Sabtu 09 Oktober 2021, 16:18 WIB

Kasus Pencabulan Ayah pada 3 Anak Dihentikan, Kompolnas: Ajukan Praperadilan

Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Humaniora
Kasus Pencabulan Ayah pada 3 Anak Dihentikan, Kompolnas: Ajukan Praperadilan

Antara
Ilustrasi garis polisi yang terpasang di suatu TKP.

 

POLRI menyatakan kasus dugaan pencabulan ayah terhadap tiga anak kandungnya di Luwu Timur, Sulawesi Selatan, yang telah ditutup sudah sesuai prosedur.

Menanggapi hal itu, Komisioner Kompolnas Poengky Indarti berpendapat pelapor atau kuasa hukum korban bisa mengajukan permohonan praperadilan. “Agar hakim praperadilan dapat memutuskan sah atau tidaknya SP3. Praperadilan itu jadi upaya hukum untuk men-challenge polisi,” ujar Poengky kepada Media Indonesia, Sabtu (9/10).

Baca juga: Begini Kronologi Penghentian Kasus Bapak Perkosa 3 Anak

Apabila hakim praperadilan menyatakan SP3 sah, lanjut dia, kasus pencabulan ayah terhadap ketiga anaknya tidak akan dibuka kembali. Namun, jika SP3 dinyatakan tidak sah oleh hakim, penyidik wajib membuka kembali kasus tersebut.

Poengky juga meminta penyidik untuk mengedepankan asas praduga tak bersalah. Serta, mencari alat bukti dengan bantuan scientific crime investigation. “Visum Et Repertum itu salah satu bentuk scientific crime investigation,” imbuhnya.

Baca juga: Kuasa Hukum Korban Pelecehan Seksual Ragukan Hasil Internal KPI

Lebih lanjut, dirinya memberikan contoh kasus penghentian penyelidikan yang kemudian dipraperadilankan. Seperti, kasus warga Desa Sumber Rejo, Kecamatan Sempol, yang menggugat praperadilan Polres Bondowoso di pengadilan negeri setempat.

Upaya itu terpaksa dilakukan warga, karena polisi dinilai telah menghentikan proses penyelidikan kasus di desa tersebut. Warga menuding Polres Bondowoso sengaja menghentikan penyelidikan kasus dugaan pemalsuan tanda tangan yang dilakukan seorang perangkat desa. Padahal, kasus tersebut akan memasuki tahap penyidikan.(OL-11)

Baca Juga

Dok MI

Penyebab Kematian Mendadak pada Bayi Mulai Terkuak

👤Basuki Eka Purnama 🕔Selasa 17 Mei 2022, 10:15 WIB
"Temuan ini mewakili kemungkinan mengidentifikasi bayi yang berisiko mengalami SIDS sebelum kematian dan membuka jalan baru untuk...
ANTARA FOTO/Arnas Padda

Cegah Virus Hendra, Jaga Kebersihan Sanitasi Kandang Kuda

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Selasa 17 Mei 2022, 10:03 WIB
Masyarakat yang memiliki kuda harus tetap waspada dan terus memperhatikan kebersihan kandang kuda agar tidak terjadi penyebaran virus...
Unsplash

Ini Lima Mitos Seputar Penggunaan Tabir Surya

👤Basuki Eka Purnama 🕔Selasa 17 Mei 2022, 09:15 WIB
Setiap orang wajib menggunakan tabir surya minimal SPF 15+ yang perlu diaplikasikan ulang setiap dua...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya