Rabu 11 Agustus 2021, 13:30 WIB

Menteri Bintang: Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Jangan Ragu Divaksin Covid-19

mediaindonesia.com | Humaniora
Menteri Bintang: Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Jangan Ragu Divaksin Covid-19

DOK KEMEN PPPA
Menteri PPPA Bintang Puspayoga.

 

MENTERI Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga sangat menghargai upaya Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk memastikan pemberian vaksinasi Covid-19 bagi ibu hamil lewat Surat Edaran (SE) HK.02.01/I/2007/2021.
 
Surat Edaran tersebut tentang 'Vaksinasi Covid-19 Bagi Ibu Hamil dan Penyesuaian Skrining Dalam Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19'. Edaran ini ditandatangani oleh Plt Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes Maxi Rein Rondonuwu pada 2 Agustus 2021.
 
"Terbitnya Surat Edaran ini memberi kepastian pelaksanaan perlindungan bagi ibu hamil dari ancaman Covid-19, khususnya di daerah-daerah dengan kasus penularan yang tinggi," ujar Menteri Bintang, Rabu (11/8).
 
Ibu hamil menjadi salah satu kelompok yang sangat berisiko apabila terpapar Covid-19. Dalam beberapa waktu terakhir, dilaporkan sejumlah ibu hamil yang terkonfirmasi positif Covid-19 mengalami gejala berat bahkan meninggal dunia.
 
Di samping vaksin ibu hamil yang juga telah sesuai rekomendasi Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional atau Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI), Kementerian Kesehatan juga menyatakan vaksinasi Covid-19 aman bagi ibu menyusui.
 
Menteri Bintang pun menegaskan pentingnya untuk proses skrining terhadap dua target sasaran itu yang memang harus dilakukan secara rinci dan teliti. Bagi ibu hamil, proses skrining atau penafisan harus dilakukan secara detail dibandingkan sasaran lain. Dan vaksin Covid-19 hanya bisa diberikan kepada ibu hamil yang usia kandungannya sudah 13 minggu dan berada di trimester kedua kehamilan.
 
Di Indonesia, laporan kependudukan menyebutkan ada sedikitnya 4,5 juta kehamilan setiap tahunnya. Jumlah itu mengikuti angka kesuburan atau Total Fertility Rate (TFR) di Indonesia yang masih berada di angka 2.45.
 
Upaya pemberian vaksinasi COVID-19 dengan sasaran ibu hamil juga telah direkomendasikan oleh Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional (ITAGI). Hal itu, lanjut Menteri Bintang menambah keyakinan ibu hamil untuk mau divaksinasi.
 
Disebutkan kalau vaksinasi bagi ibu hamil akan menggunakan jenis vaksin Covid-19 platform mRNA yakni Pfizer dan Moderna, serta vaksin platform inactivated Sinovac. Tentunya akan disesuaikan dengan jenis vaksin yang tersedia di Indonesia.
 
Dosis pertama vaksin Covid-19 akan mulai diberikan pada trimester kedua kehamilan, dan untuk pemberian dosis kedua dilakukan sesuai dengan interval dari jenis vaksin. "Semoga ibu hamil tetap terjaga kesehatannya, supaya kelak mampu melahirkan dengan selamat dan bayinya lahir dalam kondisi sehat dan terlindungi," pungkas Menteri Bintang. (RO/OL-10)

Baca Juga

AFP

WHO Sebut Belum Ada Laporan Kematian Akibat Varian Omicron

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Sabtu 04 Desember 2021, 16:35 WIB
WHO telah memperingatkan bahwa perlu waktu berminggu-minggu untuk menentukan seberapa menular varian...
ANTARA FOTO/Fikri Yusuf

21 Daerah Alami Peningkatan Kasus, Pemda Diminta Tingkatkan Pelacakan Kontak

👤Atalya Puspa 🕔Sabtu 04 Desember 2021, 14:56 WIB
Adapun, sejumlah daerah tersebut mengalami peningkatan kasus akibat klaster komunitas, mulai dari klaster sekolah, perkatoran, pasar, dan...
dok.mi

Apa Sih Hipotesis Itu? Ini Contohnya Biar Kamu Tau

👤Sofia 🕔Sabtu 04 Desember 2021, 13:30 WIB
KITA seringkali mendengar kata hipotesis, tapi belum tau pasti apa...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya