Kamis 30 September 2021, 15:48 WIB

Vaksin Bantuan Pemerintah Italia Tiba di Tanah Air

Atalya Puspa | Humaniora
Vaksin Bantuan Pemerintah Italia Tiba di Tanah Air

DOK Kemenkominfo.
Retno memastikan diplomasi vaksin akan bekerja untuk mengamankan kebutuhan vaksin bagi keperluan rakyat Indonesia.

 

PADA Kamis (30/9), Indonesia kedatangan vaksin tahap 80 yang berupa donasi dari pemerintah Italia melalui Covax Facility. Adapun, jumlah vaksin yang tiba berjumlah 796.800 dosis AstraZeneca yang membuat total vaksin yang diterima Indonesia baik dalam bentuk bulk dan vaksin jadi mencapai 274.400.590 dosis.

"Saya ingin menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada pemerintah Italia. Saya juga langsung mengirim pesan kepada Menteri Luar Negeri Italia untuk secara langsung menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang diberikan," ujar Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Kamis (30/9).

Duta Besar Italia untuk Indonesia, Benedetto Latteri, mengatakan dengan donasi ini menunjukkan persahabatan dan dukungannya kepada pemerintah Indonesia dalam memerangi penyebaran covid-19 di seluruh Tanah Air. Menurutnya, vaksin ini akan membantu mempertahankan upaya yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia untuk mempercepat kampanye vaksinasi. "Italia telah melipatgandakan sumbangannya ke negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah melalui Fasilitas Covax dari 15 menjadi 45 juta dosis pada akhir 2021 senilai lebih dari 385 juta euro,” ujarnya.

Retno menambahkan, pada Sabtu 2 Oktober 2021, Indonesia juga akan kembali menerima 600 ribu vaksin AstraZeneca dari pemerintah Prancis melalui jalur bilateral. Dengan begitu, Indonesia akan menerima 3.163.540 dosis vaksin dari Prancis. "Terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada pemerintah Prancis atas dose sharing kepada Indonesia," katanya.

Retno memastikan diplomasi vaksin akan bekerja untuk mengamankan kebutuhan vaksin bagi keperluan rakyat Indonesia. Dengan upaya kuat yang telah dilakukan selama ini, Indonesia telah menyuntikkan lebih dari 140 juta dosis vaksin, salah satu yang terbesar di Asia, setelah Tiongkok, India, dan Jepang.

Selain terus menyuarakan kesetaraan akses vaksin untuk semua negara, Retno juga menyebut Indonesia berada di garda depan dalam memberikan masukan bagi upaya penataan ulang arsitektur kesehatan dunia agar dunia lebih siap hadapi tantangan kesehatan di masa mendatang. Dalam konteks inilah, Indonesia telah menjadi salah satu co-sponsor pengusulan sebuah International instrument for Pandemic Preparedness and Response.

Baca juga: Puan Puji BIN Gelar Vaksinasi dan Rilis Aplikasi Tangkal Covid-19

"Indonesia tergabung dalam Group of Friends of the Treaty for Pandemic Preparedness and Response," katanya. Menurutnya, diplomasi Indonesia juga dijalankan untuk melawan diskriminasi dan politisasi terhadap vaksin. "Upaya ini terus kita bawakan termasuk terakhir dalam pertemuan Dewan Gavi dengan para co-chairs Covax AMC Engagement Group dimana Menlu RI menjadi salah satu ketuanya," pungkas dia. (OL-14)

Baca Juga

Dok Pribadi

Komnas Perempuan Catat Kasus Perbudakan Modern Masih Marak

👤Atalya Puspa 🕔Jumat 03 Desember 2021, 11:24 WIB
17 kasus perbudakan seksual pada kurun waktu yang sama, yang sebagian besarnya dilakukan oleh suami dan anggota...
Ist

Pemanfaatan Frekuensi Radio untuk Pantau Kesehatan Pasien Kanker

👤Eni Kartinah 🕔Jumat 03 Desember 2021, 11:14 WIB
Sistem informasi “Radio Frequency Identification Device” berbasis mobile untuk meningkatkan pemantauan kesehatan pasien...
dok.Ant

Pasien Covid-19 di RSDC Wisma Atlet Kemayoran Tinggal 137 Orang

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Jumat 03 Desember 2021, 10:40 WIB
SEMPAT melonjak naik, jumlah pasien di Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran terus...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya