Minggu 19 September 2021, 11:43 WIB

Menkes: Penyuntikan Vaksin Booster pada Masyarakat Umum Tidak Etis

Atalya Puspa | Humaniora
Menkes: Penyuntikan Vaksin Booster pada Masyarakat Umum Tidak Etis

ANTARA/Umarul Faruq
Petugas kesehatan menyuntikkan vaksin covid-19 kepada ibu hamil di Gedung Hemodialisis RSUD Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (26/8/2021)

 

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan, penerimaan suntik vaksin dosis ketiga bagi golongan nonnakes tidaklah etis. Pasalnya, saat ini masih banyak masyarakat yang membutuhkan vaksin dan bahkan belum mendapatkan vaksin suntikan pertama.

"Booster is clinically right, but ethically wrong. Antibodi memang akan naik. Tapi kalau sekarang ditanya, kita baru vaksinasi 78 juta orang. Artinya ada 125 juta rakyat yang belum seberuntung kita dapat vaksin pertama saja belum," kata Budi dalam diskusi virtual yang dipantau Minggu (19/9).

Budi mengungkapkan, permasalahan terbesar dalam program vaksinasi ialah ketersediaan vaksin. Dengan jumlah vaksin yang terbatas, Budi menegaskan bahwa semua orang harus mendapatkan akses yang sama.

Baca jugaGuru Besar UGM Masuk Daftar 100 Orang Paling Berpengaruh di Dunia

"Vaksin itu jumlahnya terbatas. Itu tidak etis untuk kita maksa, ngotot, even mau bayar atau mencari sumber, mengambil jatah saudara-saudara kita yang tidak seberuntung kita. Melindungi diri sendiri saat orang lain kesulitan tidaklah etis," tegas Budi.

Ia juga menegaskan, bahwa vaksinasi bukanlah satu-satunya jalan untuk meredakan pandemi. Di samping vaksinasi, masyarakat juga harus tetap memperhatikan protokol kesehatan dan mobilitas di ruang publik.

Belajar dari sejumlah negara yang cakupan vaksinasinya sangat tinggi, seperti Amerika Serikat, Israel, dan Inggris, ketiga negara tersebut justru kini kembali mengalami kenaikan kasus karena adanya varian baru.

"Kesimpulannya? Jangan jumawa. Jangan merasa bahwa vaksin adalah segalanya. Karena kita gak tahu akan ada varian baru seperti apa ke depan. Bisa dibuat vaksinnya gak," ucap dia. (H-3)

Baca Juga

Dok. Kemenag

Wamenag: Santri Abad 21 Harus Melek Literasi Digital 

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 22 Oktober 2021, 01:04 WIB
“Santri abad ke-21 harus memiliki keterampilan literasi digital (digital literacy), di samping literasi baca tulis, literasi...
Dok. UNJ

UNJ Gelar Sarasehan Bahas Polemik tentang Statuta Baru Pemberian Gelar Kehormatan 

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 22 Oktober 2021, 01:02 WIB
Rektor UNJ Komarudin mengatakan, setelah sempat ramai di media massa, pada kesempatan sarasehan itu, ia mengajak semua duduk bersama dalam...
Antara

Pemprov DKI Klaim Kesiapan Hadapi Hidrometeorologi

👤Ant 🕔Kamis 21 Oktober 2021, 23:48 WIB
BMKG memberikan peringatan bahwa bencana hidrometeorologi akan datang lebih awal di akhir...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Sukses PON Papua 2021 Pemerataan Pembinaan di Seluruh Pelosok Negeri

Sukses prestasi ditandai dengan tercipta banyak rekor meski penyelenggaraan multiajang olahraga terakbar Tanah Air itu digelar di masa pandemi covid-19.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya