Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
Tim Mitigasi Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) melaporkan kondisi tenaga kesehatan (nakes) di sejumlah daerah dengan kasus covid-19 yang melonjak semakin memprihatinkan. Oleh karena itu, pihaknya juga berupaya menambahkan ketersediaan SDM dokter guna mengoptimalkan penanganan covid-19 pada fasilitas kesehatan di sejumlah daerah.
Ketua Tim Mitigasi Dokter PB IDI, Adib Khumaidi menyampaikan upaya-upaya penambahan SDM dengan berbagai skema sudah dipersiapkan. Bahkan pihaknya telah berkoordinasi dengan PPSDM Kementerian Kesehatan.
"Tapi memang tadi yang disampaikan tidak bisa serta-merta kemudian langsung mahasiswi kedokteran yang dilibatkan atau yang kemudian baru lulus dilibatkan tapi ada beberapa skema yang memang kemarin sudah kita usulkan," kata Adib dalam konferensi pers virtual Jumat (2/7).
Baca juga: Mendagri Minta Warga tidak Panik Hadapi PPKM Darurat
Menurutnya skema pertama tentunya pada persiapan dokter umum, maka bisa memaksimalkan adanya dokter pasca-internship atau mereka yang baru selesai menjalani internship setelah lulus dari fakultas kedokteran. Tentunya, masih mereka yang pasca-menjalani internship bisa dimaksimalkan untuk bisa membantu memberikan pelayanan.
"Yang untuk baru lulus, kalau dia sudah uji kompetensi, jadi prinsipnya adalah adik-adik ini sudah selesai uji kompetensi. Kemudian dari selesai uji kompetensi keluar sertifikat kompetensi dan kemudian diurus ke konsil mendapatkan STR maka sebenarnya mereka sudah bisa menjalankan pekerjaan," sebutnya.
Pihaknya juga sudah mengusulkan untuk mengkonversi internshipnya jadi pasca-lulus uji kompetensi dan sudah teregistrasi dari konsil, maka mereka bisa menjalankan praktek pelayanan dengan internship.
"Kita sudah usulkan untuk mengkonversi internshipnya ini menjadi tim bantuan yang ada di fasilitas-fasilitas kesehatan yang saat ini membutuhkan tetapi di dalam konsep internship seperti yang dulu pernah kita lakukan untuk wisma atlet," terangnya .
Adib menegaskan telah menyampaikan untuk tambahan SDM ini dengan adanya kelulusan baru dari hasil uji kompetensi mahasiswa profesi dokter yang cukup banyak sehingga bisa dimaksimalkan.
"Tentunya di dalam skema konversi ini ya nanti kita menunggu persetujuan dari Kemenkes tapi ini sudah saya sampaikan kepada Kementerian Kesehatan, mudah-mudahan ini bisa setujui sehingga kita bisa memaksimalkan berapa lulusan dari fakultas kedokteran di seluruh wilayah Indonesia," lanjutnya.
Baca juga: Di Garis Depan, Profesi Perawat Harus Diperkuat
Adib menambahkan pihaknya akan fokus untuk mengisi, membantu di dalam area relawan di daerahnya yang membutuhkan. Tentunya mereka dikonversi sebagai internship sebagaimana dilakukan beberapa waktu lalu di di Wisma Atlet selema 6 bulan.
"Mereka bekerja 6 bulan di Wisma Atlet yang kemudian dikonversi menjadi internship, selesai dari 6 bulan itu mereka sudah dianggap selesai menjalankan proses internship," tuturnya.
Namun demikian, pihaknya tidak menyetujui mahasiswa kedokteran yang koas untuk dilibatkan dalam penanganan Covid-19. Sebab, mereka masih dalam proses pendidikan dan belum menjalani uji kompetensi.
"Kemarin ada wacana yang koas dipekerjakan untuk relawan, itu kami tidak setuju, karena mereka belum selesai uji kompetensi, belum dianggap sebagai dokter ya. Jadi itu beda, mereka masih menjalankan pendidikan tetapi kalau internship itu program pemahiran dan pemagangan setelah lulus dari uji kompetensi," pungkasnya. (H-3)
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengeluhkan harga tiket pesawat yang mahal untuk menuju titik bencana di Sumatra dan Aceh.
KEMENTERIAN Kesehatan memasuki tahap lanjutan penanganan bencana Aceh Sumatra dengan fokus pada pemulihan layanan kesehatan primer melalui puskesmas di wilayah terdampak.
KEPALA Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Kesehatan, Aji Muhawarman menyampaikan prevalensi kusta di Indonesia sampai saat ini sebesar 0,91/10.000 di ratusan daerah.
Pemerintah memperluas imunisasi heksavalen melalui penguatan Program Imunisasi Nasional. Imunisasi terbukti efektif melindungi anak dari penyakit menular berbahaya.
PROGRAM Cek Kesehatan Gratis (CKG) mencatat capaian signifikan dengan jumlah kehadiran peserta menembus 70 juta orang hingga 29 Desember 2025.
Kemenkes menyatakan bahwa nakes Kemenkes menyatakan nakes tetap melayani warga di Desa Cekal dan Desa Pantan Kemuning,Kabupaten Bener Meriah, Aceh.
Presiden Prabowo menjajaki kerja sama STEM dan kedokteran dengan 24 universitas terkemuka Inggris demi memperkuat pendidikan tinggi dan tenaga medis RI.
Program ini memungkinkan para mahasiswa untuk memperoleh pengalaman klinis melalui kegiatan kepaniteraan atau observership di berbagai rumah sakit luar negeri.
PRESIDEN Prabowo Subianto mengungkapkan, pemerintah bakal merealisasikan pembukaan kampus-kampus kedokteran di berbagai daerah sebagai langkah konkret menjawab kebutuhan nasional.
Kemdiktisaintek mendukung upaya Majelis Guru Besar Kedokteran Indonesia (MGBKI) dalam memperbaiki tata kelola dan sistem perguruan tinggi di bidang pendidikan kedokteran.
Magnetic Resonance Imaging (MRI) sudah lama menjadi standar emas di dunia medis modern.
DERETAN kasus pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum dokter di berbagai wilayah telah memicu kemarahan publik karena tercela dan mencoreng profesi kedokteran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved