Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
YAYASAN Kanker Payudara Indonesia (YKPI) meluncurkan buku Buku berjudul kenali dan hadapi kanker payudara sebagai panduan lengkap untuk pasien kanker payudara secara virtual Kamis (16/6).
Ketua YKPI Linda Agum Gumelar menyatakan buku panduan lengkap ini sangat komprehensif, sangat berharga dan bermanfaat bagi setiap kalangan masyarakat, khususnya pasien kanker payudara.
"Dengan adanya buku ini diharapkan masyarakat lebih peduli untuk memeriksakan dirinya sejak dini, sehingga angka kejadian kanker payudara stadium lanjut semakin menurun sesuai dengan meningkatnya pengetahuan masyarakat dan perkembangan ilmu kedokteran," kata Linda dalam sambutannya secara virtual Rabu (16/6).
Linda menambahkan bangga dan sungguh bersyukur di tengah pandemi yang penuh dengan keterbatasan ruang gerak namun secara bersama dapat mewujudkan buku panduan lengkap untuk pasien kanker payudara yang pasti sangat dibutuhkan oleh masyarakat awam maupun para pasien kanker payudara.
"Kegiatan dimulai sejak awal Oktober 2020 selama sekitar 8 bulan tim bekerja keras untuk menyelesaikan buku ini. Sungguh sangat mengharukan," terangnya
Menurutnya peluncuran buku hari ini dan juga dilanjutkan dengan talkshow yang akan menambah pengetahuan semua pihak tentang pentingnya skrining dan deteksi dini kanker payudara karena dengan mengetahui dan melakukan secara rutin skrining dalam bentuk SADARI dan SADANIS membantu untuk mencegah terjadinya kanker payudara stadium lanjut.
Upaya YKPI untuk menekan angka kejadian kanker payudara stadium lanjut terus menerus tanpa mengenal lelah dilakukan bekerjasama dengan berbagai komunitas, organisasi kemasyarakatan, perguruan tinggi, pihak swasta, dan lain-lain.
"Dengan adanya talkshow ini, kami tentu berharap dan menitipkan melalui organisasi BKOW bisa menjadi kepanjangan tangan untuk meneruskan informasi tentang pentingnya skrining dan deteksi dini kanker payudara kepada masyarakat luas khususnya kaum perempuan," ungkap Linda.
Baca juga: Satgas Ingatkan Daerah Gotong-Royong Hadapi Lonjakan Kasus Covid-19
Berdasarkan data data BPJS Kesehatan penyakit kanker merupakan salah satu penyebab kematian yang tinggi di dunia dan di Indonesia. Berdasarkan Globocan 2020, diperkirakan 1 dari 5 orang menderita kanker di dunia. Kanker payudara merupakan kanker terbanyak pada wanita, yaitu sebanyak 24,5 % dari seluruh kanker. Di Indonesia, kanker payudara merupakan kanker tertinggi dengan angka kejadian 44 per 100.00 penduduk dengan angka kematian 15,3 per 100 penduduk.
Penanggulangan kanker payudara di Indonesia membutuhkan kerjasama dari berbagai pihak baik pemerintah, organisasi profesi, organisasi kemasyarakatan, pihak swasta dan media. secara optimal sehingga Indonesia bebas dari kanker payudara stadium lanjut akan terwujud.
Buku yang disusun oleh Retno Kustiati yang juga penyitas kanker payudara dengan tim editor yaitu dr. Bob Andinata, dr. Alif Rizky Soeratman, dan dr. Jeremy Romeo Partahi terdiri dari 4 BAB yaitu Skrining dan Deteksi Dini, Kanker Payudara Stadium Dini, Kanker Payudara Stadium Lanjut, Keadaan-keadaan Khusus pada Kanker Payudara.
Buku ini lahir atas kerja keras dari para ahli dari berbgai disiplin ilmu yang penuh ketulusan dan keikhlasan memberikan kontribusi baik berupa ilmu, waktu, pemikiran, tenaga, materi, semangat maun doa. Buku ini dibuat dalam kalimat yang sesederhana mungkin sehingga diharapkan para pembaca dapat mengerti dan memahami isi dalam buku ini.
"Buku yang akan diluncurkan pada hari ini juga sangat membantu YKPI dalam mensosialisasikan tentang deteksi dini kanker payudara," lanjutnya.
Buku ini dapat terwujud karena adanya kerjasama dengan Pusat Kanker Nasional Rumah Sakit Kanker Dharmais (RSKD) dan Perhimpunan Ahli Bedah Onkologi (PERABOI) serta mendapat dukungan dari PFIZER melalui progam ASA DARA.
Diharapkan buku ini dapat memudahkan bagi kalangan awam khususnya pasien untuk memahami berbagai hal mengenai kanker payudara dan diharapkan pasien kanker payudara dapat termotivasi serta mendapat keyakinan bahwa penyakit ini memiliki harapan untuk sembuh, dapat ditangani dengan baik, dan meningkatkan kualitas hidup pasien.
Informasi yang benar dan tepat dari para narasumber yang terpercaya dapat melahirkan optimisme bagi pasien sehingga menimbulkan keyakinan untuk pasien mau memeriksakan diri sedini mungkin. (A-2)
Media Group bersama Fun Garden of Literasi menggelar pesantren kilat yang diikuti 40 anak untuk memeriahkan Ramadan 1447 Hijriah
MEDIA Group bersama Fun Garden of Literasi menggelar kegiatan pesantren kilat yang diikuti lebih dari 40 anak di Masjid Nursiah Daud Paloh.
KONDISI pendidikan di Provinsi Aceh pascabanjir pada November 2025 masih memprihatinkan dan memerlukan pemulihan segera serta terarah.
THE Papandayan Jazz Fest (TPJF) 2025 digelar pada Sabtu dan Minggu (4–5/10) di The Papandayan Hotel Bandung. Tahun ini, festival ini menapaki usia satu dekade.
CEO Media Group, Mohammad Mirdal Akib, mengenang Gubernur Akademi Bela Negara (ABN) Partai NasDem, Mayor Jenderal TNI (Purn.) I Gusti Kompyang (IGK) Manila, y
Turut hadir pula Kepala Biro Humas KPK Yayuk Andriati Iskak, Kepala Bagian Pemberitaan KPK Gumilar Prana Wilga, dan Juru Bicara KPK Tessa Mahardhika.
Peneliti Universitas Airlangga mengembangkan turunan pinostrobin dari temu kunci yang berpotensi lebih efektif dan aman untuk terapi kanker payudara.
Dari studi tersebut, terdapat beberapa temuan utama terkait faktor gaya hidup setelah diagnosis kanker payudara dan pengaruhnya terhadap peluang kesembuhan ataupun kelangsungan hidup
Berdasarkan studi terkini, jumlah kasus kanker di tanah air diprediksi meningkat hingga lebih dari 70% pada 2050 jika upaya preventif dan deteksi dini tidak diperkuat sejak dini.
Studi terbaru The Lancet Oncology mengungkap ketimpangan tragis, angka kematian kanker payudara turun di negara maju, namun melonjak hampir 100% di negara miskin.
DIREKTUR Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (PTM) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) , Siti Nadia Tarmizi, memaparkan urgensi perbaikan sistem deteksi dini kanker payudara.
Kanker payudara masih jadi kasus tertinggi pada perempuan. Simak 8 langkah alami berbasis bukti ilmiah untuk menurunkan risiko, mulai dari olahraga hingga deteksi dini rutin.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved