Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
SEKRETARIS Komisi Pengkajian dan Penelitian Majelis Ulama Indonesia (MUI) Dr.KH.Ali M Abdillah mengatakan semangat Idul Fitri dapat diwujudkan dalam menyuarakan solidaritas kemanusiaan dengan tetap merawat solidaritas kebangsaan dan kebhinekaan yang ada.
Kiai Ali mengatakan, momentum Idul Fitri tahun ini bertepatan dengan memanasnya masalah Palestina-Israel, ada tiga hal yang bisa dilakukan bangsa Indonesia untuk mendukung perjuangan rakyat Palestina, yaitu dengan doa, diplomasi dan bantuan kemanusiaan.
"Karena persoalan Palestina ini ibarat benang kusut, posisi rakyat Palestina terjepit satu sisi antara konflik politik antara elit Palestina seperti Fraksi Hamas dan Fatah yang sampai sekarang tidak kunjung selesai. Kemudian di sisi lain dihimpit oleh predator Israel," ujar Kiai Ali dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis (20/5).
Kiai Ali menyebut bahwa seharusnya masalah internal di Palestina itu sudah bisa diatasi, sehingga langkah menghadapi Israel baik diplomasi maupun perang itu satu kata. Ia mencontohkan yang dilakukan Indonesia ketika menghadapi kolonialisme Belanda yang semua tokohnya sepakat satu kata.
”Maka untuk mengurai persoalan Palestina itu paling pertama adalah menyelesaikan persoalan internalnya sendiri. Karena mau kita mendukung kayak apapun tapi yang di dalam negara Palestina itu berantem ga selesai-selesai ya tidak akan bisa diharapkan bisa tuntas,” jelasnya.
Lebih lanjut, dirinya menyampaikan bahwa perlu juga strategi diplomasi, terutama dengan negara-negara muslim, karena dukungan politik sangat penting bagi Palestina termasuk dari Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Sebab ia menyebut bahwa peta di Timur Tengah sendiri tidak solid mendukung Palestina.
”Seperti Turki, di satu sisi mereka mengecam Israel, tapi di sisi lain punya bisnis dengan Israel. Begitu juga Yordania, Mesir dan Arab Saudi. Jadi mereka belum satu kata, sehingga kekuatan Israel yang kecil itu dihadapi oleh negara-negara Islam yang terpecah-pecah sehingga tidak mampu menghadapi kekuatan Israel yang memang sudah memiliki kekuatan dukungan politik seperti di PBB, kemudian di negara-negara Eropa dan Amerika,” ucapnya.
Oleh karena itu, ia mengungkapkan bahwa langkah yang telah diambil oleh pemerintah Indonesia melalui OKI itu sudah tepat. Mendukung Palestina melalui prosedur diplomasi internasional secara tepat dan terukur. Apalagi Ali menjelaskan bahwa OKI juga banyak dikritik karena selama ini tidak bisa berbuat apa-apa dalam membantu palestina.
”Suaranya terlalu lemah dan tidak punya kekuatan untuk bisa diperhatikan oleh pihak Israel. Padahal OKI ini kan gabungan negara-negara muslim,” jelas pria yang akrab disapa Kiai Ali itu.
Kiai Ali juga berpesan kepada masyarakat agar berhati-hati dengan banyaknya sumbangan untuk Palestina yang dibuka baru-baru ini. ia menyampaikan bahwa harus bisa dilihat lembaga mana yang bisa dipercaya, karena sebelumnya pihak Duta Besar Palestina di Indonesia menyampaikan bahwa mereka tidak pernah mendapatkan bantuan dari para donatur itu.
”Lha terus dananya ke mana, ini yang harus diwaspadai. Seperti yang dilakukan oleh PBNU melalui LAZISNU, ini menurut saya lebih akuntabel karena PBNU sudah komunikasi langsung dengan Duta Besar Palestina,” terangnya.
Selain itu jika ada ajakan berangkat ke Palestina, Ali menyebut agar hal tersebut hendaknya dipikirkan dengan baik. Karena kalau orang Indonesia dengan semangat jihad mau membela Palestina tapi tidak memiliki skill atau teknik perang justru menjadi beban.
”Kalau mau bantu membangun rumah sakit atau yang lain ya tidak apa-apa. Tapi kalau sampai jihad dalam pengertian perang fisik ini tentu sudah tidak tepat. Karena perangnya sudah perang teknologi tinggi,” kata Kiai Ali. (Ant/OL-09)
ISRAEL memindahkan blok-blok yang seharusnya menandai garis kendali pascagencatan senjata lebih jauh ke dalam Jalur Gaza. Ini menimbulkan kebingungan di kalangan Palestina.
PARA pemimpin Kristen senior di Jerusalem, Palestina, memperingatkan campur tangan pihak luar yang mengancam masa depan Kekristenan di Tanah Suci, khususnya Zionisme Kristen.
PARA penasihat Presiden AS tidak sabar menghadapi keberatan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu saat mereka terus mendorong fase kedua dari rencana perdamaian Gaza.
DEWAN Perdamaian Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyebut dirinya sebagai badan penjaga perdamaian internasional baru dan keanggotaan tetap tidak akan murah.
PEMERINTAHAN AS meminta negara-negara yang menginginkan tempat tetap di Dewan Perdamaian Gaza untuk menyumbang setidaknya US$1 miliar atau sekitar Rp17 triliun.
Event ini mencari bakat anak remaja menjadi konten kreator di era digital yang peduli pada peristiwa genosida di Gaza, Palestina.
Wakil Ketua Umum MUI Banyuwangi, Sunandi Zubaidi, mengecam aksi biduan seksi yang berjoget erotis di panggung peringatan Isra Mikraj.
Ketua MUI Bidang Fatwa, Asrorun Niam Sholeh, menyatakan bahwa kebijakan publik, termasuk sistem pemilihan, harus selalu dievaluasi secara objektif demi kepentingan masyarakat luas.
Kampung Haji Indonesia dapat dikategorikan sebagai inovasi pelayanan haji untuk lebih baik.
Ekosistem keuangan haji adalah sistem yang kompleks melibatkan berbagai pihak dan proses dalam pengelolaan dana haji serta meningkatkan kualitas pelayanan.
MAJELIS Ulama Indonesia (MUI) bersama Forum Zakat (FOZ) dan sejumlah lembaga kemanusiaan, akan menggelar aksi solidaritas besar, bertajuk Indonesia Palestina #SatuKemanusiaan di Jakarta.
Sebelumnya, Ma'ruf Amin menjabat posisi Ketua Dewan Pertimbangan MUI pada periode 2020-2025 dan sebagai ketua umum pada periode 2015–2020.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved