Minggu 07 November 2021, 09:25 WIB

Dengan Kolaborasi, Tanoto Foundation Luncurkan Buku Cerita Anak SIGAP

mediaindonesia.com | Humaniora
Dengan Kolaborasi, Tanoto Foundation Luncurkan Buku Cerita Anak SIGAP

Ist/Tanoto Foundation
Acara peluncuran buku cerita anakyang bertajuk ‘Rubik Unik Corona’ ecara daring

 

ANAK-anak adalah salah satu kelompok yang rentan terinfeksi Covid-19. Berdasarkan catatan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 per 14 Oktober 2021, sebanyak 2,9% atau 122.700 anak di Indonesia pernah terjangkit virus Covid-19.

Data Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) pada Juni 2021 silam, menunjukan satu dari delapan kasus Covid-19 di Indonesia terjadi pada anak-anak dengan case mortality (tingkat kematian) mencapai 3%–5%, salah satu yang tertinggi di dunia. 

Oleh karenanya, sebagai upaya untuk mengenalkan dan menanamkan protokol kesehatan kepada anak sejak dini, yang diharapkan dapat menekan kasus Covid-19 pada anak di Indonesia, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA), Tanoto Foundation, dan Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Bunda Jakarta meluncurkan buku cerita anakyang bertajuk ‘Rubik Unik Corona’.

Buku ini dicetak atas kerja sama dengan penerbit, Kepustakaan Populer Gramedia (KPG). 

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Men-PPPA), Bintang Puspayoga, mengungkapkan Kemen PPPA bekerja sama dengan Tanoto Foundation serta RSIA Bunda Jakarta membuat Buku Rubik Unik Corona untuk memberikan informasi yang mudah dipahami bagi anak-anak mengenai masa pandemi Covid-19. 

“Tahukah kalian bahwa mendapatkan informasi yang dapat dipahami merupakan bagian dari hak kalian juga? Buku ini dapat digunakan untuk beraktivitas bersama keluarga tercinta di rumah,"  pesan Menteri Bintang kepada anak-anak.

"Kalian juga tetap dapat bergembira di rumah lho.. nanti, kita akan membaca buku ini bersama-sama untuk mendapatkan ide-ide baru ya. Setelah membaca bersama, Bunda berharap kalian juga bisa melaksanakan pesan-pesan kesehatan yang disampaikan,” tutur Bintang.

Menteri Bintang menuturkan salah satu strategi yang dapat dilakukan untuk memenuhi hak informasi anak, khususnya bagi anak usia dini adalah dengan menghadirkan buku cerita bergambar yang menarik bagi mereka. 

“Kepada seluruh hadirin, kami titipkan buku cerita ini untuk disebarluaskan. Kami juga memiliki kanal https://berjarak.kemenpppa.go.id/ yang di dalamnya juga terdapat berbagai informasi menarik ramah anak terkait dengan Covid-19 dan dapat dimanfaatkan bersama," jelasnya.

"Di masa-masa sulit ini, anak-anak membutuhkan kita lebih dari sebelumnya. Marilah kita bekerja keras, bekerja bersama, untuk memenuhi hak-hak mereka, melindungi mereka, betapa sulitpun situasinya,” pungkas Menteri Bintang.

Pada kesempatan yang sama, CEO Global, Tanoto Foundation, Dr. J. Satrijo Tanudjojo menambahkan pentingnya pendidikan mengenai pencegahan penyebaran virus untuk anak-anak.

“Tanoto Foundation sebagai filantropi independen yang didirikan oleh Sukanto Tanoto dan Tinah Bingei Tanoto percaya bahwa edukasi dini adalah kunci," uajrnya.

"Tidak ada batasan umur untuk belajar, apalagi tentang pencegahan penyebaran virus. Semua orang harus peduli tentang ini, tidak terkecuali anak-anak. Semakin cepat mereka belajar, semakin baik,” jelas Satrijo.  

Sementara itu, Komisaris Utama PT Bundamedik Tbk, dr. Ivan Rizal Sini, SpOG, FRANZCOG, GDRM, mengatakan bahwa dengan adanya buku ini anak-anak bisa memahami apa itu virus Covid-19 dengan cara yang menyenangkan tanpa membuat anak-anak takut.

“Mengingat sasaran yang dituju adalah anak-anak, maka peran orang tua untuk menyampaikan edukasi kepada anak-anak sangatlah besar,” tambah Ivan. 

Menandai peluncuran buku ini, Kemen PPPA, Tanoto Foundation, RSIA Bunda Jakarta, dan KPG melangsungkan sebuah playdate (bermain bersama) virtual yang dihadiri anak-anak dari seluruh penjuru Indonesia.

Acara berkonsep playdate ini menghadirkan sesi-sesi menyenangkan dan informatif baik bagi anak, orang tua, dan para peserta yang hadir. 

Playdate meliputi sesi storytelling buku Rubik Unik Corona yang dibacakan langsung oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Bintang Puspayoga.

Kemudian dilanjutkan dengan sesi bernyanyi bersama yang dipandu penulis Seri Balita Cerdas, co-founder Lagu Anak Indonesia Balita, Chitra Astriana; sesi belajar mengenai cara penyebaran virus yang dikemas dalam bentuk permainan oleh Dokter Rifan Fauzie, Sp.A(K) RSIA, dan sesi mewarnai yang didampingi Founder Jemari, Martina Ekaristi. 

Buku ini merupakan buku pertama dari seri Buku Cerita Anak SIGAP yang akan diterbitkan oleh Tanoto Foundation.

Hadirnya buku-buku berkualitas bagi anak yang dapat diakses dengan mudah oleh masyarakat, diharapkan dapat menumbuhkan kecintaan membaca sejak dini dan memberikan stimulasi yang baik bagi tumbuh kembang anak-anak Indonesia. 

Buku cerita anak Rubik Unik Corona versi cetak dapat dibeli dengan di toko buku Gramedia di Indonesia. Sementara versi e-book bisa diunduh secara gratis melalui www.kemenpppa.go.id/lib/uploads/list/1b6b1-rubik-unik-corona.pdf, https://berjarak.kemenpppa.go.id/rubik-unik-corona/, https://sigap.tanotofoundation.org/, dan https://www.bunda.co.id/web/rsiabundajakarta. (RO/OL-09)

Baca Juga

Antara

DPR: Kurikulum Merdeka Diharapkan Jadi Solusi Kualitas Pendidikan

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Senin 15 Agustus 2022, 18:54 WIB
Perubahan yang holistik dalam Kurikulum Merdeka diharapkan berjalan berkelanjutan. Sehingga, tidak perlu lagi ada pergantian kurikulum...
Antara

Update 15 Agustus: 3.588 Kasus Covid-19 Terdeteksi Hari Ini

👤MGN 🕔Senin 15 Agustus 2022, 18:46 WIB
Sehingga total kasus konfirmasi positif di Indonesia mencapai 6.286.362...
Ist

Komoditas Kelapa Sawit Catat Kemajuan dalam Perlindungan Hutan

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 15 Agustus 2022, 18:38 WIB
Pada tahun 2021 terjadi penurunan signifikan terhadap laju kehilangan tutupan hutan yang telah turun 87% jika dibandingkan dengan tahun...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya