Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
MADU menjadi konsumsi yang tak boleh ketinggalan di masa semua orang berusaha meningkatkan daya tahan tubuh agar bisa terlindung di tengah pandemi covid-19.
Seorang ahli gizi dari Delhi, dr.Anshul Jaibharat, menyatakan madu memiliki manfaat untuk antioksidan dan antibakteri sehingga dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Karena itu, ahli nutrisi ini merekomendasikan untuk mengonsumsi madu setiap hari khususnya pagi hari.
Sebab, banyak manfaat yang bisa dirasakan jika rutin mengkonsumsinya. Terlebih untuk usia anak-anak yang sangat akif beraktivitas dan mengeksplor diri.
Mereka sangat membutuhkan asupan energi yang cukup. Kandungan gula alami di dalam madu bisa membuat anak lebih bersemangat menjalani aktivitas sehari-hari.
Madu juga masih menyimpan banyak kandungan baik untuk tubuh, seperti zat besi, bermacam vitamin, mineral, magnesium, dan enzim.
Hal itu membuat madu bermanfaat dalam meningkatkan daya tahan tubuh anak, serta menjamin pertumbuhan anak berjalan secara optimal dan memastikan penyerapan gizi dalam tubuh dilakukan dengan baik.
Selain manfaat madu untuk anak, perlu diketahui juga pemberian madu untuk anak tidak boleh sembarangan. Terdapat perlakuan khusus untuk pemberian madu mulai dari usia 1 tahun ke atas. Sehingga pemberian madu untuk anak dibawah 1 tahun tidak disarankan karena dapat berisiko mengakibatkan penyakit Botulisme pada si anak.
Hal ini dikarenakan sistem pencernaan pada anak belum sempurna dan belum mampu melawan bakteri Clostridium Botulinum yang terkandung dalam madu.
Dalam memenuhi kebutuhan konsumsi madu pada anak, maka dibutuhkan takaran tepat agar kandungan madu dapat benar-benar dirasakan oleh si anak. Salah satunya adalah Madu Albuvit yang diracik khusus untuk tumbuh kembang anak.
"Madu Albuvit diharapkan akan dapat memberikan solusi alamiah untuk anak susah makan, tidak bisa gemuk dan sering terserang penyakit seperti flu, batuk, pilek dan demam. Juga, membantu mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan anak," ujar Manager Madu Albuvit Yolan Zelviana. (RO/OL-09)
Edukasi seksual tidak perlu menunggu anak dewasa. Sebaliknya, langkah perlindungan ini justru harus dimulai sejak usia dini untuk membentengi anak dari pelecehan seksual.
Pendekatan bermain jauh lebih efektif dalam memberikan edukasi seksual karena membuat informasi lebih mudah diterima tanpa menciptakan rasa takut pada anak.
Langkah preventif harus dimulai bahkan sebelum keberangkatan. Orangtua diminta untuk tidak meremehkan pemeriksaan kesehatan awal bagi anak.
Kurangnya paparan sinar matahari akibat cuaca mendung dan hujan terus-menerus berisiko menurunkan produksi Vitamin D alami dalam tubuh.
Kelengkapan imunisasi sesuai usia merupakan benteng terkuat bagi anak.
Data menunjukkan sekitar 30% bayi mengalami gumoh, dengan puncak frekuensi pada usia 3 hingga 4 bulan.
Suplemen tidak selalu wajib dikonsumsi setiap hari. Nutrisi dari makanan bergizi tetap yang utama, sementara suplemen hanya diperlukan pada kondisi medis tertentu.
Menjaga kesehatan jantung bukan hanya soal mengonsumsi makanan bergizi atau rutin berolahraga. Banyak orang sudah mengetahui pentingnya dua hal tersebut, tapi justru membahayakan jantung.
Anak yang tengah sakit influenza sering kali mengalami penurunan nafsu makan. Kondisi tubuh yang tidak nyaman membuat mereka sulit mengonsumsi makanan seperti biasanya.
Mulai usia 40? Inilah 8 makanan sehat pilihan ahli gizi—dari minyak zaitun hingga ikan berlemak—yang bantu cegah penyakit dan jaga tubuh tetap bugar.
Temukan 6 menu makanan sehat yang dapat membantu menurunkan risiko kanker, termasuk es loli berry, salad kale, dan mangkuk quinoa untuk pola makan seimbang.
BANYAK cara untuk mendukung HUT ke-80 Kemerdekaan RI di beberapa daerah. Salah satunya membuat masakan bagi pendukung upacara penurunan bendera.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved