Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
MAJELIS Kehormatan Etik Kedokteran Pusat Ikatan Dokter Indonesia (MKEK IDI) menjatuhkan sanksi kepada dokter muda Kevin Samuel Marpaung atas unggahan video "Pembukaan Persalinan" dalam aplikasi TikTok yang sempat viral beberapa waktu lalu.
Ketua IDI Jaksel M Yadi Permana mengatakan bahwa IDI cabang Jakarta Selatan telah menjatuhkan sanksi kepada yang bersangkuran sesuai dengan kategori pelanggaran, yakni kategori satu dan kategori dua yang terukur selama 6 bulan.
"Maka IDI cabang Jaksel telah menjatuhkan sanksi kepada yang bersangkutan sesuai dengan kategori pelanggaran sanksinya, yakni kategori satu dan kategori dua yang terukur selama 6 bulan," kata Ketua IDI Cabang Jakarta Selatan M Yadi dalam jumpa pers, Kamis (22/4).
Menurutnya, sidang etik kasus Kevin dilaksanakan selama tiga kali sejak 17, 18, dan 19 April secara tertutup. Oleh karena itu, seluruh keputusan tersebut telah sesuai dengan regulasi dan tata tertib organisasi kedokteran.
"Dalam hal ini yang melakukan investigasi dan persidangan adalah majelis kehormatan dan etika kedokteran IDI cabang Jakarta Selatan," ujarnya.
Senada disampaikan M Yadi, Ketua Majelis Kehormatan Etik Kedokteran (MKEK) IDI Jakarta Selatan, Emil Dinar Markojo menyebut sanksi yang dijatuhkan kepada Kevin diberikan pada sidang tertutup sehingga tidak semua sanksi dapat disampaikan ke publik
"Misalnya untuk kembali mengikuti pendidikan etika di Perguruan Tinggi di mana beliau dikeluarkannya, salah satunya itu, dan ada macem-macem termasuk administrasi," terangnya.
Sementara itu, dokter Kevin mengatakan bahwa dirinya tidak akan mengulangi tindakan tersebut. Bahkan, akun dan video miliknya yang kontroversi sudah dihapus.
"Secara pribadi saya memohon maaf sebesar-besarnya atas perbuatan yang saya lakukan. Saya harap kejadian ini tidak memudarkan semangat masyarakat untuk memeriksakan diri ke dokter," kata Kevin.
Dirinya mengaku tidak berpikir panjang ketika membuat video tersebut. Apalagi sampai viral dan mendapatkan kecaman dari sejumlah pihak.
"Saya sudah meminta maaf dan saya saat membuat video tersebut tidak berpikir panjang dan berhati-hati. Saya minta maaf atas video tersebut," pungkasnya.
Sebelumnya, pada Sabtu (17/4), beredarnya konten TikTok dari akun @dr.kepinsamuelmpg yang dianggap melecehkan perempuan, khususnya wanita hamil.
Dalam video berdurasi 15 detik itu, Kevin menunjukkan persiapan melakukan pemeriksaan vaginal touche atau memastikan pembukaan serviks atau leher rahim, apakah telah siap untuk proses melahirkan atau belum. (Fer/OL-09)
Ia menyarankan masyarakat untuk memilah dan memilih berita yang benar-benar bermanfaat.
UU Tipikor digugat di MK. Berbagai cara menghambat penegakan hukum tindak pidana korupsi. Salah satu caranya adalah melalui media sosial.
SEBUAH video yang diduga memperlihatkan prosesi akad nikah siri antara Faby Marcelia dan Ichal Muhammad viral di media sosial. Profil Faby Marcelia
SEBUAH rekaman yang diduga memperlihatkan prosesi akad nikah siri antara Faby Marcelia dan Ichal Muhammad mendadak viral di media sosial.
Pada Juli 2025, unduhan X di Google Play mengalami penurunan yang signifikan menjadi 44% year-on-year di seluruh dunia, sementara unduhan di iOS justru meningkat 15%.
Magnetic Resonance Imaging (MRI) sudah lama menjadi standar emas di dunia medis modern.
DERETAN kasus pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum dokter di berbagai wilayah telah memicu kemarahan publik karena tercela dan mencoreng profesi kedokteran.
DUNIA kedokteran regeneratif berkembang sangat pesat. Hal terutama dalam inovasi terapi sel punca dan teknologi kedokteran masa depan.
Proktologi adalah cabang spesialisasi kedokteran bedah yang menangani penyakit area anorektal, seperti wasir (hemoroid), fistula ani, fisura ani, striktur, abses, hingga prolaps rektum.
KEMENTERIAN Agama terus memperkuat kajian terkait integrasi Islam dan sains, terutama dalam konteks kedokteran dan kesehatan masyarakat.
KESEHATAN masyarakat merupakan salah satu pilar ketahanan negara.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved