Senin 25 Oktober 2021, 23:35 WIB

KPAI Diminta Umumkan Data-Data Anak yang Bocor ke Publik

Atalya Puspa | Humaniora
KPAI Diminta Umumkan Data-Data Anak yang Bocor ke Publik

MI
Kantor KPAI

 

KEBOCORAN data anak di Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) tidak cukup hanya dengan melaporkan ke kepolisian. Konsultan Yayasan Lentera Anak Reza Indragiri Amriel mendesak KPAI untuk mengumumkan ke publik dan menelisik data-data apa saja yang dicuri dan disebarkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab itu.

"KPAI harus umumkan ke publik. Tujuannya agar masyarakat terutama anak-anak yang datanya dibocorkan bisa melakukan pencegahan terjadinya situasi buruk berikutnya," kata Reza dalam keterangannya, Senin (25/10).

Ia menyatakan, jangan sampai KPAI menyerahkan sepenuhnya kasus tersebut ke kepolisian. Namun demikian, KPAI harus ambil bagian dalam memberikan informasi ke publik dan memohon maaf secara terbuka. Tujuannya agar anak-anak juga bisa menjaga diri mereka.

Reza melanjutkan, ada risiko buruk yang bisa dialami oleh anak-anak yang datanya bocor tersebut dan mereka harusnya diberikan perlindungan khusus.

"Tapi anak-anak itu masuk dalam kategori apa? Dari 15 kategori anak yang memperoleh perlindungan khusus sebagaimana tercantum pada UU Perlindungan anak, nampaknya anak-anak yang datanya diretas ataupun dijual itu tidak masuk dalam kategori manapun. Alhasil boleh jadi ada kekosongan hukum yang dibutuhkan untuk memberikan perlindungan khusus bagi mereka," beber dia.

Reza menegaskan, kekosongan hukum tersebut harus ditambal selekasnya. Caranya bukan dengan merevisi UU Perlindungan Anak, karena hal tersebut akan memakan waktu panjang.

Sebagai gantinya, pemerintah, menurut dia, bisa mengeluarkan peraturan pemerintah pengganti undang-undang dengan isi tentang kewajiban dan tanggung jawab pemberian perlindungan khusus kepada anak-anak dalam kasus kebocoran data.

"Kewajiban dan tanggung jawab itu diembankan ke pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan lembaga negara lainnya," ucap Reza.

Dengan payung hukum kuat, pihak-pihak yang menyalahgunakan data tersebut bisa dipidana. (Far/H-2)

 

Baca Juga

Ist/Kemenparekraf

Sandiaga Uno : Dari Desa Bangun indonesia untuk Kebangkitan Ekonomi

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 08 Desember 2021, 09:19 WIB
Desa wisata diyakinkan akan membangkitkan perekonomian bangsa. Kebangkitan ekonomi desa juga bisa mebangkitkan ekonomi...
dok.AFP

CDC AS Nilai Indonesia Berisiko Rendah Penularan Covid-19

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Rabu 08 Desember 2021, 09:05 WIB
PUSAT Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) mengungkapkan Indonesia termasuk negara dengan risiko penularan covid-19...
MI/Supardji Rasban

Lomba Baca Puisi dan Pidato Bahasa Tegal, Gairahkan Bahasa Lokal

👤Supardji Rasban 🕔Rabu 08 Desember 2021, 08:35 WIB
PEMKOT Tegal bekerjasama dengan BC Tegal menggelar lomba cipta baca puisi dan pidato dengan bahasa Tegal sebagai upaya melestarikan bahasa...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya