Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
SEHUBUNGAN dengan bencana pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia hingga saat ini, Mitra Keluarga mengambil langkah untuk mendukung upaya pemerintah dalam rangka penanganan pandemi.
Sebagai bentuk perwujudan dari kepedulian, melalui program MIKA Care, Mitra Keluarga mendonasikan ribuan obat-obatan dan alat kesehatan yang terdiri dari termometer, rapid test antigen kit, alat pelindung diri (APD), dan hand sanitizer senilai total Rp 3,6 Miliar.
Donasi tersebut diberikan kepada 80 Puskesmas dan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yang tersebar di wilayah Mitra Keluarga beroperasi yakni Jabodetabek, Surabaya, dan Tegal untuk mendukung program 3T (testing, tracing, dan treatment).
Pendistribusian obat dan alat kesehatan tersebut dimulai sejak Juli 2021 hingga selesai. Proses pendonasian sepenuhnya didukung oleh seluruh jajaran karyawan Mitra Keluarga dari berbagai wilayah untuk mendukung kinerja tenaga kesehatan di FKTP khususnya puskesmas dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19.
“Peran Puskesmas sebagai fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama perlu didukung dan diperkuat,” ujar dr. Nurvantina Pandina, MM, Corporate Brand Communication Management Mitra Keluarga pada keterangan pers, Senin (26/7).
“ Untuk itu kami memberikan dukungan di lokasi kami beroperasi agar bersama-sama kita dapat mengelola, memanfaatkan sumber daya yang dimiliki secara efektif dan efisien dalam memutus mata rantai penularan, baik di level individu, keluarga dan masyarakat, yang merupakan bagian dari keluarga besar kami,” kaat dr. Nurvantina
Salah satu penerima program MIKA Care mengatakan,“Kasus positif Covid-19 di Indonesia mengalami lonjakan yang cukup siginifikan dalam beberapa bulan terakhir. Sebagai tenaga kesehatan yang berada di benteng terdepan, tentunya situasi saat ini sangatlah memberikan tantangan tersendiri.”
“ Kami berterima kasih atas dukungan yang telah diberikan Mitra Keluarga kepada kami dan semoga dukungan tersebut dapat meningkatkan kinerja kami untuk melayani masyarakat. Bersama-sama kita teruskan harapan dan upaya agar virus ini dapat segera reda,” ucapanya.
Sementara itu, Ir. Rustiyan Oen, MBA, CEO Mitra Keluarga, mengatakan,“Sejak didirikan pada tahun 1989, Mitra Keluarga terus berkomitmen untuk melayani kesehatan masyarakat Indonesia.”
“ Mitra Keluarga juga secara konsisten menyadari tanggung jawabnya terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar, kami senantiasa berupaya memberikan kontribusi dan bergotong royong mendukung program pemerintah serta terus mengkampanyekan penerapan protokol kesehatan untuk mengatasi penyebaran Covid 19,” paparnya.
“Kami juga memberikan penghargaan kepada para tenaga kesehatan yang telah memberikan pengorbanan tanpa pamrih di garis terdepan,” tutup Rustiyan. (Nik/OL-09)
Sebagai obat pereda nyeri (analgesik), penggunaan tramadol wajib berada di bawah pengawasan tenaga medis.
Pengguna sering kali mengincar efek instan Tramadol berupa tubuh yang terasa lebih segar, peningkatan energi, hingga lonjakan suasana hati (mood) dan rasa percaya diri.
Bagi Anda yang ingin menghindari ketergantungan bahan kimia, berikut adalah panduan cara menurunkan asam urat secara alami.
Satu dari tiga pasien mampu mencapai penurunan berat badan lebih dari 20%, sebuah angka yang selama ini identik dengan hasil terapi suntikan mingguan.
Data kesehatan terbaru menunjukkan 1 dari 4 orang dewasa di Indonesia hidup dengan kondisi obesitas atau kelebihan lemak perut.
Akses masyarakat terhadap obat-obatan esensial dinilai terancam setelah perubahan regulasi paten terbaru.
KPK bongkar modus Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman peras RSUD & Puskesmas demi THR Forkopimda. Simak kronologi OTT KPK di sini.
Glaukoma tercatat sebagai penyebab kebutaan kedua setelah katarak.
Puskesmas tidak lagi hanya melayani pemeriksaan ringan, tetapi telah bertransformasi menjadi pusat layanan rawat inap yang siap melayani warga 24 jam penuh.
Pelayanan kesehatan yang aman dan bermutu di provinsi kepulauan
KEMENTERIAN Kesehatan memasuki tahap lanjutan penanganan bencana Aceh Sumatra dengan fokus pada pemulihan layanan kesehatan primer melalui puskesmas di wilayah terdampak.
"Puskesmas itu berada di 18 dari 23 kabupaten/kota yang terdampak bencana. Sudah bisa melayani kesehatan masyarakat,"
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved