Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Prabowo Bakal Gratiskan Kampus Kedokteran

M Ilham Ramadhan Avisena
12/1/2026 15:38
Prabowo Bakal Gratiskan Kampus Kedokteran
PRESIDEN Prabowo Subianto.(Dok. Antara)

PRESIDEN Prabowo Subianto mengungkapkan, pemerintah bakal merealisasikan pembukaan kampus-kampus kedokteran di berbagai daerah sebagai langkah konkret menjawab kebutuhan dokter di Indonesia. Kampus tersebut juga didorong tak memungut biaya dari peserta didiknya, alias gratis. 

Hal tersebut disampaikan Prabowo saat meresmikan 166 Sekolah Rakyat yang tersebar di 34 provinsi di Banjarbaru, Senin (12/1)

"Saya akan buktikan kepada seluruh rakyat Indonesia, dalam waktu dekat kita akan buka kampus-kampus kedokteran. Dan rencana saya, kampus-kampus kedokteran, kampus-kampus teknik dan yang sebagainya, nanti dibuka untuk semua anak-anak Indonesia dan mereka tidak boleh bayar, dibayar oleh negara," ujarnya.

Menurut Prabowo, kebijakan tersebut merupakan wujud keadilan sosial agar latar belakang ekonomi tidak lagi menjadi penghalang bagi anak-anak Indonesia untuk meraih cita-cita setinggi-tingginya.

"Saya ingin anaknya tukang pemulung bisa jadi insinyur, bisa jadi dokter, bisa jadi pengusaha, bisa jadi jenderal, itu cita-cita saya," terangnya. 

Prabowo juga menyoroti masih besarnya kekurangan tenaga medis di Indonesia. Menurutnya, persoalan tersebut tidak bisa diselesaikan hanya dengan wacana atau perdebatan di ruang publik.

"Kita kekurangan dokter, kita kekurangan ratusan ribu dokter. Rakyat kita perlu dokter, perlu dokter gigi," katanya.

Ia menilai pembangunan sumber daya manusia harus dilakukan melalui perluasan akses pendidikan tinggi, terutama di bidang strategis seperti kesehatan dan teknik. Oleh karena itu, pemerintah berkomitmen membuka lebih banyak institusi pendidikan baru.

"Tidak bisa hanya dengan bicara, dengan memfitnah, menghardik, mengejek, tidak bisa. Kita harus buka sekolah-sekolah, kampus-kampus yang banyak," ucap Prabowo.

Kepala Negara menegaskan, pendidikan menjadi kunci utama kebangkitan bangsa sekaligus jalan paling efektif untuk menghapus kemiskinan. Namun, menurutnya, cita-cita besar itu hanya dapat terwujud jika negara mampu menjaga keuangan publik dari kebocoran dan korupsi.

Dia menekankan, pembangunan pendidikan membutuhkan keberanian politik dan pembiayaan negara yang kuat. "Kita bangkitkan semua kehidupan bangsa Indonesia. Pendidikan adalah sarana, sarana yang paling benar untuk menghilangkan kemiskinan. Tapi pendidikan butuh uang," tutur Prabowo.

"Uang kita, kalau dicuri, kalau dikorupsi, kurang untuk membangun semua sekolah yang kita ingin bangun. Semua kampus yang kita ingin bangun," lanjutnya. (H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya