, menegaskan pentingnya membangun sistem peringatan dini bencana yang akurat dan mudah dipahami, agar risiko dampak cuaca ekstrem dapat ditekan semaksimal mungkin.
KETUA Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Ahmad Muzani menduga maraknya praktik pembalakan liar sebagai salah satu faktor yang memperparah banjir Sumatra dan Aceh.
Seluruh warga negara, termasuk komunitas kampus, perlu terus didorong untuk menciptakan ruang yang aman melalui berbagai langkah bersama
LANGKAH pencegahan dan penanganan kasus tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak harus ditingkatkan, demi mewujudkan ruang aman dan nyaman bagi masyarakat dalam menjalani keseharian.
WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengatakan, butuh upaya bersama untuk memastikan partisipasi perempuan lebih bermakna dalam kehidupan bernegara.
Wakil Ketua MPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), menegaskan pentingnya penguatan tata kelola dalam pengembangan energi panas bumi di PLTP Gunung Salak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved