Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
YAYASAN Kanker Payudara Indonesia (YKPI) meluncurkan buku Buku berjudul kenali dan hadapi kanker payudara sebagai panduan lengkap untuk pasien kanker payudara secara virtual Kamis (16/6).
Ketua YKPI Linda Agum Gumelar menyatakan buku panduan lengkap ini sangat komprehensif, sangat berharga dan bermanfaat bagi setiap kalangan masyarakat, khususnya pasien kanker payudara.
"Dengan adanya buku ini diharapkan masyarakat lebih peduli untuk memeriksakan dirinya sejak dini, sehingga angka kejadian kanker payudara stadium lanjut semakin menurun sesuai dengan meningkatnya pengetahuan masyarakat dan perkembangan ilmu kedokteran," kata Linda dalam sambutannya secara virtual Rabu (16/6).
Linda menambahkan bangga dan sungguh bersyukur di tengah pandemi yang penuh dengan keterbatasan ruang gerak namun secara bersama dapat mewujudkan buku panduan lengkap untuk pasien kanker payudara yang pasti sangat dibutuhkan oleh masyarakat awam maupun para pasien kanker payudara.
"Kegiatan dimulai sejak awal Oktober 2020 selama sekitar 8 bulan tim bekerja keras untuk menyelesaikan buku ini. Sungguh sangat mengharukan," terangnya
Menurutnya peluncuran buku hari ini dan juga dilanjutkan dengan talkshow yang akan menambah pengetahuan semua pihak tentang pentingnya skrining dan deteksi dini kanker payudara karena dengan mengetahui dan melakukan secara rutin skrining dalam bentuk SADARI dan SADANIS membantu untuk mencegah terjadinya kanker payudara stadium lanjut.
Upaya YKPI untuk menekan angka kejadian kanker payudara stadium lanjut terus menerus tanpa mengenal lelah dilakukan bekerjasama dengan berbagai komunitas, organisasi kemasyarakatan, perguruan tinggi, pihak swasta, dan lain-lain.
"Dengan adanya talkshow ini, kami tentu berharap dan menitipkan melalui organisasi BKOW bisa menjadi kepanjangan tangan untuk meneruskan informasi tentang pentingnya skrining dan deteksi dini kanker payudara kepada masyarakat luas khususnya kaum perempuan," ungkap Linda.
Baca juga: Satgas Ingatkan Daerah Gotong-Royong Hadapi Lonjakan Kasus Covid-19
Berdasarkan data data BPJS Kesehatan penyakit kanker merupakan salah satu penyebab kematian yang tinggi di dunia dan di Indonesia. Berdasarkan Globocan 2020, diperkirakan 1 dari 5 orang menderita kanker di dunia. Kanker payudara merupakan kanker terbanyak pada wanita, yaitu sebanyak 24,5 % dari seluruh kanker. Di Indonesia, kanker payudara merupakan kanker tertinggi dengan angka kejadian 44 per 100.00 penduduk dengan angka kematian 15,3 per 100 penduduk.
Penanggulangan kanker payudara di Indonesia membutuhkan kerjasama dari berbagai pihak baik pemerintah, organisasi profesi, organisasi kemasyarakatan, pihak swasta dan media. secara optimal sehingga Indonesia bebas dari kanker payudara stadium lanjut akan terwujud.
Buku yang disusun oleh Retno Kustiati yang juga penyitas kanker payudara dengan tim editor yaitu dr. Bob Andinata, dr. Alif Rizky Soeratman, dan dr. Jeremy Romeo Partahi terdiri dari 4 BAB yaitu Skrining dan Deteksi Dini, Kanker Payudara Stadium Dini, Kanker Payudara Stadium Lanjut, Keadaan-keadaan Khusus pada Kanker Payudara.
Buku ini lahir atas kerja keras dari para ahli dari berbgai disiplin ilmu yang penuh ketulusan dan keikhlasan memberikan kontribusi baik berupa ilmu, waktu, pemikiran, tenaga, materi, semangat maun doa. Buku ini dibuat dalam kalimat yang sesederhana mungkin sehingga diharapkan para pembaca dapat mengerti dan memahami isi dalam buku ini.
"Buku yang akan diluncurkan pada hari ini juga sangat membantu YKPI dalam mensosialisasikan tentang deteksi dini kanker payudara," lanjutnya.
Buku ini dapat terwujud karena adanya kerjasama dengan Pusat Kanker Nasional Rumah Sakit Kanker Dharmais (RSKD) dan Perhimpunan Ahli Bedah Onkologi (PERABOI) serta mendapat dukungan dari PFIZER melalui progam ASA DARA.
Diharapkan buku ini dapat memudahkan bagi kalangan awam khususnya pasien untuk memahami berbagai hal mengenai kanker payudara dan diharapkan pasien kanker payudara dapat termotivasi serta mendapat keyakinan bahwa penyakit ini memiliki harapan untuk sembuh, dapat ditangani dengan baik, dan meningkatkan kualitas hidup pasien.
Informasi yang benar dan tepat dari para narasumber yang terpercaya dapat melahirkan optimisme bagi pasien sehingga menimbulkan keyakinan untuk pasien mau memeriksakan diri sedini mungkin. (A-2)
KONDISI pendidikan di Provinsi Aceh pascabanjir pada November 2025 masih memprihatinkan dan memerlukan pemulihan segera serta terarah.
THE Papandayan Jazz Fest (TPJF) 2025 digelar pada Sabtu dan Minggu (4–5/10) di The Papandayan Hotel Bandung. Tahun ini, festival ini menapaki usia satu dekade.
CEO Media Group, Mohammad Mirdal Akib, mengenang Gubernur Akademi Bela Negara (ABN) Partai NasDem, Mayor Jenderal TNI (Purn.) I Gusti Kompyang (IGK) Manila, y
Turut hadir pula Kepala Biro Humas KPK Yayuk Andriati Iskak, Kepala Bagian Pemberitaan KPK Gumilar Prana Wilga, dan Juru Bicara KPK Tessa Mahardhika.
UKW merupakan keharusan dan keniscayaan bagi jurnalis yang ingin meningkatkan kompetensi dan profesionalitasnya.
MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno beserta jajaran Kemenparekraf, melakukan kunjungan ke kantor Media Group pada Rabu (16/10).
Kenali jenis mastektomi, lama pemulihan, serta cara merawat tubuh dan kesehatan mental setelah operasi kanker payudara.
Menurut data World Health Organization (WHO), pada tahun 2012 terdapat sekitar 40 dari 100.000 perempuan di Indonesia yang didiagnosis dengan kanker payudara.
Jika dibandingkan negara-negara di Asia Tenggara maka Indonesia termasuk salah satu negara dengan bertahan hidup pasien kanker payudara yang rendah.
Studi 11 tahun di tujuh pusat layanan kesehatan New York menunjukkan seperempat kasus kanker payudara terjadi pada perempuan usia 18-49 tahun.
Mahkota Dewa kaya senyawa aktif yang berpotensi melawan sel kanker payudara. Namun, konsumsi tetap harus hati-hati dan tak menggantikan pengobatan medis.
“Dari ibu ke ibu, yang baru saja menderita kanker, saya hanya ingin memeluknya," kata Jessie J
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved