Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBAGAI negara yang memiliki populasi Musli terbesar didunia, kehalalan sebuah produk menjadi sesuatu yang wajib. Hal itu berlaku bagi semua produk dari luar negeri maupun lokal. Dengan kata lain semua produk, terutama makanan harus disematkan label halal agar bisa tidaknya dikonsumsi umat Muslim.
Berangkat dari situ Korean Culture Centre Indonesia (KCCI) yang memiliki misi budaya untuk menyebarluaskan budaya Korea di Indonesia berkolaborasi dengan CJ Indonesia memperkenalkan budaya memasak ala Korea dengan meluncurkan program web series 'Masak Yuk! With Halal Gochujang' di CGV Grand Indonesia, Jakarta Pusat.
Baca juga: Ke Jawa Timur, Wapres Tinjau Kawasan Industri Halal
Pasta Gochujang otentik buatan Korea ini juga telah mendapatkan sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) sehingga misi pengenalan budaya Korea melalui makanan akan lebih mudah diterima masyarakat Indonesia.
Acara peluncuran program web series ini dihadiri oleh Kim Yong-woon selaku Direktur KCCI dan Shin Hee Sung selaku Presiden Direktur CJ Indonesia serta beberapa influencer yang tergabung dalam program web series 'Masak Yuk! With Halal Gochujang'.
Dalam sambutannya Kim Yong-woon menyampaikan bahwa adanya web series ini dapat menjadi channel informasi sekaligus edukasi bagi masyarakat Indonesia untuk memperkenalkan lebih jauh lagi tentang budaya masak ala Korea dengan menggunakan Gochujang sebagai bahan baku utama.
“Budaya memasak tradisional ala Korea yang masih dipertahankan saat ini tercermin pada Gochujang dimana fermentasi pasta cabai ini menjadi bahan baku otentik yang masih dipertahankan hingga saat ini. Harapan kami dengan adanya web series yang dikemas dengan cara yang lucu dan menarik ini, dapat dengan mudah dipahami dan diterima masyarakat Indonesia,” ujarnya.
Shin Hee Sung menambahkan bahwa dengan adanya produk Gochujang yang telah bersertifikat halal dari MUI ini mampu menarik minat masyarakat untuk mengeksplorasi mengenai masakan Korea.
“Apalagi K-wave di Indonesia saat ini sangatlah tinggi, maka kami kedepan juga berencana untuk menghadirkan produk halal lebih banyak lagi dari CJ. Gochujang Halal ini juga telah kami gunakan pada produk baru di Tous Les Jours yaitu Roti Crocket dan juga Tteokpokki yang akan dijual di CGV yang bisa dinikmati masyarakat Indonesia,” tambahnya.
Web series Masak Yuk! With Halal Gochujang nantinya akan tayang dalam 5 episode yang mengisahkan tentang berbagai rasa masakan khas Korea yang dibalut dengan keseruan dari para influencer hingga informasi yang bermanfaat terkait nilai-nilai budaya yang akan diperankan oleh Alphi, Vidya, Geraldy, Bora, dan Jinjuu dan dapat disaksikan di Channel Youtube KCCIndonesia hingga akhir Oktober. (RO/A-1)
Para tamu diundang untuk menikmati Iftar Buffet Dinneristimewa dengan menu tematik Indonesia seperti Lamb Ouzi, Ta’jil Island, serta ragam hidangan internasional.
ibis Styles Serpong BSD City menggelar Corporate Gathering sekaligus memperkenalkan rangkaian promosi kuliner tematik hasil kolaborasi bersama bintang tamu dari MasterChef Indonesia.
Mengusung semangat kolaborasi budaya, ajang ini menjadi panggung bagi keragaman cita rasa Australia untuk bersanding harmonis dengan kekayaan kuliner Indonesia.
Lunar Prosperity Feast Delights menghadirkan pilihan menu yang merepresentasikan tradisi, rasa, dan filosofi berbagi dalam perayaan Tahun Baru Imlek.
Industri kedai kopi di Jakarta kian kompetitif seiring menjamurnya konsep visual dan pengalaman ruang yang ditawarkan.
ARYADUTA Menteng menggandeng salah satu maestro kuliner Indonesia paling berpengaruh, Chef William Wongso untuk Ramadan kali ini
Menlu RI Sugiono menegaskan komitmen Indonesia-Turki memperkuat kerja sama industri, produk halal, dan pertanian saat bertemu Presiden Erdogan di Istanbul.
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mempertegas komitmennya dalam mendukung daya saing pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM) sektor perikanan melalui penguatan ekosistem halal.
Tujuan utama dari kesepakatan ini adalah membangun sinergi yang kuat, harmonisasi program, dan kolaborasi yang efektif dalam melaksanakan sosialisasi, edukasi, dan promosi bidang JPH.
Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap produk halal, kehalalan kini tak lagi sekadar syarat, melainkan menjadi simbol kualitas, keamanan, dan tanggung jawab moral.
produk-produk halal memiliki potensi besar untuk memperluas akses pasar sekaligus meningkatkan daya saing produk Indonesia di kancah global.
Ia menjelaskan, secara global, halal sudah menarik bukan di negara muslim saja, tapi sudah menyasar ke negara non muslim seperti Tiongkok, Jepang, Rusia bahkan negara-negara Eropa
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved