Kamis 28 Oktober 2021, 19:27 WIB

Dalam Tiga Hari, Lebih dari 12 Juta Vaksin Covid-19 Tiba di RI

Ferdian Ananda Majni | Humaniora
Dalam Tiga Hari, Lebih dari 12 Juta Vaksin Covid-19 Tiba di RI

Antara
Pekerja melakukan bongkar muat envirotainer berisi vaksin Sinovac di Bandara Soekarno-Hatta.

 

PEMERINTAH terus mempercepat program vaksinasi covid-19 nasional. Oleh karena itu, pemenuhan kebutuhan vaksin harus dilakukan dengan mendatangkan stok vaksin ke Tanah Air.

Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Kominfo Usman Kansong menjelaskan sejak Selasa (26/10) hingga Kamis (28/10), pemerintah sudah mendatangkan empat tahap vaksin covid-19.

Rinciannya, tahap 101, tahap 102, tahap 103 dan tahap 104. Pada tahap ke-101, Indonesia kedatangan 4 juta vaksin covid-19 Sinovac dalam bentuk jadi pada Selasa (26/10) lalu.

Baca juga: Ini Alasan Pemerintah Tetapkan Tes PCR Syarat Perjalanan Udara

Sehari setelahnya, yakni Rabu (27/10), vaksin Sinovac juga kembali tiba di Tanah Air dengan jumlah 4 juta vaksin dan menjadi kedatangan tahap ke-102. Kemudian, pada tahap ke-103, vaksin Pfizer berjumlah 677.430 dosis dalam bentuk jadi tiba pada Kamis (28/10).

Lalu, pada Kamis (28/10) juga, tiba 4 juta vaksin covid-19 Sinovac dalam bentuk jadi, yang merupakan kedatangan tahap ke-104. "Dengan kedatangan vaksin kali ini, termasuk kedatangan vaksin kemarin, Indonesia telah kedatangan lebih dari 300 juta dosis vaksin. Baik vaksin jadi maupun bahan baku (bulk)," jelas Usman, Kamis (28/10).

Menurutnya, lancarnya kedatangan vaksin covid-19, membuat upaya percepatan dan perluasan program vaksinasi di Indonesia menjadi lebih maksimal. Hal ini juga seiring langkah pemerintah untuk meningkatkan capaian vaksinasi di berbagai daerah.

Sebagaimana arahan Presiden Joko Widodo, lanjut dia, setiap vaksin jadi yang sudah datang, akan langsung didistribusikan ke berbagai daerah di Indonesia. Dengan begitu, program penyuntikan vaksin covid-19 dapat berjalan lancar dan lebih cepat.

Baca juga: Tiga Kandidat Vaksin Covid-19 untuk Anak 5-11 Tahun Masih Diuji Klinis

Selain jaminan ketersediaan stok vaksin dan upaya percepatan vaksinasi, pemerintah juga terus menggencarkan edukasi kepada masyarakat. Khususnya, bagi mereka yang masih ragu untuk divaksin covid-19.

"Sekali lagi, pemerintah menegaskan bahwa seluruh vaksin covid-19 yang digunakan ini aman dan berkhasiat. Sudah mendapatkan izin Badan POM," tegas Usman.

Dia kembali mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap menjaga protokol kesehatan. Seperti, menggunakan masker, mencuci tangan, hingga mengurangi mobilitas. Mengingat, penyebaran covid-19 belum berakhir.(OL-11)
 

Baca Juga

dok.ist

Rehabilitasi Narkoba Ditentukan dari Program Pemulihannya

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 09 Desember 2021, 18:10 WIB
UNTUK memilih tempat pemulihan ketergantungan narkoba dengan mempertimbangkan program-program yang...
Dok. Pribadi

MAI Foundation Bertekad Jadi Laznas Tangguh dan Teman Kebaikan Umat 

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Kamis 09 Desember 2021, 18:08 WIB
Ketua Yayasan MAI Tedi Nurhikmat mengatakan, pihaknya akan terus berbenah untuk menjadi Laznas yang tangguh dan menjadi harapan terbaik...
Antara/Umarul Faruq

Kepesertaan JKN-KIS Capai 83 Persen di Tengan Pandemi Covid-19 

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Kamis 09 Desember 2021, 17:47 WIB
Ali Ghufron Mukti mengatakan, kunci terpenting dalam mewujudkan UHC adalah komitmen pemerintah untuk melindungi seluruh penduduknya melalui...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya