Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
DEPRESI bisa mengubah hidup seseorang. Perawatan medis dan konseling seringkali dapat membantu meringankan gejala, tetapi pengobatan gaya hidup, seperti diet sehat, juga dapat meningkatkan kesejahteraan seseorang.
Tidak ada diet khusus untuk mengobati depresi. Tetapi konsumsi lebih banyak beberapa makanan mungkin dapat membantu beberapa orang mengelola gejala depresi.
Dikutip dari Medical News Today, sebuah studi yang dilakukan pada 2017 menemukan bahwa, gejala orang dengan depresi sedang hingga berat membaik ketika mereka menerima sesi konseling gizi dan makan makanan yang lebih sehat selama 12 minggu. Makanan apa saja itu?
1. Selenium
Beberapa ilmuwan telah menyarankan bahwa meningkatkan asupan selenium dapat membantu meningkatkan suasana hati dan mengurangi kecemasan, yang dapat membantu membuat depresi lebih mudah dikelola.
Selenium hadir dalam berbagai makanan, termasuk biji-bijian utuh, kacang brazil, beberapa makanan laut, daging organ, seperti hati.
2. Vitamin D
Menurut meta-analisis 2019, vitamin D dapat membantu memperbaiki gejala depresi. Orang mendapatkan sebagian besar vitamin D mereka melalui paparan sinar matahari dan makanan.
Makanan yang dapat memberikan vitamin D antara lain ikan yang berminyak, produk susu yang diperkaya, hati sapi, dan telur.
3. Asam lemak omega-3
Hasil beberapa penelitian menunjukkan bahwa, asam lemak omega-3 dapat membantu menghilangkan gangguan depresi. Makan asam lemak omega-3 dapat mengurangi risiko gangguan mood dan penyakit otak, dengan meningkatkan fungsi otak dan melestarikan selubung mielin yang melindungi sel-sel saraf.
Sumber asam lemak omega-3 yang baik termasuk ikan air dingin, seperti salmon, sarden, tuna, dan mackerel, biji rami, minyak biji rami, dan biji chia, dan kenari.
4. Antioksidan
Vitamin A (beta karoten), C, dan E mengandung zat yang disebut antioksidan. Zat ini membantu menghilangkan radikal bebas, yang merupakan produk limbah dari proses alami tubuh yang dapat menumpuk di dalam tubuh.
Jika tubuh tidak dapat menghilangkan radikal bebas yang cukup, stres oksidatif dapat berkembang. Sejumlah masalah kesehatan dapat terjadi, yang mungkin termasuk kecemasan dan depresi.
Hasil studi pada 2012 menyarankan bahwa, mengonsumsi vitamin yang menyediakan antioksidan dapat mengurangi gejala kecemasan pada orang dengan gangguan kecemasan umum. Diet yang kaya buah-buahan dan sayuran segar, kedelai, dan produk tanaman lainnya dapat membantu mengurangi gejala depresi yang berhubungan dengan stres.
5. Vitamin B
Vitamin B-12 dan B-9 (folat, atau asam folat) membantu melindungi dan memelihara sistem saraf, termasuk otak. Mereka dapat membantu mengurangi risiko dan gejala gangguan mood, seperti depresi. (Medcom.id/H-2)
BPOM mengajak masyarakat menjadi konsumen cerdas dan berdaya dengan selalu menerapkan Cek KLIK (Kemasan, Label, Izin edar, dan Kadaluarsa) sebelum membeli atau mengonsumsi produk pangan.
Selain dari sinar matahari, asupan melalui minuman adalah cara praktis untuk memenuhi kebutuhan harian vitamin D Anda.
Temukan inspirasi resep minuman kekinian dengan susu yang viral dan mudah dibuat. Lengkap dengan tips bisnis, modal, dan variasi rasa untuk pemula.
Dalam konsep piramida gizi seimbang, susu hanyalah salah satu opsi dari kelompok sumber protein.
Susu sejatinya berfungsi sebagai bagian dari makanan lengkap atau sekadar makanan selingan, terutama saat sarapan.
Orang tua disarankan lebih cermat menyiasati pemenuhan gizi anak di rumah, terutama bagi anak yang lebih menyukai susu dibandingkan makanan utama.
Dalam pola makan seimbang, daging berperan penting untuk pertumbuhan, kekuatan otot, dan daya tahan tubuh. Namun, konsumsinya tetap perlu dibatasi dan diolah dengan cara sehat
Perumda Dharma Jaya memastikan bahwa stok daging untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 sudah aman.
Pergub Nomor 36 tahun 2025 merupakan perubahan atas Peraturan Gubernur nomor 1999 tahun 2016 tentang Pengendalian Hewan Penular Rabies.
Dengan langkah penyimpanan yang tepat, sisa daging tetap lezat, aman, dan siap disantap keesokan harinya.
Daging merupakan salah satu bahan pangan utama karena mengandung protein hewani, zat besi, zinc, dan vitamin B kompleks yang penting bagi pertumbuhan dan kesehatan tubuh.
Risiko kontaminasi bakteri dapat terjadi akibat air yang digunakan di rumah belum tentu sebenarnya berada dalam kondisi yang higienis, baik menggunakan air galon maupun keran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved