Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH bakal menerapkan aturan tes PCR di semua moda trasnportasi. Namun, keputusan itu dinilai keliru oleh epidemiolog dari Griffith University, yakni Dicky Budiman.
Menurutnya, tes PCR merupakan gold standard bagi penegakan diagnosis covid-19. Akan tetapi, penggunaan tes PCR untuk strategi kesehatan masarakat bukan hal yang tepat.
Baca juga: Ini Alasan Pemerintah Tetapkan Tes PCR Syarat Perjalanan Udara
"Penggunaan PCR untuk strategi kesehatan masyarakat tidak cost effective dan akan melahirkan beban baru. Mulai dari beban yang ditanggung fasilitas kesehatan untuk memenuhi SDM, hingga beban biaya pada masyarakat," ujar Dicky saat dihubungi, Rabu (27/10).
Walau pemerintah telah menetapkan batas atas tarif PCR sebesar Rp275 ribu untuk Jawa-Bali dan Rp300 ribu untuk luar Jawa-Bali, namun penetapan harga itu tetap dipertanyakan. Dalam hal ini, apakah sudah sesuai dengan kemampuan masyarakat.
"Di Amerika Serikat saja, wilingness to pay untuk testing hanya US$5. Itu negara yang jauh lebih kaya dari kita. Artinya, kita pasti di bawah itu. Mungkin di kisaran Rp50 ribu," pungkas Dicky.
Baca juga: Cegah Gelombang Ketiga Covid-19, Pemerintah Hapus Cuti Bersama Nataru
Lebih lanjut, dia menyoroti persoalan alat pemeriksaan PCR yang belum banyak diproduksi di Indonesia, sehingga harus impor. Hal itu akan menimbulkan masalah baru bagi provider di lapangan untuk memenuhi permintaan publik.
"Sebagai solusi, jangan paksakan pakai PCR. Bukan berarti PCR jelek, tapi masih ada solusi yang sifatnya win-win solution, yaitu tes antigen. Ini yang harus diterapkan, agar harganya menguntungkan publik, tapi tidak mengurangi kualitas," tutupnya.(OL-11)
Melihat ancaman besar terhadap keberlanjutan layanan kesehatan dasar, dr. Harmeni mendirikan Symptomedic, platform telemedisin dan layanan pengantaran obat.
ANCAMAN kesehatan global kembali muncul dari Tiongkok. Setelah virus corona yang menyebabkan pandemi covid-19, kali ini virus baru influenza D (IDV) ditemukan.
Sengketa gaji Cristiano Ronaldo dengan Juventus terkait penundaan pembayaran saat pandemi covid-19 masih berlanjut. Putusan arbitrase dijadwalkan 12 Januari 2026.
Teknologi vaksin mRNA, yang pernah menyelamatkan dunia dari pandemi covid-19, kini menghadapi ancaman.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Studi Nature Communications ungkap pandemi Covid-19 mempercepat penuaan otak rata-rata 5,5 bulan, meski tanpa infeksi. Siapa yang paling terdampak?
Dari kasus kematian di Pamekasan saja dapat diketahui bahwa case fatality rate (CFR) campak di Indonesia jauh melampaui ambang batas global.
PENETAPAN Kejadian Luar Biasa (KLB) karena suatu penyakit atau pun keracunan makanan di daerah memunculkan dilema bagi daerah tersebut.
KLB keracunan makanan hanyalah KLB lokal yang terjadi secara bersama-sama, bukan KLB yang saling terkait penularan antara satu provinsi dan provinsi lain.
Epidemiolog sekaligus peneliti Global Health Security, Dicky Budiman, mengatakan bahwa sebetulnya hal tersebut tidak mengagetkan karena covid-19 kini sudah menjadi endemi.
Melonjaknya angka covid-19 di negara-negara tetangga perlu menjadi sinyal kewaspadaan yang bukan hanya harus direspons otoritas kesehatan tetapi juga masyarakat.
KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) telah mengeluarkan Surat Edaran pada 28 Mei lalu mengenai kewaspadaan lonjakan covid-19.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved