Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Kemendikdasmen Siapkan Modul Berjenjang Pendidikan Inklusif 2026

Ficky Ramadhan
28/11/2025 15:16
Kemendikdasmen Siapkan Modul Berjenjang Pendidikan Inklusif 2026
Dirjen Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus, Tatang Muttaqin.(Dok. MI)

KEMENTERIAN Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Ditjen Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus menegaskan komitmennya untuk memperkuat layanan pendidikan inklusif.

Salah satu langkahnya adalah dengan menyediakan modul pendidikan berjenjang pendidikan inklusif yang disusun bersama mitra dan akan digunakan sebagai bahan utama pelatihan guru pada 2026.

Dirjen Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus, Tatang Muttaqin menjelaskan bahwa proses penyusunan modul dilakukan secara kolaboratif agar kontennya benar-benar sesuai kebutuhan di lapangan.

"Modul ini sudah dibuat bersama inovasi, dan hasilnya akan menjadi bahan untuk pelatihan guru tahun 2026. Penyusunan memang kami lakukan karena menyangkut bidang pendidikan khusus, tetapi pelatihan gurunya nanti akan dilaksanakan dan dikoordinasikan oleh Ditjen GTK," kata Tatang dalam diskusi bertajuk "Hari Disabilitas Internasional" di Jakarta, Jumat (28/11).

Menurutnya, modul tersebut disiapkan untuk memastikan guru memiliki pemahaman berjenjang dalam mendampingi peserta didik berkebutuhan khusus.

Sementara modul menunggu untuk digunakan pada pelatihan resmi tahun depan, pendampingan terhadap siswa disabilitas tetap berjalan oleh guru-guru yang sudah ada di sekolah.

"Saat ini sebenarnya guru-guru yang ada mendampingi siswa-siswa disabilitas tersebut. Memang tadi levelnya ada yang sudah cukup maju, ada yang memang masih bertahap," jelasnya.

Dengan kehadiran modul berjenjang ini, pemerintah berharap kompetensi guru dalam layanan pendidikan inklusif dapat meningkat secara sistematis, sehingga setiap anak penyandang disabilitas memperoleh pendampingan yang lebih optimal. (H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya