Selasa 03 Agustus 2021, 10:00 WIB

Kemenkes Instruksikan Pemda Mulai Vaksinasi untuk Ibu Hamil

Atalya Puspa | Humaniora
Kemenkes Instruksikan Pemda Mulai Vaksinasi untuk Ibu Hamil

MEDIA INDONESIA/ Rendy Ferdiansyah
VAKSINASI: Ibu hamil dan menyusui serta anak usia 12-17 tahun jalani vaksinasi di Pangkalpinang.

 

IBU hamil menjadi salah satu kelompok yang sangat berisiko apabila terpapar covid-19. Dalam beberapa waktu terakhir, dilaporkan sejumlah ibu hamil yang terkonfirmasi positif covid-19 mengalami gejala berat bahkan meninggal dunia.

Untuk melindungi ibu hamil dan bayinya dari infeksi covid-19, Kementerian Kesehatan memastikan segera memberikan vaksin covid-19 kepada ibu hamil. Upaya pemberian vaksinasi covid-19 dengan sasaran ibu hamil juga telah direkomendasikan oleh Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional (ITAGI).

Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kemenkes Widyawati mengungkapkan, kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran HK.02.01/I/2007/2021 tentang Vaksinasi Covid-19 Bagi Ibu Hamil dan Penyesuain Skrining Dalam Pelaksanaan Vaksinasi COVID-19, yang ditandatangani oleh Plt Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Maxi Rein Rondonuwu pada 2 Agustus 2021.

"Dengan terbitnya aturan ini, Kemenkes menginstruksikan kepada seluruh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi , Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota , dan pimpinan fasilitas pelayanan kesehatan yang melaksanakan vaksinasi covid-19, agar segera memulai pemberian vaksinasi bagi ibu hamil terutama di daerah dengan tingkat penularan kasus covid-19 tinggi," kata Widyawati dalam keterangan resmi, Selasa (3/8).

Dalam aturan tersebut juga menjelaskan bahwa vaksinasi bagi ibu hamil masuk dalam kriteria khusus. Oleh karenanya, proses skrining/penapisan terhadap status kesehatan sasaran sebelum dilakukan pemberian vaksinasi dilakukan lebih detail dibandingkan sasaran lain. Format skrining pada kartu kendali untuk ibu hamil pun juga telah disiapkan oleh Kementerian Kesehatan.

Vaksinasi bagi ibu hamil akan menggunakan jenis vaksin covid-19 platform mRNA yakni Pfizer dan Moderna, serta vaksin platform inactivated Sinovac. Tentunya akan disesuaikan dengan jenis vaksin yang tersedia di Indonesia.

Dosis pertama vaksin covid-19 akan mulai diberikan pada trimester kedua kehamilan, dan untuk pemberian dosis kedua dilakukan sesuai dengan interval dari jenis vaksin.

Sama seperti pelaksanaan vaksinasi bagi sasaran lainnya, Widyawati menegaskan pemerintah akan melakukan monitoring untuk mengetahui apakah ada efek samping yang muncul dari pemberian vaksin covid-19 kepada ibu hamil ini.

Mengantisipasi terjadinya KIPI, ia menyatakan di setiap pos kartu vaksinasi telah tersedia contact person yang bisa dihubungi jika ada keluhan dari penerima vaksinasi atau bisa juga melaporkan melalui keamanan vaksin.kemkes.go.id. "Pemerintah juga akan menanggung Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) covid-19 yang membutuhkan pengobatan dan perawatan di faskes sesuai dengan indikasi medis dan protokol pengobatan," pungkasnya. (H-1)

 

Baca Juga

Antara

Update 7 Agustus: Kasus Covid-19 Bertambah 4.279 Hari Ini

👤MGN 🕔Minggu 07 Agustus 2022, 23:33 WIB
Sementara itu, kasus aktif berkurang 750 sehingga menjadi 50.145...
DOK MI

Kasus Covid-19 Bertambah 4.279 Orang

👤Atalya Puspa 🕔Minggu 07 Agustus 2022, 23:30 WIB
BERDASARKAN data Satgas Covid-19 hingga 7 Agustus 2022, kasus konfirmasi positif covid-19 bertambah sebanyak 4.279...
Dok Dompet Dhuafa

Eduwisata Ratusan Anak Yatim ke Sea World

👤Media Indonesia 🕔Minggu 07 Agustus 2022, 23:10 WIB
ADA banyak cara berbagi kebahagiaan terhadap mereka yang kurang...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya