Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
Ketua Bidang Penanganan Kesehatan Satgas Covid-19 Alexander Ginting mengungkapkan, kelangkaan obat covid-19 di sejumlah wilayah disebabkan oleh masalah distribusi. "Masalahnya ada di distribusi," kata Alexander saat dihubungi, Sabtu (24/7).
Seperti diketahui, sebelumnya Presiden Joko Widodo melakukan sidak ke salah satu apotek yang berada di wilayah Villa Duta, Kota Bogor. Dari kunjungan tersebut, diketahui bahwa terdapat sejumlah obat-obatan yang mengalami kekosongan, yakni Oseltamivir dan Favipiravir.
Alex melanjutkan, dalam hal ini semestinya semua perusahaan farmasi mulai dari BUMN, hingga perusahaan swasta harus ambil bagian dalam memastikan stok obat-obatan di tengah masyarakat terkendali, khususnya untuk distribusi.
Baca juga: BNPB Minta BPBD Lakukan 8 Langkah Cegah Karhutla
"Semua perusahaan farmasi harus dilibatkan. BUMN, private sector, GP farmasi, industri, harus ikut serta," ucap Alex.
Terpisah, Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi mengngkapkan, sebagian obat yang digunakan untuk penanganan covid-19 di Indonesia diimpor dari negara lain. Sehingga, membutuhkan waktu bagi Indonesia untuk menerima kedatangan obat-obatan tersebut.
"Kita ini berkompetisi, jadi bukan hanya vaksin saja tapi bagaimana mendapatkan obat-obatan covid-19 seperti Remdisivir, Tocilizumab," ungkap Nadia.
"Itu kan obat-obatan yang belum bisa berproduksi di dalam negeri. Sehingga kita harus dalam waktu singkat berkomunikasi dengan negara lain meminta untuk bisa mengirimkan obat-obatan tersebut ke Indonesia sebagai dukngannya," lanjutnya.
Nadia mengakui, menyediakan obat impor untuk covid-19 membutuhkan waktu. Namun demikian, ia memastikan bahwa pemerintah tidak hanya berpangku tangan menunggu kedatangan obat dengan sendirinya.
Baca juga: Luas Karhutla 1 Januari-30 Juni 2021 Mencapai 52.479 Hektare
"Kita berusaha memenuhi kebutuhan, tapi pasti akan butuh waktu. Karena ini kondisi pandemi yang walaupun kita sudah ekspektasi terjadi peningkatan, tapi kita tidak menyangka peningkatannya sampai 6 hingga 7 kali lipat dari kasus yang sudah kita perkirakan. Tapi kita terus upayakan agar stok obat terpenuhi," tutup Nadia.
Sebagai informasi, berdasarkan data yang diakses dari https://farmaplus.kemkes.go.id/ per 23 Juli 2021, berikut stok obat untuk penanganan covid-19 yang tersedia di apotek:
Azithromicyn tersedia sebanyak 260,8 ribu, Favirapir sebanyak 1,3 juta, Ivermectin sebanyak 222,8 ribu, Multivitamin sebanyak 1,5 juta, Oseltamivir sebanyak 5.283, Immunoglobulin sebanyak 9. Sementara untuk stok Remdesivir dan Tocilizumab saat ini sedang tidak tersedia sama sekali. (H-3)
Pada kelompok balita dan anak prasekolah usia 1-6 tahun, karies gigi ditemukan pada 31 persen anak atau sekitar satu dari tiga anak.
Satu dari lima remaja Indonesia mengalami tekanan darah di atas normal. Kondisi ini membuka jalan bagi hipertensi dan penyakit kronis di usia produktif.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengeluhkan harga tiket pesawat yang mahal untuk menuju titik bencana di Sumatra dan Aceh.
KEMENTERIAN Kesehatan memasuki tahap lanjutan penanganan bencana Aceh Sumatra dengan fokus pada pemulihan layanan kesehatan primer melalui puskesmas di wilayah terdampak.
KEPALA Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Kesehatan, Aji Muhawarman menyampaikan prevalensi kusta di Indonesia sampai saat ini sebesar 0,91/10.000 di ratusan daerah.
Pemerintah memperluas imunisasi heksavalen melalui penguatan Program Imunisasi Nasional. Imunisasi terbukti efektif melindungi anak dari penyakit menular berbahaya.
Data kesehatan terbaru menunjukkan 1 dari 4 orang dewasa di Indonesia hidup dengan kondisi obesitas atau kelebihan lemak perut.
Akses masyarakat terhadap obat-obatan esensial dinilai terancam setelah perubahan regulasi paten terbaru.
Lucia menjelaskan ketika terjadi bencana banyak orang yang terkena luka bisa karena seng, paku, dan sebagainya maka diberikan serum anti tetanus, untuk mencegah infeksi.
Obat dapat berasal dari bahan kimia, tumbuhan, maupun hewan, dan biasanya digunakan dengan dosis tertentu agar aman dan efektif.
Gabungan Perusahaan Farmasi Indonesia (GPFI) mengadakan seminar “Peran Strategis GPFI dalam Menegaskan Prinsip 4K untuk Menunjang Kesehatan Nasional”
Obat yang mengandung steroid bisa membahayakan kesehatan tulang apabila dikonsumsi secara terus menerus.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved