Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
MELIHAT orang yang memiliki hobi pamer memang sangat menyebalkan. Tapi, budaya pamer kini tidak selalu diperlihatkan dengan cara yang blak-blakan.
Kebanyakan orang justru lebih suka pamer atau menyombongkan diri secara terselubung. Nah, kalau kamu sering melihatnya atau menemuinya di media sosial, tipe orang seperti ini disebut dengan istilah humble bragging.
Seseorang yang melakukan humble bragging biasanya suka mengatakan hal yang bertolak belakang dengan niat sebenarnya. Tujuan mereka melakukan hal ini biasanya untuk mendapat pujian atau pengakuan dari orang lain, tetapi tetap terkesan rendah hati.
Baca juga: Hindari Kemasan Logam dari Besi, Ini Bahaya Karat Jika Tertelan
Berikut akan dijelaskan tipe orang humble bragging yang dapat kalian kenali. Humble bragging secara sederhananya adalah bentuk pamer yang diselimuti sikap mengeluh ataupun mempermalukan diri sendiri.
Menurut studi dari Harvard Business School, kebanyakan humble bragging dibungkus dengan kalimat yang bernada keluhan. Ternyata, tipe pamer terselubung seperti ini justru menghasilkan dampak yang lebih buruk daripada pamer secara terang-terangan.
Humble bragging ada 2 macam, yang pertama dengan cara seakan merendahkan diri sendiri seperti, "Aku gak percaya aku bisa dapat nilai paling bagus di kelas, padahal waktu belajarku mepet banget."
Sedangkan yang kedua dengan cara menyatakan komplain. "Aku heran kenapa penjaga kasirnya minta KTPku, padahal umurku sudah 20 tahun, masa' wajahku gak kelihatan sih?"
Humble bragging, menurut para peneliti, dilakukan untuk mendapatkan simpati dan kekaguman orang lain.
Dilansir dari iflscience, penelitian ini dipublikasikan di Journal of Personality and Social Psychology dan dipimpin Ovul Sezer, seorang ilmuwan bidang perilaku di University of North Carolina, Chapel Hill.
Sezer mengatakan orang seperti ini banyak ditemukan di media sosial maupun di lingkungan sekitar dan mereka akan cenderung tidak disukai orang ketika berbicara.
Beberapa penelitian sebelumnya menunjukkan orang mempromosikan atau memamerkan diri mereka untuk lebih dihargai serta disukai orang lain.
Menurut Sezer, secara profesional mungkin memang perlu, tapi secara sosial ini tidak disukai.
Intinya, seseorang yang bersikap humble bragging sedang berusaha mendapatkan pengakuan dan perhatian dari orang lain dengan cara menunjukkan kekurangannya, tapi niat sebenarnya adalah ingin dipuji atas kelebihannya.
Hal ini tentu tidak baik jika dilakukan terus menerus. Bukannya mendapat simpati orang lain, orang yang suka humble bragging rata-rata justru banyak dibenci. (OL-1)
Mengapa emosi bisa berujung kekerasan? Psikolog UGM & UI jelaskan peran Amigdala vs Prefrontal Cortex serta cara mencegah perilaku impulsif.
Jangan keliru! Pahami perbedaan antara emophilia (mudah jatuh cinta) dan love bombing (taktik manipulasi) agar terhindar dari hubungan toksik.
Posisi di tengah membuat seorang anak merasa perlu melakukan upaya ekstra untuk mendapatkan perhatian orangtua yang sering kali terbagi.
Remaja lebih mudah tergoda melakukan hal-hal yang menyenangkan atau sedang tren karena sistem limbik mereka lebih dominan
Ada mekanisme psikologis dan neurologis yang sangat kompleks yang membuat manusia modern begitu terobsesi dengan urusan privasi orang lain, seperti netizen yang terobsesi dengan artis.
PEMAHAMAN mendalam mengenai tahapan perkembangan psikologi anak bukan sekadar wawasan tambahan, melainkan fondasi utama dalam pola asuh modern di tahun 2026.
Penderita diabetes umumnya menunjukkan empat gejala utama yang saling berkaitan, atau yang sering disebut sebagai gejala klasik 4P.
Stimulasi 40Hz setiap hari mampu menjaga fungsi kognitif pasien, bahkan menurunkan biomarker utama penyakit Alzheimer.
Memasuki tahun 2026, data menunjukkan pergeseran tren medis yang mengkhawatirkan: lonjakan signifikan kasus diabetes tipe 2 pada kelompok usia 20 hingga 30 tahun (Gen Z).
Perkembangan janin yang tidak sempurna hingga memicu PJB dipengaruhi oleh berbagai faktor risiko dari sisi kesehatan orang tua maupun lingkungan.
Stroke yang dipicu oleh fibrilasi atrium cenderung lebih berat dibandingkan stroke pada umumnya.
Keempat penyakit tersebut adalah Avian Influenza (flu burung), Middle East Respiratory Syndrome Corona Virus (MERS-CoV), Super Flu, dan infeksi virus Nipah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved