Rabu 06 Oktober 2021, 07:47 WIB

Komunitas Yakusa Berikan Beasiswa Rp400 Juta untuk 20 Mahasiswa UICI

mediaindonesia.com | Humaniora
Komunitas Yakusa Berikan Beasiswa Rp400 Juta untuk 20 Mahasiswa UICI

Ist
Acara penandatanganan kerja sama antara Komunitas Yakusa dan UICI di Kantor Rektorat UICI, Jakarta.

 

PARA alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) di lingkungan Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang tergabung dalam Komunitas Yakin Usaha Sampai (Yakusa) memberikan beasiswa senilai Rp400 juta kepada 20 mahasiswa Universitas Insan Cita Indonesia (UICI).

Pemberian beasiswa itu ditandai dengan penandatanganan kerja sama antara Komunitas Yakusa dengan UICI di Kantor Rektorat UICI, Jalan H.R. Rasuna Said Kav c-18. Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (05/10/2021).

Pada kesempatan tersebut, Komunitas Yakusa diwakili oleh Viryan Aziz (Anggota KPU RI) dan pihak UICI diwakili oleh Wakil Rektor Universitas Insan Cita Indonesia (UICI) Bidang Administrasi Digital, Keuangan, dan Sumber Daya Insani Lely Pelitasari Soebekty.

Penandatanganan kerja sama itu disaksikan langsung oleh Rektor UICI, Prof. Laode Masihu Kamaludin dan Wakil Rektor Bidang Akademik, Riset dan Pengembangan, serta Digital Advancement Prof. Jaswar Koto.

Seusai acara, Viryan mengatakan beasiswa dari Komunitas Yakusa itu akan diberikan secara penuh hingga mahasiswa itu lulus kuliah.

Hal tersebut, menurut Viryan, adalah bagian dari komitmen Komunitas Yakusa dan UICI menjemput masa depan generasi yang mampu beradaptasi dengan perubahan.

"Kita menjemput masa depan, menyiapkan generasi muda Indonesia yang bisa beradaptasi dan memimpin perubahan, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga tingkat global," Viryan pada keterangan pers, Rabu (6/10).

Viryan mengungkapkan untuk memimpin perubahan skala global itu dibutuhkan sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni dalam bidang digital.

"SDM digital menjadi kata kunci untuk bisa memimpin perubahan digital, baik tingkat nasional maupun tingkat global," imbuh Viryan.

Lebih lanjut, Viryan berharap UICI dapat melahirkan SDM digital tersebut, tidak hanya untuk satu atau dua tahun, tetapi untuk jangka waktu yang lebih panjang. 

"Salah satu caranya mengubah pola masa lalu dengan menyiapkan SDM yang bisa menjemput masa depan, bukan hanya untuk satu, dua tahun, tetapi SDM yang diproyeksikan sudah bisa beradaptasi ketika mereka nanti menjadi pemimpin-pemimpin bangsa 15 sampai 20 tahun ke depan," tutup Viryan.

Sehari sebelumnya, UICI juga dikunjungi oleh Komisaris Bank Syariah Indonesia (BSI), Arief Rosyid Hasan.

Pada kesempatan itu, ia menyatakan komitmen turut serta dalam membangun UICI. Ia menyampaikan gagasan bahwa komunitas Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) mencontoh kekuatan civil society di Amerika Serikat.

Ia juga menjelaskan tentang potensi kolaboratif yang bisa dijajaki, baik melalui wakaf produktif di BSI juga di Dewan Masjid Indonesia. (RO/OL-09)

Baca Juga

Antara

Waspada Varian Baru, Pemerintah Diminta Perketat Pintu Masuk Wisatawan Asing

👤Ant 🕔Sabtu 27 November 2021, 23:57 WIB
Berkaca pada varian Delta, Indonesia terlambat mencegah dan mengantisipasi sehingga terjadi lonjakan kasus...
DOK YAKULT

30 Tahun Yakult Berkontribusi untuk Indonesia

👤Ihfa Firdaus 🕔Sabtu 27 November 2021, 21:48 WIB
Saat ini, penjualan Yakult mencapai 7 juta botol per hari. Jumlah ini masih akan bertambah karena baru 3,5% masyarakat Indonesia yang...
Dok. KLHK

Kaum Muda Bergerak Pulihkan Lingkungan Hidup

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Sabtu 27 November 2021, 21:00 WIB
Diharapkan KLHK melibatkan kaum muda di dalam proses-proses pembuatan kebijakan yang berkaitan langsung dengan kaum...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya