Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBAGAI negara yang memiliki populasi Musli terbesar didunia, kehalalan sebuah produk menjadi sesuatu yang wajib. Hal itu berlaku bagi semua produk dari luar negeri maupun lokal. Dengan kata lain semua produk, terutama makanan harus disematkan label halal agar bisa tidaknya dikonsumsi umat Muslim.
Berangkat dari situ Korean Culture Centre Indonesia (KCCI) yang memiliki misi budaya untuk menyebarluaskan budaya Korea di Indonesia berkolaborasi dengan CJ Indonesia memperkenalkan budaya memasak ala Korea dengan meluncurkan program web series 'Masak Yuk! With Halal Gochujang' di CGV Grand Indonesia, Jakarta Pusat.
Baca juga: Ke Jawa Timur, Wapres Tinjau Kawasan Industri Halal
Pasta Gochujang otentik buatan Korea ini juga telah mendapatkan sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) sehingga misi pengenalan budaya Korea melalui makanan akan lebih mudah diterima masyarakat Indonesia.
Acara peluncuran program web series ini dihadiri oleh Kim Yong-woon selaku Direktur KCCI dan Shin Hee Sung selaku Presiden Direktur CJ Indonesia serta beberapa influencer yang tergabung dalam program web series 'Masak Yuk! With Halal Gochujang'.
Dalam sambutannya Kim Yong-woon menyampaikan bahwa adanya web series ini dapat menjadi channel informasi sekaligus edukasi bagi masyarakat Indonesia untuk memperkenalkan lebih jauh lagi tentang budaya masak ala Korea dengan menggunakan Gochujang sebagai bahan baku utama.
“Budaya memasak tradisional ala Korea yang masih dipertahankan saat ini tercermin pada Gochujang dimana fermentasi pasta cabai ini menjadi bahan baku otentik yang masih dipertahankan hingga saat ini. Harapan kami dengan adanya web series yang dikemas dengan cara yang lucu dan menarik ini, dapat dengan mudah dipahami dan diterima masyarakat Indonesia,” ujarnya.
Shin Hee Sung menambahkan bahwa dengan adanya produk Gochujang yang telah bersertifikat halal dari MUI ini mampu menarik minat masyarakat untuk mengeksplorasi mengenai masakan Korea.
“Apalagi K-wave di Indonesia saat ini sangatlah tinggi, maka kami kedepan juga berencana untuk menghadirkan produk halal lebih banyak lagi dari CJ. Gochujang Halal ini juga telah kami gunakan pada produk baru di Tous Les Jours yaitu Roti Crocket dan juga Tteokpokki yang akan dijual di CGV yang bisa dinikmati masyarakat Indonesia,” tambahnya.
Web series Masak Yuk! With Halal Gochujang nantinya akan tayang dalam 5 episode yang mengisahkan tentang berbagai rasa masakan khas Korea yang dibalut dengan keseruan dari para influencer hingga informasi yang bermanfaat terkait nilai-nilai budaya yang akan diperankan oleh Alphi, Vidya, Geraldy, Bora, dan Jinjuu dan dapat disaksikan di Channel Youtube KCCIndonesia hingga akhir Oktober. (RO/A-1)
Secara historis, sate bulayak merupakan makanan khas dari Kecamatan Narmada, Lombok Barat.
Bagi masyarakat Maluku Utara, Lalampa bukan sekadar makanan, melainkan tradisi yang tak terpisahkan dari momen kebersamaan.
Rumah Makan Padang Nan Lamak resmi dibuka di Jakarta Selatan. Sajikan rendang dan ayam goreng khas Solok dengan resep autentik Minang dan konsep made-to-order.
Bukan sekadar nasi kari biasa, menu ini dikenal dengan porsi melimpah, rasa kuah kari yang khas, dan harga yang ramah di kantong.
Spesial tahun ini, hidangan-hidangan Turki dapat dinikmati di Jakarta, tepatnya di DoubleTree by Hilton Jakarta – Diponegoro melalui program “Taste of Turkiye”.
SEPANJANG Ramadan 2026, berbagai atraksi dan daya tarik untuk mendukung aktivitas masyarakat dihadirkan di Tangerang, salah satunya Ramdan Adventure.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) menggelar prosesi penandatanganan Nota Kesepahaman.
Asosiasi Lembaga Pemeriksa Halal Indonesia meminta agar tuduhan pungutan liar (pungli) dalam proses sertifikasi halal tidak digeneralisasi tanpa klarifikasi berbasis fakta dan regulasi.
BANDUNG International Food & HoReCa Expo (BIFHEX) yang memasuki tahun ke-11 penyelenggaraannya, yang merupakan ajang B2B terbesar di Jawa Barat.
Menlu RI Sugiono menegaskan komitmen Indonesia-Turki memperkuat kerja sama industri, produk halal, dan pertanian saat bertemu Presiden Erdogan di Istanbul.
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mempertegas komitmennya dalam mendukung daya saing pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM) sektor perikanan melalui penguatan ekosistem halal.
Tujuan utama dari kesepakatan ini adalah membangun sinergi yang kuat, harmonisasi program, dan kolaborasi yang efektif dalam melaksanakan sosialisasi, edukasi, dan promosi bidang JPH.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved