Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PENCEGAHAN stunting di Indonesia menjadi salah satu prioritas di bidang kesehatan. Hal itu karena prevalensi stunting di Indonesia cukup tinggi. Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar Kementerian Kesehatan 2019, angka prevalensi anak pendek di bawah 5 tahun di Indonesia mencapai 27,7%. Artinya, 28 dari 100 anak hidup dengan masalah tersebut.
Kolaborasi antarpihak pun menjadi salah satu solusi untuk menangani stunting, termasuk sektor swasta. Hal itu ditunjukkan produsen bumbu masak, PT Sasa Inti dengan petisi Gerakan Indonesia Lebih Sehat bersama Sasa Tepung Bumbu Bervitamin. Gerakan itu merupakan bagian dari upaya Sasa mengakhiri kondisi malnutrisi pada masyarakat Indonesia dalam upaya pencapaian Indonesia Emas 2045.
Petisi yang sudah mendapat 1 juta dukungan itu direalisasikan Sasa dengan mendonasikan Rp 200 juta kepada Rotary Club yang bergerak untuk pemberantasan stunting. Donasi diberikan Consumers Acquisition & Retention Manager Sasa Florentina Panji dan Head of Stakeholder Relation Rida Atmiyanti kepada Rotary International Distric 3410 Indonesia Western Part, Roziana W. Wiguna.
Donasi tersebut akan digunakan Rotary Club untuk menekan angka stunting dengan menjalankan Program Kampanye Pencegahan Stunting. Program yang bertajuk Ayo Cegah Stunting tersebut menjalankan pembelajaran kepada orang dewasa dan bekerjasama dengan 100 Posyandu serta PAUD untuk menyampaikan pesan media pencegahan stunting.
“Satu juta suara untuk Gerakan Indonesia Lebih Sehat meyakinkan Sasa Tepung Bumbu Bervitamin untuk terus berinovasi untuk kebaikan bangsa. Kami sangat berterima kasih juga kepada seluruh konsumen Indonesia yang sudah beralih menggunakan tepung bumbu bervitamin hingga akhirnya kepercayaan ini berbuah sejumlah penghargaan," Ujar Albert Dinata, Marketing Director, Consumer Acquisition & Retention Sasa dalam keterangannya.
Baca juga : Kepala Daerah Diminta Tetap Disiplinkan Masyarakat Terapkan Prokes
Albert menjelaskan, dalam keadaan normal tanpa pandemi saja, tidak semua kalangan masyarakat dapat memenuhi asupan makanan yang bergizi dan bervitamin, selain karena tingkat edukasi yang rendah juga karena keadaan ekonomi masyarakat yang tidak merata. Hal ini menjadi penyebab angka stunting di Indonesia tergolong cukup tinggi.
Pada masa pandemi, usaha seseorang untuk menjaga kesehatan dengan menjaga asupan makanan yang bergizi dan bervitamin menjadi semakin sulit, yang tentu saja semakin memperburuk angka stunting di Indonesia.
Albert menuturkan, sebagai salah satu bumbu masak, Sasa sudah mendapatkan sertifikasi dari Badan Pengawas Obat dan Makanan.
“Kandungan vitamin dan mineral pada Sasa Tepung Bumbu Bervitamin tidak hilang bahkan setelah proses penggorengan. Dengan opsi gorengan yang lebih sehat tentunya dapat meningkatkan kesehatan. Ini sesuai dengan misi Sasa yakni Bring Happiness via Simply Prepared Healthier and Delicious Food.” jelasnya.
Bekerja sama dengan Rotary Club, PT Sasa Inti berpartipasi aktif ikut mengentaskan stunting, tidak hanya dengan memberikan donasi berupa uang, tapi juga dukungan moral dan produk pada sejumlah Posyandu, serta terlibat dalam melakukan edukasi Ayo Cegah Stunting, terutama pada beberapa lokasi yang berdekatan dengan area pabrik Sasa. (RO/OL-7)
Donasi ini merupakan hasil penggalangan dana sukarela dari Aparatur Sipil Negara (ASN), pegawai BUMD, serta masyarakat Kabupaten Sumedang
Penyaluran donasi ini melalui BAZNAS sehingga diyakini bakal sampai ke tangan yang tepat dan membutuhkan.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berhasil menghimpun donasi masyarakat sebesar Rp3,1 miliar dalam rangkaian perayaan malam tahun baru 2026.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan memfasilitasi penggalangan dana kemanusiaan pada malam pergantian tahun 2026. Donasi tersebut ditujukan bagi masyarakat yang terdampak bencana.
VIVA Apotek bekerja samadengan Hansaplast menyalurkan donasi sebesar Rp50.000.000 kepada Yayasan Kanker Indonesia (YKI) sebagai bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR).
EKOSISTEM kreator digital di Indonesia terus menunjukkan perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir.
UNITED Nations Global Compact merupakan inisiatif PBB yang mendorong perusahaan di seluruh dunia untuk menerapkan praktik bisnis yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.
Di HARRIS Sentul City Bogor, perusahaan dapat memanfaatkan lapangan luas yang dirancang untuk mendukung berbagai aktivitas team building secara nyaman dan menyenangkan.
Kesadaran akan pentingnya kesiapan data mulai muncul di seluruh spektrum perusahaan, baik skala besar maupun menengah.
PERUSAHAAN aset kripto Indodax menjalin kolaborasi dengan restoran cepat saji KFC Indonesia.
Harumanis Sinergi Utama meresmikan operasionalnya dan memperkenalkan ke publik sebagai salah satu promotor baru, konser diva
AI bukan sekadar implementasi teknologi baru, melainkan membutuhkan kesiapan mendasar mulai dari data, keamanan, jaringan, hingga SDM yang kompeten.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved