Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
BERDASARKAN Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 Tentang Percepatan Penurunan Stunting Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) akan mengupayakan penurunan stunting melalui pendekatan keluarga. Targetnya angka stunting mencapai 14% pada 2024.
Plt Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga BKKBN Lalu Makripudin mengatakan upaya yang pencegahan dimulai dari penyiapan kehidupan berkeluarga, dengan mencegah kehamilan dini dan menjaga jarak kehamilan bisa menjadi upaya jitu penurunan stunting.
"Jadi mulai remaja dan 3-4 bulan kita perhatikan kondisi kesehatan, perhatikan, dampingi," kata Makripudin dalam webinar Praktik Baik Upaya Percepatan Penurunan Stunting dari BKKBN dan Tanoto Foundation, Rabu (6/10)
Pernikahan dini terhitung dari kurang dari 18 tahun karena jika pernikahan cepat terjadi akan membahayakan kesehatan ibu dan anak. Kemudian jarak kehamilan juga minimal 24 bulan. Selain itu pencegahan anemia pada ibu atau calon ibu hamil harus diperhatikan.
"Selanjutnya pengasuhan 1.000 hari dengan melakukan intervensi Anak usia di bawah dua tahun (Baduta)," ucapnya.
BKKBN sendiri memiliki 12 kegiatan dan 5 strategi penurunan angka stunting di Indonesia dengan dibantu berbagai mitra. Selain itu mengubah pola pikir dan perilaku masyarakat juga penting untuk menyiapkan keluarga yang siap membesarkan anak tanpa stunting.
Dosen Politeknik Kesejahteraan Sosial Bandung, Elly Susilowati menyebutkan terdapat upaya dalam mengubah perilaku masyarakat agar lebih mengerti cara pencegahan stunting.
Dalam mengubah pola pikir dan perilaku masyarakat terutama di desa bisa melalui pertemuan warga, acara kreatif, penyebaran pesan, dan poster.
"Sementara upaya edukasi juga perlu dilakukan melalui tatap muka, diskusi, edukasi pada kelas ayah dan remaja, serta memberi pengetahuan kepada pemuka agama," ungkapnya. (Iam/OL-09)
Selain penurunan angka stunting, hasil evaluasi menunjukkan bahwa 64,28 persen balita peserta program mengalami perbaikan status gizi.
Pada 2026 cakupan intervensi diharapkan semakin luas sehingga target penurunan stunting hingga 5 persen pada 2045 dapat tercapai.
SELAMA ini kita terlalu sering memaknai pembangunan sebagai pembangunan fisik: jalan, jembatan, gedung, kawasan industri, dan infrastruktur digital, tapi melupakan manusia
Kemenkes ungkap 6% bayi di Indonesia lahir dengan berat badan rendah (BBLR) lewat Program Cek Kesehatan Gratis 2025. Simak risiko stuntingnya.
Kepala BGN Dadan Hindayana mengingatkan makanan manis, gorengan, dan soda boleh dikonsumsi, tapi proporsinya perlu dikurangi agar gizi seimbang.
Data menunjukkan bahwa 20%–30% anak di Indonesia terdeteksi mengalami cacingan secara global.
Pada 2026 cakupan intervensi diharapkan semakin luas sehingga target penurunan stunting hingga 5 persen pada 2045 dapat tercapai.
Sentuhan ini ternyata sudah bisa dirasakan oleh bayi di dalam kandungan saat kehamilan memasuki trimester kedua.
Seiring bertambahnya usia kehamilan, ukuran bayi yang semakin besar akan memberikan tekanan mekanis pada pembuluh darah di sekitar panggul.
Anemia bukan sekadar masalah kekurangan darah biasa, melainkan pemicu berbagai komplikasi serius.
Ia menjelaskan pada 1.000 hari pertama kehidupan penting untuk perkembangan anak dan BGN akan pastikan program untuk seluruh ibu hamil, ibu menyusui dan anak balita.
Darah implantasi adalah flek ringan tanda awal kehamilan. Ketahui ciri, penyebab, waktu muncul, dan cara membedakannya dari haid.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved