Sabtu 04 September 2021, 19:50 WIB

Nakes Akui Pembayaran Insentif Dilakukan dengan Cepat dan Tepat Sasaran

Atalya Puspa | Humaniora
Nakes Akui Pembayaran Insentif Dilakukan dengan Cepat dan Tepat Sasaran

ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat
Sejumlah tenaga kesehatan berjalan dengan membawa barang pribadinya keluar dari Rusun Pasar Rumput, Manggarai, Jakarta.

 

ANGGOTA Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia menyebut, janji pemerintah untuk membayarkan insentif tenaga kesehatan dengan cepat dan tepat sasaran memang benar adanya. Anggota Persi Daniel Wibowo mengungkapkan, di lapangan, pembayaran insentif kepada nakes memang berjalan lancar.

"Benar, memang tidak ada masalah berarti bagi pembayaran insentif nakes," kata Daniel saat dihubungi, Sabtu (4/9).

Namun demikian, ia mengungkapkan, rumah sakit juga harus cekatan dalam mengikuti prosedur yang ditentukan oleh Kementerian Kesehatan. Hal itu dilakukan agar pembayaran insentif berjalan dengan semestinya.

Sebelumnya, pemerintah memastikan proses penyaluran insentif bagi tenaga kesehatan (nakes) dilakukan dengan cepat dan tepat sasaran. Progres atau kemajuan pembayaran insentif tahun 2020 dari pemerintah yang sempat tertunda terus diakeselerasi dan kini sudah mencapai 99,3%.

"Pemerintah menegaskan bahwa perlindungan nakes adalah prioritas, termasuk dalam hal memenuhi setiap hak dan insentif untuk nakes. Kami mengapresiasi seluruh nakes yang terlibat dan memastikan pembayaran insentif akan dilakukan dengan cepat dan tepat sasaran," tegas Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate.

Baca juga: Hoaks Hambat Penanggulangan Covid-19 di Jateng

Johnny memastikan pemerintah akan terus mengakselerasi pembayaran insentif bagi nakes sebagai garda depan penanganan covid-19. Pembayaran insentif ini akan diberikan kepada seluruh nakes, mulai dari dokter, perawat, hingga relawan yang bertugas di fasilitas pelayanan kesehatan masyarakat.

"Hingga saat ini, realisasi penyaluran insentif sudah mencapai Rp 7,42 triliun atau 81,8 persen dari total pagu sebesar Rp 9,078 triliun. Realisasi ini merupakan akumulasi dari pembayaran tunggakan 2020, insentif 2021 dan santunan kematian," ujar Johnny.

Menkominfo menjelaskan dari pagu sebesar insentif nakes tahun 2021 sebesar Rp7,42 triliun, sepanjang Januari-Juli 2021 pemerintah telah menyalurkan Rp5,865 triliun atau mencapai 80 persen. Sementara itu, pembayaran santunan kematian sebesar mencapai Rp93,6 milyar atau 55,1 persen dari total pagu Rp170 miliar.

"Sementara itu, pembayaran insentif nakes tahun 2020 sebesar Rp1,469 triliun atau setara 99,3 persen dari pagu tunggakan sebanyak Rp1,480 triliun," tambahnya.

Johnny menjelaskan, untuk tanggungan tunggakan 2020, masih ada sebagian kecil yang belum dibayarkan sekitar 0,6 persen karena keterlambatan beberapa fasilitas pelayanan kesehatan dalam memenuhi dokumen yang diminta BPKP untuk proses peninjauan.

Johnny menegaskan pemerintah berkomitmen untuk memastikan sistem pembayaran insentif nakes terus diperbaiki. Kementerian Kesehatan bekerja sama dengan Kemendagri akan terus mengawal bersama pelaksanaannya di daerah.

"Pada Senin (30/8), Mendagri bahkan sudah mengeluarkan surat teguran untuk 10 kepala daerah yang belum membayarkan insentif bagi nakes di daerahnya. Hal ini semata-mata dilakukan untuk memastikan proses pembayaran insentif bagi nakes dapat tersalurkan dengan cepat dan tepat sasaran,” katanya. (OL-4)

Baca Juga

MI/Dok IHH

Mengenal Gubal, Kuliner Khas Suku Laut

👤Basuki Eka Purnama 🕔Selasa 26 Oktober 2021, 06:15 WIB
Gubal adalah makanan khas Lingga yang berbahan baku sagu. Dibuat dari campuran kelapa muda yang telah...
Dok. Pribadi

Mengembangkan Wastra Papua dengan Teknik Guta Tamarin

👤Dr Nuning Yanti Damayanti Staf Pengajar, Prodi Seni Rupa, Fakultas Seni Rupa dan Desain ITB 🕔Selasa 26 Oktober 2021, 06:00 WIB
PADA April lalu, tim dari Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Teknologi Bandung (FSRD-ITB), melakukan kegiatan pengabdian kepada...
Youtube/MediaIndonesia

Dampak Pandemi bagi Penyair Joko Pinurbo dan Inggit Putria Marga

👤Kevino Dwi Velrahga 🕔Selasa 26 Oktober 2021, 00:14 WIB
Ketika pandemi Covid-19  hadir dan merubah segala aktivitas manusia, puisi turut mengalami perkembangan serta dapat pula menjadi...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Bongkar Transaksi Narkoba Rp120 Triliun

Para anggota sindikat narkoba juga kerap memanfaatkan warga yang polos untuk membantu transaksi dari dalam ke luar negeri dan sebaliknya.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya