Headline

Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa. 

JK Dukung Deby Vinski Perluas Terapi Sel Punca

Media Indonesia
14/2/2026 19:40
JK Dukung Deby Vinski Perluas Terapi Sel Punca
(MI/HO)

PRESIDENT of the World Council for Preventive, Regenerative and Anti-aging Medicine (WOCPM) dan World Council of Stem Cell (WOCS), Deby Vinski, menyampaikan Celltech Stem Cell Centre melakukan ekspansi layanan melalui kerja sama strategis dengan Rumah Sakit Pusat Pertahanan Negara (RSPPN) Soedirman. Ini guna memperluas akses layanan terapi sel punca berstandar internasional di Indonesia.

Itu disampaikannya saat menemui Senior Advisor WOCPM & WOCS, Jusuf Kalla, di Jakarta, Selasa (11/2). Dalam pertemuan tersebut, Jusuf Kalla menyampaikan apresiasi atas capaian dan kontribusi Deby.

Ia juga melaporkan keberhasilan pelaksanaan Workshop Stem Cell pada 6-7 Februari 2026 di Vinski Tower, Jakarta. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari penguatan standar dan edukasi terapi sel punca bertaraf internasional.

Selain itu, Deby menyampaikan perkembangan agenda kongres internasional WOCPM sepanjang 2026. Ia akan bertindak sebagai Chair of the Conference di tiga negara, yakni Osaka (Jepang), Paris (Prancis), serta World Consensus di London, Inggris.

Kegiatan-kegiatan tersebut menjadi momentum strategis dalam memperkuat arah kebijakan, kolaborasi global, serta penguatan posisi Indonesia dalam ekosistem kedokteran preventif, regeneratif, dan terapi berbasis stem cell di tingkat internasional. Antusiasme dunia internasional terlihat dari meningkatnya jumlah peserta dan negara yang bergabung dalam setiap agenda ilmiah tersebut.

"Saya mengapresiasi langkah besar Deby Vinski yang mengharumkan nama bangsa di kancah internasional. Upaya ini tentu akan meningkatkan kepercayaan dunia terhadap Indonesia, khususnya dalam bidang kesehatan dan kedokteran regeneratif," ujar Jusuf Kalla.

Deby Vinski menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat peran Indonesia sebagai pusat pengembangan kedokteran regeneratif sekaligus destinasi health tourism dunia.

"Kami ingin Indonesia tidak hanya menjadi peserta, tetapi menjadi pemimpin dalam pengembangan preventive dan regenerative medicine. Melalui WOCPM dan WOCS, kami membangun kolaborasi global yang memperkuat reputasi Indonesia sebagai pusat unggulan terapi stem cell dan anti-aging," ungkapnya. (I-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya