Jumat 03 September 2021, 22:40 WIB

Kemendikbudristek Luncurkan Layanan Uji Kompetensi Secara Daring

Widhoroso | Humaniora
Kemendikbudristek Luncurkan Layanan Uji Kompetensi Secara Daring

Ist
Dirjen Pendidikan Vokasi Kemendikbudristek Wikan Sakarinto.

 

DIREKTORAT Jenderal Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) memperkenalkan layanan 'Si Kompeten'. Layanan ini akan mempermudah masyarakat untuk melakukan uji kompetensi secara daring.

"'Si Kompeten' merupakan layanan yang dikembangkan Direktorat Kursus dan Pelatihan Ditjen Vokasi, yang bertujuan untuk meningkatkan penjaminan mutu proses uji kompetensi dan mutu lulusan. Ini merupakan upaya mendigitalisasi proses yang dulunya manual sehingga memunculkan berbagai kecepatan dan kemudahan bagi masyarakat," ujar Dirjen Pendidikan Vokasi Kemendikbudristek Wikan Sakarinto di Jakarta, Jumat (3/9).

Dengan demikian, jelasnya, hal itu diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat dalam melakukan uji kompetensi dan juga sertifikasi. Dengan layanan tersebut, masyarakat dapat dengan mudah mengakses layanan.

Wikan menambahkan layanan tersebut juga menjamin mutu lulusan, peningkatan mutu pengujian dan digitalisasi. "Semua peserta kursus tidak hanya mengetahui apa yang dipelajarinya, tetapi teruji kemampuan kerjanya sesuai dengan kompetensi yang dibutuhkan dunia kerja. Proses pengujiannya bukan formalitas, tetapi benar-benar mengukur kemampuan dan akuntabel," ungkapnya.

Sedangkan Direktur Kursus dan Pelatihan Ditjen Vokasi Wartanto mengatakan pelaksanaan uji kompetensi dengan menggunakan teknologi yang mumpuni sehingga dapat memantau langsung siswa yang sedang mengikuti ujian, meskipun dilakukan secara daring. "Dengan teknologi, peserta uji kompetensi tidak bisa melakukan kecurangan," katanya.

Ia menambahkan pihaknya juga menerapkan sistem untuk mengetahui keaslian peserta uji kompetensi, sehingga mencegah pihak-pihak yang ingin menggunakan jasa joki ataupun mau melakukan pemalsuan ijazah.

Wartanto menambahkan masyarakat yang ingin mengikuti uji kompetensi tidak harus dari lembaga kursus, melainkan juga diperbolehkan bagi yang belajar secara mandiri. Saat ini, layanan uji kompetensi daring tersedia pada 38 bidang kompetensi. (Ant/OL-15)

Baca Juga

ANTARA/Muhamad Ibnu Chazar

YKMI: SK Menkes Belum Sepenuhnya Jalankan Putusan MA

👤Humaniora 🕔Senin 23 Mei 2022, 09:00 WIB
50 persen vaksin halal dan 50 persen vaksin haram, sangat tidak proporsional, karena mayoritas pengguna vaksin itu umat Islam yang...
Istimewa Kementan

UGM Digandeng Pemkab Pamekasan Kembangkan Peternakan Berbasis Pesantren

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 23 Mei 2022, 08:45 WIB
Sebagai upaya memajukan ekonomi dan mendidik santri terampil...
ANTARA/ARNAS PADDA

Kemenag dan Kemenkes Latih Petugas Haji Embarkasi Makassar

👤Humaniora 🕔Senin 23 Mei 2022, 08:15 WIB
Para calon jemaah haji embarkasi Makassar berasal dari 8 Provinsi di Indonesia Timur, yakni Sulsel, Sultra, Sulbar, Gorontalo, Maluku,...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya