Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Investasi Sejak di Bangku Sekolah, Gerakan Membangun Masa Depan

Syarief Oebaidillah
21/11/2025 08:36
Investasi Sejak di Bangku Sekolah, Gerakan Membangun Masa Depan
Ilustrasi(Dok ist)

MELALUI praktik bisnis, Teaching Factory, PKL, hingga berbagai projek kewirausahaan, siswa SMK telah memiliki keterampilan untuk menghasilkan pendapatan. Tugas sekolah atau lembaga pendidikan adalah memastikan mereka memahami cara mengelola, mengembangkan, dan menumbuhkan penghasilan itu menjadi aset jangka panjang.

"SMK hari ini tidak hanya menyiapkan anak-anak kita untuk bekerja,  juga untuk mandiri secara finansial sejak usia muda. Kami mendorong literasi finansial dan kebiasaan investasi sebagai bagian dari budaya belajar di SMK," kata Dr. Arie Wibowo Khurniawan, 
Direktur Sekolah Menengah Kejuruan ( SMK) Kemendikdasmen pada peresmian Griya Investasi SMK di SMK  Metland , Cilengsi, Bogor, Selasa 18 November 2025.

Dalam keterangannya, Arie Wibowo menekankan pola pikir atau mindset yang ingin dibangun sederhana yakni menjadi  kaya itu direncanakan, bukan kebetulan.Sebab itu, anak SMK harus dibekali pemahaman tentang perencanaan keuangan, teknologi finansial, dan investasi digital yang aman. Dengan memulai lebih dini, mereka akan memiliki keunggulan yang tidak dimiliki generasi sebelumnya.

Dikatakan transformasi SMK adalah transformasi ekonomi bangsa. Ketika jutaan anak SMK mampu mengelola uang dengan benar, berinvestasi secara konsisten, dan berani membangun usaha—maka Indonesia tidak hanya mendapatkan tenaga kerja kompeten juga generasi yang produktif, mandiri, dan berdaya saing global.

Pihaknya mengapresiasi peresmian Griya Investasi SMK di SMK Metland yang merupakan kolaborasi antara MNC Securitas, IDX, Podomoro University ( Universitas Podomoro) dan Direktorat SMK Kemendikdasmen. 
"Kami percaya, investasi sejak bangku sekolah khususnya SMK merupakan ikhtiar jangka panjang yang harus dimulai pada hari ini, di SMK Metland ini, untuk mencetak talenta unggul yang siap menghadapi Indonesia Emas 2045," tandas Arie.

Darmawan, Kepala Sekolah (Kepsek ) SMK Metland ,Cilengsi mengutarakan  pendidikan vokasional di tingkat menengah seperti SMK Metland, perlu terus berinovasi dalam memberikan kebaruan  kegiatan pembelajaran.SMK selayaknya memiliki kemitraan yg sangat kuat dengan industri  juga perguruan tinggi, untuk penguatan kompetensi murid dan pengembangan wawasan berbasis industri, khususnya industri keuangan seperti perbankan, pasar modal, investasi dan sejenisnya bagi SMK yang melayani murid dalam bidang keahlian Bisnis Manajemen, terutama pada program keahlian  Akuntansi dan keuangan lembaga.

Menurut Darmawan kerjasama antara SMK.Metland, Universitas Podomoro, MNC sekuritas dan Bursa Efek Indonesia ( BEI) adalah wujud sinergi  strategis untuk membantu kesadaran pentingnya literasi keuangan khususnya bagi siswa program keahlian akuntansi.

Pada kesempatan sama,Samuel Anindyo Widhyoko,
Ketua Prodi Digital Accounting & Strategic Corporate Finance Podomoro University mengakui dan menyadari realitas perubahan zaman dan disrupsi digital yang menuntut lahirnya akuntan yang tidak lagi sekadar kuat di area administratif  juga mahir dalam berbagai platform keuangan digital dan memiliki kemampuan berpikir strategis untuk pengembangan korporasi. Melalui pendirian Galeri Investasi Edukasi di Metland School yang berkolaborasi dengan direktorat SMK, MNC Sekuritas, dan Bursa Efek Indonesia, pihaknya telah merealisasikan pembelajaran tentang investasi yang bernafaskan kewirausahaan dan bisnis berkelanjutan. Hal ini juga merupakan bentuk komitmen pengabdian dalam memajukan pendidikan dan ekonomi Bangsa demi menuju Indonesia Emas 2045. Seluruh indikator generasi emas tersebut pada dasarnya telah nampak pada seluruh siswa/i SMK Metland School yang dihasilkan dari mekanisme akademik yang progresif dan revolusioner.

"Podomoro University berkomitmen melalui Galeri Investasi Edukasi ini kami wujudkan sebagai inkubator awal lahirnya calon investor, tradepreneur, dan stock broker muda yang bukan hanya piawai ber-investasi demi memperkaya diri,  juga sumber daya manusia yang berpikir strategis, berjiwa wirausaha, beretika mulia, dan berorientasi pada keberlanjutan," tukas Samuel. 

Komitmen Kuat

Teja Amanda Putra Market Development BEI  mengutarakan kegiatan edukasi investasi di SMK Metland  menunjukkan komitmen kuat dunia pendidikan dalam menyiapkan generasi muda yang melek finansial sejak dini.

Bursa Efek Indonesia mengapresiasi semangat dan inisiatif Direktur SMK Kemendikdasmen Arie Wibowo, Darmawan Sunarja Kepala Sekolah SMK Metland yang secara progresif membuka ruang pembelajaran baru bagi siswa di SMK. Hal ini menjadi bukti bahwa literasi keuangan kini semakin relevan dan dibutuhkan. 

"Kami di BEI sangat senang dapat berkolaborasi dan berharap edukasi seperti ini terus berlanjut agar para siswa mampu mengambil keputusan finansial yang bijak di masa depan," tandasnya.

Head of Education & Community Partnership MNC sekuritas Andri Muharizal, menjelaskan pentingnya, menata keuangan sejak dini bagi murid SMK. Mereka belajar mengelola uang yang diperolehnya untuk kepentingan dana darurat, serta memahami cara membangun aset di masa depan.

Dikatakannya, lulusan SMK jurusan akuntansi dan keuangan telah memiliki fondasi melalui pembelajaran di sekolah, sehingga relatif akan lebih mudah untuk mengenal instrumen investasi seperti reksa dana maupun pasar saham, yang dapat di akses dengan platform motion trade.
Suharti, Ketua  Kegiatan Peresmian Galeri Investasi Edukasi Metland School menambahkan kegiatan Seminar Cerdas Berinvestasi dan Peresmian Galeri Investasi Edukasi SMK Metland ini menjadi langkah penting dalam memperkuat literasi finansial siswa dan sebagai  laboratorium Investasi yang nyata.(H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik