Headline
Membicarakan seputar Ramadan sampai dinamika geopolitik.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJALAN dengan upaya menekan penyebaran viruskcorona jenis baru (Covid-19), pemerintah menganjurkan masyarakat untuk tetap mengedepankan kesehatan dan kebersihan dalam menjalani kegiatan sehari-hari.
Beberapa cara yang bisa dilakukan oleh masyarakat untuk menjalankan hidup sehat, mulai dari rutin berolahraga, konsumsi makanan sehat, menerapkan protokol kesehatan, serta menggunakan alat elektronik seperti air purifier untuk mendapatkan udara yang lebih sehat di dalam ruangan.
Penggunaan air purifier bahkan tercantum dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 27 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 4, Level 3, dan Level 2 Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali yang diteken oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian pada Senin (2/8/2021).
Dalam Inmendagri tersebut tertulis, ruangan harus selalu diupayakan untuk memiliki ventilasi udara yang baik. Membuka pintu, jendela, dapat dilakukan untuk mengurangi risiko penularan. Dalam kondisi pintu atau jendela tidak dapat dibuka, maka air purifier dengan High Efficiency Particulate Air (HEPA) filter dapat digunakan di dalam ruangan.

Air purifier kini memang semakin banyak digunakan pemilik rumah selama pandemi Covid-19. Fungsi alat ini adalah untuk membersihkan udara di dalam ruangan dari paparan polusi, virus, hingga bakteri.
Polusi udara tidak hanya knalpot kendaraan atau asap pabrik. Tungau debu, spora jamur, serbuk sari, dan bulu hewan peliharaan di udara di dalam rumah dapat menyebabkan masalah jika keluarga atau Anda menderita alergi atau asma.
Di sinilah fungsi HEPA filter, yaitu untuk menyaring udara buruk dalam ruangan, membersihkan debu, bulu halus dan partikel-partikel yang memicu alergi.

Bagi konsumen yang membeli air purifier pada periode 1-31 Agustus 2021 akan mendapat Happycall Titanium Double Pan Jumbo Grill. Penawaran terbatas ini berlaku untuk individu dengan pembelian paket 6 bulan, 36 bulan,dan 60 bulan.
Menukil WebMD, HEPA filter adalah jenis filter udara mekanis yang bekerja dengan memaksa udara melalui jaring halus yang menjebak partikel berbahaya seperti serbuk sari, bulu hewan peliharaan, tungau debu, dan asap tembakau. Mekanisme ini pula yang disematkan Coway pada produk penyaring udaranya.
Coway Air Purifier memiliki HEPA filter yang efektif membersihkan sirkulasi udara buruk dalam uangan tertutup dan berfungsi menyaring sampai 0,01 mikrometer partikel super mikro di udara. Perangkat ini juga dapat membersihkan polutan udara seperti bulu hewan, debu halus, bau tidak sedap, sisa gas berbahaya, asap rokok, bakteri, dan virus.
Adapun untuk memenuhi kebutuhan pelanggan Indonesia mengenai kualitas udara dalam ruangan, Coway meluncurkan Air Purifier terbaru yaitu Tornado AP-1520C. Keunggulan produk tersebut yakni memiliki enam langkah sistem filter dengan RBD Plasma dan Ionizer.
RBD Plasma mampu membunuh jamur, bakteri, menghilangkan gas berbahaya dari VOC (Volatile Organic Compound) hingga E.Coli, yang fungsinya dimaksimalkan dengan menghasilkan Ionizer pengikat debu dan bau gas. (RO/OL-09)
Poltekes Bhakti Kencana menawarkan tiga program studi strategis yang dirancang berdasarkan kebutuhan pasar kerja
KITA semua mengikuti dengan waspada perkembangan eskalasi konflik dan perang di kawasan Timur Tengah.
Kondisi kesehatan Nadiem Makarim menurun akibat reinfeksi bekas operasi. Eks Mendikbudristek ini terancam operasi lagi di tengah sidang korupsi Chromebook.
Penyumbatan jantung atau Penyakit Jantung Koroner (PJK) terjadi akibat penumpukan plak (lemak, kolesterol, dan kalsium) pada arteri koroner.
Meskipun populer dan estetik, bubble tea menyimpan risiko kesehatan serius seperti paparan timbal, gangguan pencernaan, hingga masalah kesehatan mental. Simak faktanya!
Kabar baik! MK putuskan penyakit kronis kini bisa masuk kategori disabilitas. Simak syarat asesmen medis dan prinsip pilihan sukarela dalam Putusan MK No. 130/2025.
Dalam jangka panjang, paparan terus-menerus dapat memicu penyakit kronis hingga mematikan.
Aktivitas membakar sampah merupakan salah satu pemicu utama memburuknya polusi di Ibu Kota.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengakui bahwa tantangan polusi di Ibu Kota semakin kompleks, sehingga regulasi lama seperti Perda Nomor 2 Tahun 2005 sudah tidak lagi memadai.
Penelitian terbaru mengungkap polusi udara telah ada sejak Kekaisaran Romawi Kuno.
Konsentrasi partikel halus () di Tangerang Selatan kerap melampaui ambang batas aman yang direkomendasikan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Riset Northwestern University ungkap asap kayu di rumah menyumbang 20% polusi mematikan di AS.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved