Headline

Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.

Pembangunan Sekolah Rakyat Kabupaten Bekasi Ditargetkan Rampung Juni 2026

Anton Kustedja
13/1/2026 17:18
Pembangunan Sekolah Rakyat Kabupaten Bekasi Ditargetkan Rampung Juni 2026
Sekda Kabupaten Bekasi Endin Samsudin meninjau kegiatan pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat, Senin (12/1) .(MI/Anton Kustedja-HO/Pemkab Bekasi)

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Bekasi memastikan pembangunan proyek Sekolah Rakyat di wilayahnya terus dikebut dan ditargetkan tuntas pada Juni 2026. Target ini diselaraskan dengan kontrak kerja agar gedung sekolah siap digunakan untuk memulai aktivitas belajar mengajar pada tahun ajaran baru 2026-2027.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bekasi, Endin Samsudin, menegaskan bahwa Sekolah Rakyat merupakan program strategis pemerintah pusat guna memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu. Program ini diwujudkan melalui pembangunan gedung sekolah baru yang inklusif di berbagai daerah.

"Sekolah Rakyat merupakan program pemerintah pusat untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu melalui pembangunan gedung sekolah baru di berbagai daerah, termasuk Kabupaten Bekasi. Kami pemerintah daerah tentu sangat mendukung program ini," ujar Endin saat menghadiri seremoni peletakan batu pertama secara virtual di Desa Sukamahi, Cikarang Pusat, Senin (12/1).

Progres Capai 10%
Meskipun seremoni nasional baru digelar serentak pada Senin lalu, Endin mengungkapkan bahwa pengerjaan fisik di lapangan sebenarnya telah dimulai sejak Desember 2025. Saat ini, progres pembangunan tercatat telah mencapai angka 10%.

"Kalau%tase pembangunan sudah 10%, kontraknya berjalan sampai dengan Juni 2026. Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat, khususnya Bapak Presiden serta Kementerian PUPR, termasuk jajaran pemerintah provinsi selaku pelaksana pekerjaan," tuturnya.

Ke depan, Sekolah Rakyat di Kabupaten Bekasi diproyeksikan mampu menampung jenjang pendidikan mulai dari SD hingga SMA. Pemerintah menargetkan kapasitas tampung mencapai 1.000 siswa dalam satu angkatan.

Penjaringan Siswa Melalui DTSEN
Untuk memastikan program tepat sasaran, Pemkab Bekasi melalui Dinas Sosial telah memulai pendataan calon peserta didik. Proses ini merujuk pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dengan skema penjaringan keluarga pada desil satu sampai lima.

"Sekolah Rakyat diharapkan mampu mendorong peningkatan status sosial masyarakat melalui pendidikan yang setara dan inklusif. Insya Allah nanti Sekolah Rakyat Kabupaten Bekasi menampung jenjang SD hingga SMA dengan target sekitar 1.000 siswa dalam satu angkatan," tambah Endin.

Fasilitas di Atas Lahan Hibah
Kepala Satker Pelaksanaan Prasarana Strategis Jawa Barat Kementerian Pekerjaan Umum, Tommy, menjelaskan bahwa proyek ini berdiri di atas lahan seluas 5,4 hektare milik Pemkab Bekasi. Lahan tersebut akan dihibahkan kepada Kementerian Sosial selaku operator program.

Fasilitas yang dibangun mencakup infrastruktur lengkap, mulai dari ruang kelas, asrama putra dan putri bagi siswa dan pengajar, ruang serbaguna, hingga sarana peribadatan.

"Fasilitas meliputi ruang kelas, asrama putra dan putri, termasuk untuk wali asrama dan pengajar. Selain itu juga ada ruang serbaguna, ruang makan, ruang ibadah, serta fasilitas olahraga seperti lapangan mini soccer, basket dan lapangan upacara," pungkas Tommy. (AK/P-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Eksa
Berita Lainnya