Kamis 08 Juli 2021, 12:35 WIB

Bulog Siapkan 200 Ribu Ton Beras Bansos pada Masa PPKM Darurat

M. Iqbal Al Machmudi | Humaniora
Bulog Siapkan 200 Ribu Ton Beras Bansos pada Masa PPKM Darurat

ANTARA/ASEP FATHULRAHMAN
Pekerja mengecek beras di Gudang Perum Bulog Serang, Banten, Jumat (18/6/2021)

 

PERUM Bulog segera menyiapkan beras sebanyak 200 ribu ton untuk tambahan bantuan sosial dari Kementerian Sosial kepada penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) dan Program Keluarga Harapan (PKH) sesuai instruksi Presiden pada masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat.

“Bulog siap melaksanakan penugasan menyalurkan tambahan beras untuk bantuan sosial kepada 10 juta penerima Bantuan Sosial Tunai dan 10 juta Program Keluarga Harapan, masing-masing nanti akan mendapat tambahan bantuan beras sebanyak 10 kg," kata Dirut Perum Bulog, Budi Waseso dalam keterangannya, Kamis (8/7).

Kemarin, Presiden Joko Widodo menggelar rapat internal yang dihadiri Menko Perekonomian Airlangga  Hartarto, Mensesneg Pratikno, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menkeu Sri Mulyani.

Baca juga: Penerima Bansos Tunai dan PKH dapat Tambahan 10 kg Beras

Mensos Tri Rismaharini, Mendag Moh. Lutfi, Mentan Syahrul Yasin Limpo, dan Dirut Perum Bulog Budi Waseso. Rapat tersebut secara khusus membahas tentang mekanisme pengaturan cadangan beras pemerintah.

Budi  menyampaikan bahwa Bansos dicairkan seiring Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali sejak tanggal 3 – 20 Juli 2021.

Mantan Kabareskim tesebut menegaskan, jajaran Bulog berkomitmen untuk memastikan kualitas dan kuantitas beras yang disalurkan untuk program ini adalah yang terbaik. Terlebih mengingat stok beras yang dikuasai Bulog saat ini ada sebanyak 1,4 juta ton yang tersebar di gudang-gudang Bulog seluruh Indonesia dalam kondisi bagus.

“Dengan adanya tambahan Bansos Beras ini maka tidak hanya masyarakat penerima Bansos saja yang merasakan manfaatnya, namun juga para petani yang juga merupakan kelompok masyarakat terdampak covid-19 karena beras Bulog ini berasal dari beras petani yang dibeli saat panen raya sesuai amanah dari Inpres No.5 Tahun 2015," kata Budi.

Sementara itu Mensos Tri Rismaharini mengatakan, pihaknya segera mengirimkan data penerima BST dan PKH ke Bulog dan mereka menyalurkan beras itu melalui jaringannya di seluruh Indonesia.

"Penerima BST dan PKH akan mendapatkan beras sebanyak 10 kg yang disalurkan oleh pihak Bulog," kata Risma.

Peran Bulog sebagai salah satu perusahaan negara dalam menghadapi pandemi covid-19 telah teruji, ini dibuktikan dengan besarnya penyaluran Beras KPSH (Operasi Pasar) sejak awal terjadinya pandemi dalam rangka stabilisasi harga di tingkat konsumen serta suksesnya penyaluran Beras Bantuan Presiden bagi masyarakat terdampak Covid-19 di wilayah Jabodetabek pada tahun lalu. (H-3)

Baca Juga

Dok. LaSalle College Jakarta

LaSalle College Jakarta Angkat Wastra Nusantara di JFW 2022 dengan Tema Prolusio 

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 08 Desember 2021, 23:50 WIB
Tahun ini, LaSalle College menampilkan 14 desainer yang mengangkat wastra nusantara sebagai...
MI/ Irfan

Vaksinasi Lansia di Temanggung Lampaui 60 Persen

👤Ant 🕔Rabu 08 Desember 2021, 23:47 WIB
"Maka semua indikator level pandemi telah memenuhi syarat untuk masuk level 1,"...
Dok. UNJ

UNJ Kukuhkan 3 Guru Besar dari 3 Fakultas 

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 08 Desember 2021, 23:10 WIB
Tiga guru besar yang dikukuhkan, yaitu Wardani Rahayu yang dikukuhkan sebagai guru besar tetap bidang Ilmu Evaluasi Pendidikan Matematika...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya