Kamis 22 Juli 2021, 20:26 WIB

Program RPL Beri Kesempatan Mahasiswa Putus Kuliah Lanjutkan Studi

Widhoroso | Humaniora
Program RPL Beri Kesempatan Mahasiswa Putus Kuliah Lanjutkan Studi

DOK Kemendikbudristek
Direktur Belmawa Ditjen Dikti Kemendikbudristek Prof Aris Junaidi

 

DIREKTORAT Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) membuka kesempatan bagi masyarakat yang sempat putus kuliah karena harus bekerja untuk melanjutkan pendidikannya.

"Melalui program bantuan pemerintah penyelenggaraan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), masyarakat yang putus kuliah karena harus bekerja dapat kembali melanjutkan studinya,” ujar Direktur Belmawa Ditjen Dikti Kemendikbudristek Prof Aris Junaidi, dalam telekonferensi di Jakarta, Kamis (22/7).

RPL, katanya, merupakan pengakuan atas capaian pembelajaran individu yang diperoleh melalui pendidikan formal, nonformal, informal, maupun pengalaman kerja ke dalam pendidikan formal.

Melalui program tersebut, kata Aris, individu yang tidak sempat menyelesaikan pendidikannya, baik itu diploma, sarjana dan magister dan sudah bekerja dapat melanjutkan pendidikan lagi dan terdorong untuk terus belajar sepanjang hayat melalui pendidikan formal di pendidikan tinggi.

Syarat untuk bisa mengikuti program tersebut, untuk jenjang SMA, yakni lulusan SMA/sederajat, pernah kuliah atau lulus program D1, D2 dan D3, dan berpengalaman kerja atau pelatihan atau kursus yang sesuai dengan bidang studi. "Pemerintah akan memberikan bantuan subsidi biaya kuliah untuk satu semester," ujar Aris.

Dia menambahkan nantinya tim RPL di perguruan tinggi yang akan menentukan berapa lama semester lagi harus berkuliah untuk mendapatkan gelar sarjana. Pada 2021, terdapat 63 perguruan tinggi penyelenggara dengan 453 program studi.

Sementara untuk jenjang magister, syarat peserta, yakni lulusan sarjana, sudah memiliki pengalaman kerja atau pelatihan atau kursus, sesuai pilihan bidag studi, dan pernah kuliah program magister, namun tidak selesai. Pemerintah memberikan subsidi biaya kuliah untuk satu semester.

Aris menargetkan pada 2021, setidaknya 6.000 mahasiswa dapat melanjutkan pendidikan melalui program tersebut. Informasi pendaftaran dan daftar perguruan tinggi penyelenggara dapat diakses melalui tautan rpla.kemdikbud.go.id. (Antaranews/OL-15)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Umarul Faruq

Pemerintah Waspadai Kasus Kematian

👤 M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Senin 02 Agustus 2021, 21:18 WIB
Penerapan PPKM level IV di sejumlah wilayah di Pulau Jawa-Bali, kata Luhut, didasari pada tingginya tingkat kematian pasien...
Ist

Di Masa Pandemi, Menyusui Tetap Penting Demi Tumbuh Kembang Si Kecil

👤Eni Kartinah 🕔Senin 02 Agustus 2021, 21:13 WIB
Sampai saat ini, belum ada bukti penularan Covid-19 secara langsung dari ibu kepada anaknya melalui ASI. Karenanya, ibu positif...
ANTARA /KORNELIS KAH

KLHK: Pembangunan Taman Nasional Komodo Tidak Ganggu Ekosistem

👤Atalya Puspa 🕔Senin 02 Agustus 2021, 21:00 WIB
Pembangunan destinasi wisata di wilayah tersebut hanya 1% dari total wilayah yang...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Pembangunan Berkelanjutan demi Keselamatan Bersama

 Sektor keuangan memiliki peran besar dalam mengarahkan perubahan menuju penerapan green economy

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya