Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
Koordinator Nasional Destructive Fishing Watch (DFW) Indonesia, Moh Abdi Suhufan mengatakan dalam kurun waktu 2018-2020 produksi sirip hiu kering yang tercatat oleh otoritas laut Arafura di Kabupaten Kepulauan Aru, Provinsi Maluku adalah sebanyak 56 ton. Angka eksploitasi hiu dan pari akan lebih tinggi jika ditambahkan dengan kegiatan penangkapan hiu yang tidak dilaporkan.
“Setiap tahun rata-rata laut Aru menghasilkan 18,6 ton sirip hiu kering dengan berbagai ukuran kecil sampai besar dengan nilai Rp 11,3 miliar,” kata Abdi dalam keterangannya, Senin (23/8).
Volume dan nilai sirip hiu akan bertambah tinggi jika menambahkan transaksi perdagangan lainnya seperti daging, kulit, tengkorak dan rahang hiu.
Baca juga: BKKBN Tekankan Penajaman Penanganan Stunting dari Hulu
“Dalam 3 tahun terakhir, total volume produksi daging, kulit, tengkorak dan rahang hiu mencapai 805 ton,” ujar Abdi.
Abdi menambahkan selain hiu, eksploitasi dan penangkapan ikan Pari Kikir atau Kekeh juga sangat tinggi. Dalam kurun waktu 2018-2020 produksi ikan ini mencapai 7,5 ton.
Tingginya eksploitasi dan penangkapan ikan hiu di Kepulauan Aru salah satunya dikarenakan masih adanya izin yang diterbitkan oleh pemerintah provinsi Maluku untuk kapal-kapal rawai pencari hiu ukuran di bawah 30GT.
“Sejauh ini penangkapan hiu belum menerapkan sistim kuota sehingga laju eksploitasi hiu tidak dapat dikontrol,” katanya.
Tidak ada spesies atau jenis khusus hiu dan pari yang menjadi target tangkapan oleh para nelayan di Dobo Kepulauan Aru. Mereka menangkap jenis apa saja. Sedangkan untuk alat tangkap yang digunakan adalah pancing rawai dasar dan juga jaring dasar tetap.
“Menjadi kendala utama untuk tracing jenis hiu yang ditangkap oleh para nelayan karena kondisi ikan yang sudah tidak utuh pada saat didaratkan,” ungkapnya.
Baca juga: Angka Stunting Sejumlah Daerah Masih di Atas Rata-Rata Nasional
Selanjutnya Abdi mengatakan bahwa kapal ikan yang beroperasi dalam penangkapan hiu di Aru cukup beragam, mulai dari kapal kecil dengan ukuran 5 GT hingga kapal-kapal yang berukuran 20 GT.
Jumlah armada kapal pencari hiu cukup banyak di Dobo dengan alat tangkap pancing rawai dasar untuk berburu ikan hiu. Para pencari hiu ini umumnya para nelayan yang berasal dari Makassar.
Adapun wilayah fishing ground nelayan pencari hiu berada di sekitar Suaka Alam Perairan (SAP) Aru bagian Tenggara, sekitar Pulau Babi dan Perairan Aru bagian utara.
Tidak salah jika Indonesia merupakan pusat biodiversity dunia. Hal ini salah satunya bisa dibuktikan dengan tingginya keanekaragaman jenis ikan hiu dan pari yang ditemukan di periaran Indonesia.
Dari 500 jenis hiu dan pari di dunia, 221 jenis ditemukan di perairan Indonesia. Dari 221 jenis tersebut terdiri dari 117 jenis ikan hiu, 3 jenis ikan hiu hantu, dan 101 jenis ikan pari.
Namun demikian, ancaman atas biodiversitas dan kelimpahan ini makin nyata karena tingginya eksploitasi dan penangkapan hiu dan pari. Salah satu perairan yang merupakan lokasi favorit penangkapan dan eksploitasi ikan hiu dan pari di Indonesia adalah laut Arafura. (H-3)
Penelitian terbaru mengungkap gunung-gunung bawah laut atau seamount menjadi pusat kumpulan hiu dan predator besar. Namun habitat unik ini terancam overfishing dan trawl dasar.
Ilmuwan mengembangkan teknologi pendeteksi hiu martil langka melalui DNA lingkungan (eDNA) tanpa perlu menangkap hewan.
Jaringan Muro Lembata bertujuan merangkul segenap pemangku kepentingan untuk bergerak dalam konservasi pesisir dan ekosistem laut berbasis kearifan lokal (Muro).
Pemerintah Indonesia memperkuat komitmennya dalam mencapai target konservasi laut 30% atau sekitar 97,5 juta hektare dari total wilayah laut nasional pada tahun 2045.
Konservasi spesies laut dilindungi juga menjadi titik fokus kegiatan WWF-Indonesia dengan berkontribusi dalam penyusunan rencana tata ruang laut (RZ KSN/KSNT) di 11 lokasi.
YKAN, sejak 2014, berfokus pada pelestarian alam dan kolaborasi dengan masyarakat lokal. Salah satu contohnya adalah sistem sasi.
Mirkoplastik yang menempel di permukaan fitoplankton dapat menghalangi sinar matahari sehingga menghambat proses fotosintesis dan menurunkan kemampuan fitoplankton menyerap karbon.
PENELITIAN ilmiah terbaru menunjukkan bahwa rumput laut memiliki kemampuan menyerap karbon dioksida (CO2) jauh lebih cepat dibandingkan hutan daratan.
Sinergi ini bertujuan untuk mendukung agenda pemerintah dalam memberdayakan nelayan pesisir sekaligus membangun budaya keselamatan di laut yang lebih kokoh.
Puisi Aku Laut, Aku Ombak karya Iverdixon Tinungki menggambarkan laut sebagai bagian hidup yang dekat dengan manusia.
ANAK-anak muda Tanah Air berhasil menoreh prestasi dengan menciptakan karya seni yang memanfaatkan sampah platik. Beautiful Raja Ampat karya Dwi Siti Qurrotu Aini dari ITB
Larangan impor produk akuatik oleh Tiongkok merupakan pukulan telak bagi industri makanan laut Jepang, terutama ekspor kerang dan teripang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved